Tampilkan postingan dengan label perlu tahu. Tampilkan semua postingan
Dawet Ayu Banjarnegara, minuman khas yang jadi Warisan Budaya Tak benda Indonesia
Kakang kakang pada plesir (maring endi yayi)
Tuku dawet, dawete banjarnegara
Seger adem legi (apa iya)
Dawet ayu, dawete banjarnegara
Begitu sepenggal bait dari lagu berjudul “Dawet Ayu Banjarnegara” yang konon diciptakan seniman Banjarnegara bernama Bono (dan disebut-sebut sebagai asal sejarah nama dawet ayu) untuk kemudian dipopulerkan kembali oleh Grup Seni Calung dan Lawak Banyumas Peang Penjol yang terkenal di Karesidenan Banyumas pada era 1970-1980-an.
Wajar kalau nama Dawet Ayu kemudian di identikkan dengan Banjarnegara karena dalam lirik lagu ini memang disebutkan beberapa kali kata 'Dawet Banjarnegara'. Dalam liriknya lagu ini berkisah tentang percakapan sederhana antara adik dan kakak soal rencana pergi bepergian piknik kemana saja yang penting jangan lupa membeli dawet banjarnegara yang segar, dingin dan manis. Begitu ......
Dalam masyarakat Banjarnegara sendiri, asal muasal penamaan Dawet Ayu memang ada beberapa versi. Selain versi tersebut, ada pula versi Ahmad Tohari (dan setelah melalui penelusuran yang intensif ternyata versi Tohari ini mirip dengan keterangan tokoh masyarakat Banyumas, Kiai Haji Khatibul Umam Wiranu) yang mengatakan bahwa berdasarkan cerita tutur turun temurun, ada sebuah keluarga yang berjualan dawet sejak awal abad ke-20. Generasi ketiga penjual es dawet ini terkenal dengan parasnya yang cantik. Dari sini mulailah orang menyebutnya sebagai es dawete wong ayu yang artinya es dawet racikan wanita cantik.
Ada juga cerita dari mulut ke mulut yang beredar di masyarakat Banjarnegara bahwa popularitas dawet Banjarnegara ini adalah berkat jasa dan dorongan mantan Presiden Soeharto saat meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mrica pada 1989. Disebutkan saat itu Presiden Soeharto disuguhi minuman khas Banjarnegara yakni dawet oleh ibu ibu cantik, dan kemudian Pak Harto bilang minuman ini seterusnya disebut saja dawet ayu agar semakin terkenal ke seluruh Indonesia.
Pak Harto juga menganjurkan supaya hiasan ukiran sosok Semar dan Gareng terpampang di angkringan dawet ayu. Semar Gareng atau disingkat mareng dalam bahasa Jawa artinya, musim kemarau.
“Jadi simbolnya nanti berupa Mareng, Semar dan Gareng yang menjadi penanda ajakan untuk menghilangkan rasa dahaga (kering, mareng atau kemarau) dengan meminum dawet ayu" begitu dikisahkan.
Btw, lupakan soal nama...... ingatlah soal rasa ...... halah ......
Dawet Ayu sendiri sebenarnya merupakan minuman yang unik. Keunikan es dawet ayu Banjarnegara terletak pada cita rasanya yang khas. Santan kelapa yang digunakan beraroma gurih dan tidak amis. Gula arennya juga berkualitas tinggi, memberikan rasa manis yang legit tanpa rasa pahit. Selain itu, dawetnya terbuat dari tepung beras yang diolah secara tradisional, sehingga menghasilkan tekstur yang kenyal dan lembut.
Selain cita rasanya, es dawet ayu Banjarnegara juga memiliki penampilan yang cantik. Warna hijau dari dawet dan putih dari santan berpadu harmonis, menciptakan tampilan yang menggoda. Ditambah es serut yang dingin dan serutan gula aren, es dawet ayu Banjarnegara menjadi sajian yang memanjakan mata dan lidah.
Menggoda ?
Pasti dong.......
