Posted by : ngatmow prawierow 12.05.2008

waduh....
itu satu kata yang keluar dari beberapa orang penonton tv yang kebetulan sedang makan siang di warteg.saat itu acaranya adalah berita siang di salah satu tv swasta nasional.
ada apa gerangan ?
ternyata dalam tayangan tersebut muncul gambar beberapa orang perwira polisi berpangkat kombes (kalo nggak salah - komisaris besar) yang dicopot dari jabatannya gara-gara memback up perjudian. bahkan dalam tayangan itu juga sempat disebutkan bahwa di sebuah daerah di Sumatra aksi backingan pejabat polisi inisudah berjalan 3 periode.nah lho.....
kok bisa ya ? tayangan tersebut sungguh ironis dengan tugas pak polisi ini sebenarnya yaitu melindungi,mengayomi dan menjaga ketertiban masyarakat.tapi itulah kenyataannya dan merupakan secuil fakta yang baru bisa terbongkar ke media.
apakah masih ada yang lain ?
kalo kita mengamati dan mungkin pernah mengalami sendiri,mungkin kita juga akan meng-amini.gimana enggak, di sekitar kita banyak sekali aparat yang kemudian menjalankan bisnis sampingan seperti pengawalan perjalanan. sebut saja jasa pengawalan Gajah Oling, Satria Kembar, Pandawa Lima dan sebagainya yang hampir selalu ada di setiap bodi kendaraan pengangkut barang.
ada lagi.pernah ada seorang teman yang mengaku melihat ada beberapa oknum polisi mengganti isi botol miras dengan minyak dan sebagainya sebelum melakukan pemusnahan.padahal isi botol-botol itu sudah dipindahkan ke wadah lain.selain itu biasanya ketika dilakukan penggerebekan ganja,narkotika dan sebagainya, pasti ada oknum yang kemudian "menyimpan secuil" dari barang barang itu.(moga-moga aja nggak bener ya).
kalo di lalu lintas, banyak pengendara motor mengeluh karena di"tilang" oknum polisi gara-gara hal yang nggak masuk di akal untuk ditilang.aneh-aneh deh...kemudian mereka minta denda banyak lagi........
waduh kan.......???
sebenernya ada satu pertanyaan yang kemudian muncul di dalam pikiran kita (tapi mau disampaikan kemana kita biasanya nggak tau), kenapa para aparat sampai melakukan itu semua ?apakah gaji mereka nggak cukup alias kurang ?
nggak tau deh kenapa.hanya saja sebenernya kondisi ini sangat jauh bertolak belakang dengan penggalakan program sapu bersih premanisme dan tindak kekerasan yang selam ini terjadi.
tentunya semuanya sudah ngerti kalo besan pak presiden saj sampai dijadikan pesakitan gara-gara kasus korupsi,atlet balap nasional (ananda mikola) juga masuk bui karena melakukan penganiayaan, banyak anggota dewan yang akhirnya jadi teman maling sepatu di balik terali besi, dan sebagainya dan sebagainya.

ada satu harapan dari kami warga kecil yang selalu minta perlindungan pada aparat.............bekerjalah dengan benar dan sesuai dengan "kodratnya". jangan ada penyelewengan barang sedikitpun hanya karena masalah uang. ingat gaji aparat adalah uang rakyat juga dan sudah sepantasnya bekerja untuk yang menggajinya dengan sepenuh hati.........coba saja renungkan berapa banyak gaji yang diterima jika dibandingkan dengan gaji seorang pegawai dinas kebersihan yang juga digaji rakyat........jangan sampai deh nanti ada orang yang kemudian menyebut aparat dengan keparat...........dan satu lagi buat semuanya saja
KORUPSI ITU DOSA BUNG.......................

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Google+

Arsip

Copyright 2008 BROCKBOX- Metrominimalist | Template Diutak atik Ngatmow Prawierow