Archive for Maret 2011

日本して申し訳ありません

Nippon shite mōshiwake arimasen...
(hehe nggak tau bener apa nggak tuh soalnya langsung copas dari Google Translator.... )

Segenap keluarga besar brock7 turut berbela wungkawa yang sedalam-dalamnya atas terjadinya Gempa dan Tsunami di wilayah pantai timur laut Jepang pada 11 Maret lalu.

bagi kita yang ada di Indonesia,ini mungkin menjadi sebuah peringatan dari Yang maha Kuasa agar kita jangan segera ingat akan kebesaran-Nya.

Peta Lokasi Gempa dan Tsunami

Ketinggian Gelombang Tsunami

Foto di Lapangan




Lalu dimana mereka ?

Maria Ozawa


Sora Aoi

Sena Ayanami



Leah Dizon


Yuki Tsukamoto

Semoga mereka tidak apa-apa ya gan......hehhehehe....
maksudku biar mereka segera bertaubat gitu.
3.16.2011
Posted by ngatmow

Negeri (yang sedang) Krisis

Ada yang sepikiran sama aku ga soal kekisruhan yang sedang terjadi di kalangan pemerintahan pusat. Payah gan, semakin hari rakyat kecil kaya aku di negeri ini semakin nggak terpikirkan lagi. "para bangasawan dadakan" yang ada di atas sana sedang pusing dan fokus menyibukkan diri pada urusan memepertahankan kedudukan, kekuasaan dan kekayaannya.

“Arah politik sudah mengalami perubahan. value atau filosofi kita berpolitik sudah jauh dan ini problem sangat serius dan mendasar,” kata seorang tokoh aktivis petisi 28, Haris Rusli Moty, dalam sebuah wawancara dengan sebuah media massa. Ukuran keberhasilan seorang anggota DPR, saat ini sudah berubah. Keberhasilan hanya dilihat berdasarkan uang. inilah yang kemudian mengakibatkan politisi di atas sana berlomba-lomba memamerkan kekayaan, antara lain dengan "persaingan" mobil mewah.



bukan rahasia umum lagi, kalau selama ini tempat parkir mobil di Gedung DPR sudah seperti showroom mobil mewah. Untuk ukuran mobil yang harganya "baru" berkusar Rp500 juta, di sana bukan termasuk kategori mewah lho. Soalnya, sejumlah mobil yang harganya lebih mewah berada di “rumah rakyat” tersebut. Misalnya saja Hummer H3 (Rp1,4 miliar), Mercedes Benz seri GL (Rp1,9 miliar), Lexus jenis sedan (Rp1,1 miliar), Velfire (Rp1,1 miliar), Jeep Wrangler Rubicon (Rp900 juta) dan Toyota Harier (Rp660 juta).
bagaimana ??


coba bandingkan dengan Pegawai Negri kecil seperti aku yang Alhamdullillah dapat gaji per bulan yang ga sampai 2 juta, trus hanya bisa punya Sepeda motor butut warisan dan masih menumpang tinggal di rumah warisan mertua juga.... mendengar semua hal soal "para bangsawan" itu aku hanya bisa mengelus dada dan ngimpi aja....

tapi itu semua belum berhenti sampai di situ,
belum terhitung kengototan perihal pembangunan gedung baru mereka. katanya rumah yang lama sudah tidak "memungkinkan" lagi.
(tapi apakah mereka juga berkaca pada keadaan di ujung jalan bahwa ada masyarakat yang menggunakan kardus dan plastik (bahkan) sebagai rumah tinggal ?)

Biaya yang dianggarkan saja sudah cukup mencengangkan, sebut saja biaya awal yang dianggarkan kurang lebih sekitar 1,6 trilyun rupiah tapi meskipun sekarang anggaran tersebut sudah dipangkas menjadi 1,2 trilyun rupiah, tetap saja biaya pembangunan gedung pemerintahan semacam ini dirasa cukup besar bagi sebagian atau bahkan seluruh rakyat Indonesia, terlebih untuk Indonesia yang mana masih merupakan negara berkembang. meskipun kita telah melewati atau dapat melewati masa-masa krisis di pertengahan tahun 2009, tapi kita juga harus tetap memikirkan hal-hal lain selain hanya untuk sebuah pembagunan gedung , karena sebaiknya uang tersebut bisa digunakan untuk pengembangan sekolah-sekolah di daerah atau bahkan dipelosok.

selain itu masih banyak pula warga Indonesia ini yang masih membutuhkan rumah yang cukup layak, maka sepatutnya pemerintah harus mulai membenahi bukan dari struktur bangunan pemerintahan, tapi sarana dan prasarana umum juga harus benar-benar diperhatikan.

ah entahlah....biarkan mereka berkarya dengan apa yang masih mereka bisa. aku ga peduli lagi. yang jelas selama mereka belum secara langsung "menyentuhku" lebih dulu aku ga akan ikut "menyentuh" dan berurusan dengan mereka.
dan seandainya aku diberi kemampuan oleh Yang Maha Kuasa untuk memperbaiki negeri ini, yang pertama akan aku lakukan adalah :

ME-RESTRAT DAN MEMFORMAT ULANG OTAK PARA "BANGSAWAN" HINA ITU....SEMUANYA......

3.08.2011
Posted by ngatmow
Tag :

Ada apa dengan dunia

Aku lahir di Tunisia, tinggal di Mesir, dan menumpahkan darahku di Libya. Aku dipukuli di Yaman dan melintasi Bahrain. Aku akan tumbuh berkembang di dunia Arab hingga mencapai Palestina. and now my name is FREE .....
Itulah yang ditulis Kareem Saif dalam halaman akun jejaring sosial Facebook ”Aku Seorang Arab” beberapa waktu yang lalu.

REVOLUSI yang mengguncang dunia Arab membangkitkan kebanggaan rakyat di kawasan itu. Sebelumnya, mereka kerap dituding negara Barat sebagai ”sarang teroris” atau ”halaman belakang”. Rakyat Arab juga sejak lama ditekan oleh pemerintah yang represif. Sejak jatuhnya presiden Tunisia dan Mesir, diikuti gerakan rakyat di Libya, Yaman, dan Bahrain, ribuan pengguna internet dari Tunis, ibu kota Tunisia, hingga Sana’a, ibu kota Yaman, dengan bangga memperlihatkan identitas mereka. Bahkan kemuadian bermunculan Akun lain yang merefleksikan harga diri orang Arab juga muncul di dunia maya, seperti ”Bangga Menjadi Arab” dan ”Persatuan Dunia Arab”. Pesan persaudaraan, seperti ”Tunisia mencintai Bahrain” atau ”Arab mendukung Libya”, juga bertebaran.

Apa yang terjadi sekarang ini ?
sungguh miris rasanya bahwa saat ini aku melihat dengan kepala sendiri umat muslim yang ada di negara-negara arab sedang diobrak-abrik dan di"blender" oleh sebuah kekuatan "setan" yang mengatasnamakan dirinya demokrasi.

memang apa yang terjadi sekarang ini tidak lepas dari terpetak-petaknya negara arab sehingga muncul kecemburuan sosial.Selama ini penduduk arab seolah dipetakan dan tidak ada komunikasi dan persatuan diantara mereka. tidak seperti bangsa Eropa yang saling bergaul (mungkin ini alasan utama para demonstran yang sebagaian besar adalah kaum muda) dan menjunjung kebebasan dengan sebebas-bebasnya.

Aku jadi sedikit berpikir, 
3.02.2011
Posted by ngatmow

Instagram

Arsip

Copyright 2008 BROCKBOX- Metrominimalist | Template Diutak atik Ngatmow Prawierow