Pengakuan terhadap Dawet Ayu Banjarnegara juga nggak main main lho. Dawet Ayu Banjarnegara ditetapkan sebagai ‘Minuman Tradisional Terpopuler’ dan meraih Juara 1 pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020 sekaligus sebagai minuman terfavorit pilihan masyarakat Indonesia pada ajang yang sama pada tahun 2021.
Pada tahun ini Dawet Ayu Banjarnegara telah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda Indonesia tahun 2024. Sertifikat penetapan tersebut diserahterimakan oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara dalam kegiatan Apresiasi Warisan Budaya Indonesia (AWBI) Tahun 2024 pada hari Sabtu (16/11).
Keren kan ?
Pengakuan terhadap Dawet Ayu Banjarnegara diharapkan kemudian menjadi kebanggaan dan sebuah komitmen bagi masyarakat Banjarnegara untuk terus berupaya melestarikan minuman khasnya tersebut. Selain itu juga dapat mendorong masyarakat untuk lebih mencintai, menjaga, dan mengembangkan budaya lokal di tengah tantangan modernisasi untuk diwariskan kepada generasi mendatang.
So, kita sebagai generasi terkini siap untuk mengemban tugas itu ?
Harus lah ....
karena kalau bukan kita, siapa lagi ??
Telaga Dringo, satu lagi destinasi yang tersembunyi di Dieng
" Oh yes yes..... i know it, but..... nganu...... i think is not save to go to Dringo lake now, because now is kremun mau hujan .... the street is lunyu ...... oya, don' t call me sir, just zis aja"
Sekitar setengah jam kemudian .....
" wonderfull......"
Dan saya pun terbangun kemudian .......
![]() |
| Telaga Dringo dengan background puncak Gunung Sindoro (foto pribadi) |
| Jalan batas wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Batang (arah yang ditunjuk Pak Yahya adalah arah Banjarnegara) |
Daftar Paspor via online ? Bisa kok ...
- Paspor Biasa : Paspor ini merupakan paspor reguler yang biasanya masyarakat indonesia gunakan, paspor ini biasanya berwarna hijau tua yang dikeluarkan oleh Dirjen Keimigrasian.
- Paspor Dinas : Yaitu paspor yang diterbitkan untuk kalangan petugas administrasi dari suatu misi diplomatik seperti kedutaan dan konsulat ataupun bagi pegawai negeri sipil yang sedang melaksanakan tugas ke luar negeri. Biasanya paspor ini berwarna biru yang dikeluarkan oleh kementrian luar negeri yang di acc oleh Sekretariat Negara.
- Paspor Diplomatik : Dengan paspor ini kita akan mendapatkan kemudahan di negara tujuan. Di Indonesia, paspor ini diberi sampul warna hitam dan dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri.
Tapi sebelumnya, ada beberapa hal yang harus kita persiapkan terlebih dahulu. Yaitu :
- Scan e-ktp (file jpeg warna grayscale)
- Scan kartu keluarga (file jpeg warna grayscale)
- Scan ijazah / akta kelahiran / surat nikah - pilih salah satu (file jpeg warna grayscale)
- Pertama kita harus masuk website resmi kementrian imigrasi di imigrasi.go.id
- Lalu masuk sub judul Layanan Paspor Online
- Setelah terbuka halaman tersebut lalu pilih Pra Permohonan Personal, di halaman ini kita harus mengisi beberapa data sebagai pemohon dan kemudian pilih 48H perorangan (jika paspor kita hanya untuk berkunjung atau rekreasi) dan pilih 24H perorangan (jika kita akan menjadi TKI)
- Jika kita belum memiliki paspor sebelumnya, maka pilih Baru – Paspor Biasa pada isian Jenis Permohonan.
- Kantor Imigrasi diisi dengan lokasi yang akan kita datangi untuk membuat paspor, kita dapat memilih yang terdekat dengan lokasi tempat tinggal. Cek saja di SINI
- Email merupakan data yang penting, jadi kita harus memperhatikannya jangan sampai email yang diinput salah karena bukti tanda terima pemohon akan dikirim ke email tersebut.
- Pada saat muncul tab verifikasi, ketikkan angka dan huruf pada kode verifikasi tersebut. Kemudian klik OK
- Setelah itu akan muncul halaman Bukti Permohonan. Anda harus mencetak bukti permohonan tersebut untuk dibawa saat melakukan wawancara di kantor imigrasi yang anda pilih tadi.
- Setelah bukti verifikasi tersebut sudah dicetak, anda bisa datang ke kantor imigrasi sesuai dengan tanggal yang tercantum dalam Bukti Permohonan untuk Wawancara, Pembayaran, dan juga Foto.
- Pada waktu wawancara, anda hanya melakukan proses mencocokkan data yang telah anda submit secara online dengan berkas berkas anda yang asli.
- Setelah wawancara selesai, anda akan melakan proses foto untuk paspor anda kemudian melakukan pembayaran di loket pembayaran atau langsung foto apabila pembayaran dilakukan secara online.
- Setelah membayar, anda akan mendapatkan bukti pembayaran serta kartu untuk mengambil paspor anda. Biasanya paspor akan selesai dalam waktu 3 hingga 7 hari.
- Pada tanggal dan hari yang ditentukan untuk mengambil paspor, silahkan anda kembali ke kantor imigrasi tempat anda mendaftar untuk mengambil paspor anda.
Biaya yang harus di bayar
| Jenis Paspor | Keterangan | Tarif |
|---|---|---|
| Paspor Biasa | Buku 48 halaman untuk WNI/orang | Rp.300,000 |
| Paspor Biasa | Buku 48 halaman pengganti yang hilang/rusak | Rp.600,000 |
| Paspor Biasa | Buku 48 halaman pengganti yang rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam | Rp.300,000 |
| Paspor Biasa | Paspor biasa 24 halaman untuk WNI/orang | Rp.100,000 |
| Paspor Biasa | Buku 24 halaman pengganti yang hilang/rusak | Rp.200,000 |
| Paspor Biasa | Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam | Rp.100,000 |
| Paspor Biasa | Surat Perjalanan Laksana Paspor untuk WNI Perorangan | Rp.50,000 |
| Paspor Biasa | Surat Perjalanan Laksana Paspor untuk WNI dua orang | Rp.100,000 |
| Paspor Biasa | Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik | Rp.55,000 |
| Jenis Paspor | Keterangan | Tarif |
|---|---|---|
| PASPOR BIASA ELEKTRONIS | E-Passport 48 Halaman untuk WNI | Rp.600,000 |
| PASPOR BIASA ELEKTRONIS | E-Passport 48 Halaman pengganti yang hilang / rusak | Rp.800,000 |
| PASPOR BIASA ELEKTRONIS | E-Passport 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam | Rp.600,000 |
| PASPOR BIASA ELEKTRONIS | E-Passport 24 Halaman untuk WNI | Rp.350,000 |
| PASPOR BIASA ELEKTRONIS | E-Passport 24 Halaman pengganti yang hilang / rusak | Rp.400,000 |
| PASPOR BIASA ELEKTRONIS | E-Passport 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam | Rp.350,000 |
| PASPOR BIASA ELEKTRONIS | Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik | Rp.55,000 |
Kuntulan Semangkung, tradisi yang terasing di negeri sendiri
Kita Menghormat Dengan Bersama sama, Tahun Empat Puluh Lima Kita Merdeka
Kuntulan Ini Kuntulan Itu, Pelajar Yang Masih Baru
Kuntullah Ini dari Semangkung.........
Begitu kira kira syair lagu pengiring tarian silat sebagai awal dimulainya kesenian Kuntulan, bergemuruh menggema di dinding dinding bukit yang mengelilingi dusun Semangkung, desa Mlaya, Kecamatan Punggelan Kabupaten Banjarnegara pagi itu. Sebuah syair lagu penuh makna dan sarat akan kebanggaan berbangsa dan bertanah air Indonesia, serta penghormatan yang luar biasa kepada pemimpin pemimpinnya.
Agak miris juga sebenarnya mengingat bahwa di tempat seperti ini rasa patriotisme dan perasaan hormat kepada pimpinan tertanam jauh lebih dahsyat daripada perasaan yang sama yang ada di dalam jiwa masyarakat yang mengaku orang kota.....
Damn.....
By the way, tenang..........kali ini kita bukan mau membicarakan soal rasa patriotisme masyarakat Semangkung itu kok. Kali ini mari kita mengupas lebih lanjut soal kesenian Kuntulan yang di gelar di pagi itu.......
Kuntulan ?? Apa itu ??
Kuntulan atau kali ini disebut sebagai Kuntulan Semangkung, adalah sebuah kesenian tradisional khas masyarakat dusun Semangkung yang sudah diwariskan secara turun temurun sejak nenek moyang mereka. Menurut cerita masyarakat setempat, Warsito (63 tahun), Kuntulan berasal dari kata Kuntul yang merupakan singkatan dari kata rukun, kumpul dan betul. Hal tersebut tentu saja berbeda dengan apa yang selama ini menjadi anggapan masyarakat Banjarnegara dan sekitarnya (yang tahu budaya ini tentu saja......) yang menyangka bahwa kuntulan ini berasal dari ilmu beladiri Konto (yang berasal dari Kabupaten Kebumen).
"Gerakan gerakan silat yang kemudian nampak menjadi sebuah tarian dalam Kuntulan itu dasarnya bukan gerakan bela diri Konto, namun dari beladiri SH yang dibawa oleh Eyang Pernajaya selaku pencetus kesenian ini" begitu tambahnya. Entah SH apa yang dimaksud oleh salah satu dari tiga generasi awal kesenian Kuntulan Semangkung yang masih hidup tersebut.
Berbeda dengan Kuntulan Banyuwangi dan Kuntulan Brebes yang menggunakan peralatan gamelan dan para muda mudi sebagai pemainnya, Kuntulan Semangkung mempunyai beberapa ciri yang unik sebagai pembeda. Pertama, instrumen pengiringnya adalah alat musik terbangan (rebana) yang dimainkan oleh para sesepuh dusun. Dalam hal ini ada filosofi yang sangat menarik. Para sesepuh yang memainkan alat musik dimaknakan sebagai bahwa mereka berfungsi sebagai pengantar yang muda dalam menjalani kehidupan, dan sebagai pengawas gerakan tarian yang dimaknai juga sebagai mereka ikut mengawasi semua perilaku dan tata cara kehidupan generasi penerusnya agar tidak menyimpang dan berbuat keliru.
Ciri kedua dalam pertunjukan kesenian Kuntulan Semangkung adalah keseluruhan pemainnya laki laki. Menurut Mbah Tohari (83 tahun) selaku ketua Paguyuban Kesenian Kuntulan Bukit Indah Kencana Semangkung, alasan mengapa hanya laki laki yang memainkannya adalah pemain Kuntulan harus selalu dalam kondisi konsentrasi tinggi serta memiliki jiwa raga yang kuat sehingga mampu melindungi keluarganya dari segala macam gangguan, dan kedua hal tersebut lebih mudah dicapai oleh kaum laki laki.
Ciri khas yang terakhir, dalam kesenian Kuntulan Semangkung ini TIDAK MENGGUNAKAN MAGIC seperti halnya kesenian tradisional yang lain. Walaupun kemudian mempertunjukkan beragam atraksi yang luar biasa, seperti Jaran Terbang, Mowot Kawat, Gigit Meja dan sebagainya, semuanya dilakukan dengan mengandalkan keterampilan dan hasil latihan selama bertahun tahun.
Oh my god.......
Ya itu mungkin apa yang akan Katty Perry katakan secara spontan apabila menonton langsung pertunjukan kesenian Kuntulan Semangkung ini. Bagaimana tidak, dalam atraksi Mowot Kawat akan ada seseorang diatas seutas kawat besi yang duduk di atas sebuah kursi kayu dan hanya mengandalkan keseimbangan semata. Kemudian pada atraksi Jaran Terbang, akan ada 3 atau lebih orang dewasa yang akan saling mengkaitkan tangan dan kaki mereka dengan bertumpu pada satu orang yang tetap berdiri dengan kedua kakinya dan membentuk seperti pesawat terbang dengan seorang bocah duduk dengan tenang di pucuk formasi. Istimewa.....
![]() |
| Jaran Terbang |
![]() |
| Mowot Kawat |
Ada lagi atraksi Gigit meja, dimana seorang penari akan menggigit sebuah meja di bagian ujungnya dan kemudian akan ada seorang anak yang kemudian akan duduk di atasnya. Selama beberapa menit mereka akan melakukan tarian tarian yang menyerupai gerakan silat sambil mengelilingi arena dan mengulungkan sebuah wadah untuk saweran penonton.
![]() |
| Gigit Meja |
Ada satu atraksi yang menurut saya agak ajaib, yaitu atraksi Bandan ( dari kata bandanan yang artinya diikat). Dalam atraksi ini dari 25 anggota, hanya Pak Warsito seorang yang sudah mahir dan menguasainya. Atraksi ini bisa dibilang berbahaya lho karena di awal atraksi, Pak Warsito akan diikat dengan tali pada seluruh tubuhnya (dengan tangan diikat ke belakang) untuk kemudian diletakkan di sebuah tempat tertentu dengan di pasangi golok super tajam pada bagian leher, perut serta kaki sedemikian dekat dengan kulit sehingga akan sulit untuk bergerak sekalipun. Setelah posisinya siap, tubuh terikat Pak Warsito akan ditutup dengan terpal selama 2 - 3 menit. Dan........ ajaib...... Ketika dibuka, tubuh itu sudah terbebas dari tali dan golok tajam tanpa satupun luka menggores kulitnya.
Shit....
Saya jadi sangat terharu disini.
Ya, di sebuah dusun yang sangat sangat jauh dari kebisingan kota, dan bahkan seolah olah tidak muncul di peta kota Banjarnegara sekalipun, sebuah tempat yang masih sangat luar biasa asri, damai, juga mempesona. Dusun dimana di setiap bibir masyarakatnya tersungging sebuah senyuman hangat dan sapaan bersahabat. Dusun dimana kami diterima dan disambut dengan sangat sangat dan sangat istimewa oleh pak Tarji selaku Kepala Dusun dan keluarganya, dusun dimana kami bisa minum air mandi kami yang sangat jernih dan murni asli pegunungan tidak seperti iklan air mineral di televisi.........
Semangkung
Betah ?? PASTINYA........ sebab sangat berat rasanya beranjak pergi dari tempat seperti ini........
Tabe dan Hormat Kita Semua
Kepada Bapak bapak dan Saudara
Yang Ada di Sini Selamanya Datang
Sebentar Lagi Kita Akan Mulai.......
Apa yang tidak anda lihat di media tentang Gaza? – Wawancara dengan Dubes Palestina, Fariz Mehdawi
____________________________
Di tengah ramainya pembicaraan dan perhatian dunia pada peristiwa yang terjadi di Gaza, saya berkesempatan untuk mewawancarai Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz N. Mehdawi di Kedutaan Palestina di Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat. Wawancara dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2014 dalam bahasa inggris. Berikut adalah terjemahan lengkap dari wawancara yang berdurasi 24 menit tersebut.
Pertanyaan yang saya ajukan akan diawali dengan huruf T, dan jawaban Duta Besar akan ditandai dengan huruf J. Semoga berguna.
——————————————
![]() |
| Fariz N. Mehdawi, Dubes Palestina |
Duta besar, terima kasih atas waktu anda. Pertama saya ucapkan turut prihatin atas kondisi yang terjadi di Gaza saat ini, yang harapannya akan segera membaik. Pertanyaan saya adalah, media tidak selalu dapat menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi disana. Apa kondisi Gaza yang tidak kita lihat di media?
J:
Yang tidak kita lihat, orang selalu tertarik dengan angka. Kita sudah berhitung berapa angka martir disana. Sudah lebih dari 200 orang, dan bangunan yang hancur juga sudah mencapai 200 lebih, lebih dari 5000 warga tidak bisa tidur tadi malam. Ada lebih dari 1000 orang terluka, jauh melebihi kemampuan fasilitas kesehatan kita. Masalahnya dengan kamera adalah, tidak mampu menunjukkan bagaimana gambaran besarnya. Contohnya, menggambarkan Gaza. Gaza hanyalah sebidang tanah kecil. Lebar 10km dan panjangnya 35km. Jadi, hanya sekitar 350 meter persegi, jauh lebih kecil dari Jakarta, itulah Gaza. Saat dimasuki 45.000 pasukan Israel, yang menguasai darat, laut, dan udara, ditambah lagi 2 ribu pesawat tempur F-16 atau F-17 menjatuhkan bom di daerah kecil dengan penduduk 1,8 juta, maka dimanapun bom itu dijatuhkan, pasti warga yang jadi korban.
Seperti anda ingin memukul seseorang yang botak, dimanapun anda memukulnya, pasti akan mengenai kulit kepalanya. Lalu, kondisi ini dibuat seakan terlihat seperti ada perang antara dua pasukan yang seimbang. Bukan itu keadaannya. Di Gaza, yang ada hanyalah penduduk sipil. Kita tidak ada tentara. Kita bahkan hampir tidak memiliki pasukan kepolisian untuk keamanan internal. Kami tidak memiliki pasukan yang bisa bertempur melawan tank dan persenjataan berat dari pasukan Israel, pasukan terbesar dan terbaik ke-4 dunia. Bagaimana kami di Gaza bisa bertempur melawan pasukan sebesar itu?
Jadi menunjukkan bahwa yang terjadi di Gaza adalah perang, itu tidak adil. Ini adalah pembantaian oleh pasukan yang sangat canggih dari negara Israel, melawan populasi sipil, yang bahkan tidak bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Tidak ada cukup air di Gaza, pasokan listrik tidak memadai, bahkan warganya tidak bebas untuk keluar masuk dari Tepi Barat ke Gaza. Mereka semua hidup dalam kondisi yang sangat berat, ditambah lagi aksi militer. Kemarin saya berbicara dengan mereka di telepon, dan mereka bilang mereka bahkan tidak bisa tidur. Karena serangan udara ini tidak berhenti. Mereka bilang rumah mereka seperti terkena gempa bumi, barang-barang berserakan, benda kaca pecah di lantai, meskipun bom tidak mengenai rumah mereka. Tragedi kemanusiaannya adalah mereka tidak punya pasokan makanan dan air yang mencukupi. Kehidupan keseharian mereka terhenti selama seminggu penuh. Kamera tidak bisa menangkap ini, media tidak bisa menangkap ini. Karena ini membuat seluruh warga Gaza hidup dibawah belas kasihan siapapun yang datang untuk membantu.
T:
Kita sepertinya hanya mendengar Gaza saat serangan seperti ini terjadi, di saat lain, seakan jadi tidak penting lagi. Anda bisa berikan gambaran bagaimana hidup dalam keseharian di Gaza?
J:
Sayangnya, seluruh dunia memperlakukan Gaza dengan tidak adil. Salah satunya adalah dengan menggambarkan Gaza sebagai tanahnya Hamas. Dimana penuh dengan teroris, tentara sipil, roket, bangsa yang ingin menghancurkan bangsa Yahudi dan membinasakan Israel, ini semua gambaran yang diberikan tentang Gaza. Sayangnya, beberapa Negara menganggap ini benar, dan menyebarkannya demikian. Hamas hanyalah sebuah organisasi politis yang memenangkan sebuah pemilu di tahun 2006. Selain Hamas, ada 13 organisasi politik lain di Gaza. Merekapun punya sistim militia sendiri, tapi bukan tentara professional. Seluruh Gaza sudah dikuasai, kita tidak memiliki perdagangan dengan bagian dunia manapun. Kita tidak punya pelabuhan, ataupun lapangan terbang. Kita hanya memiliki perbatasan Rafah, dan terowongan bawah tanah. Jadi bayangkan, dari mana pula kami bisa mendapatkan persenjataan militer yang canggih? Tidak ada. Yang mungkin ada hanyalah persenjataan lokal yang sederhana, dan sangat primitif. Tidak bisa membunuh atau melukai siapapun. Kami akui, terkadang kami menembak kearah mereka, tapi itu murni untuk membela diri. Mana mungkin warga Gaza mau bunuh diri dan menerima keadaan yang buruk tanpa mencoba melawan, tentu ada perlawanan, tapi apakah sebanding dengan apa yang akan diterima? Tentu saja tidak. Kami hanya mencoba membela diri, dengan cara apapun yang tersedia.
Jadi kekuatan dari kedua pihak dalam konflik ini tidak seimbang. Tidak adil bila masyarakat berpikir kondisi ini seperti Afghanistan, atau pihak apapun, yang ingin membahayakan Israel. Bagaimana mungkin kami mau membahayakan Israel? Listrik yang kami butuhkan datangnya dari Israel. Obat-obatan yang kami butuhkan, datangnya dari Israel. Makanan yang kami beli untuk Gaza juga datang dari Israel. Bagaimana mungkin kami ingin membahayakan Israel? Sudah berapa orang yang terbunuh dalam 5 tahun terakhir? Tidak ada alasan.
Biar saya mundur sedikit, latar belakang dari agresi ini adalah kegagalan dari proses pendamaian. Semua tahu bahwa otoritas Palestina selama ini mencoba melakukan pembicaraan damai dengan Israel untuk menyepakati pendamaian yang permanen. Karena inti dari konflik ini adalah okupansi militer yang dilakukan oleh Israel sejak 1967. Seluruh dunia mengatakan bahwa solusinya adalah menciptakan 2 negara yang hidup damai bersebelahan. Ada beberapa kendala, pertama adalah dimana batas negaranya? Kami mengatakan batas negaranya mengikuti kondisi tahun 1967, sebelum Israel mengokupansi wilayahnya. Menurut batasan ini, Palestina adalah Gaza, Tepi Barat, dan Jerusalem. Itu basis fundamental dari kesepakatan damai, namun meski diterima seluruh dunia, Israel menolak mengakui batasan ini.
Pak (John) Kerry sudah memberikan dukungan luar biasa, dengan negosiasi berkelanjutan selama 9 bulan, tapi tidak ditemukan kesepakatan. Sementara itu, Israel terus membangun permukiman di Tepi Barat. Ini sebenarnya tujuan utama Israel. Tujuan utama Israel bukan di Gaza, tapi membangun permukiman di Jerusalem dan di Tepi Barat. Jadi mereka ingin mengalihkan seluruh perhatian dunia ke Gaza, daripada membicarakan apa tentang pembangunan permukiman mereka di tanah yang dirampas di Tepi Barat. Jadi, selama pendudukan ini terus terjadi, lingkaran kekerasan akan terus berulang.
Mengapa mereka menyerang Gaza? Karena kita juga telah mencapai rekonsiliasi damai antara Hamas dan Fatah, kini, tidak ada pemisahan lagi di Palestina. Hanya ada 1 pemerintahan, 1 presiden, dan 1 institusi di Palestina, beserta berbagai partai politik, yang akan bersiap menghadapi pemilihan umum pada Januari untuk memilih anggota parlemen dan presiden. Kami mulai bersatu, dan ini yang tidak diterima oleh Israel, mereka ingin menyerang Gaza, dan mencoba menganggap Hamas berbeda sendiri , menciptakan perang antara Israel dan Hamas saja. Ini adalah perang antara pasukan Israel melawan seluruh Palestina, bukan hanya Hamas, dan bukan hanya Gaza.
T:
Masyarakat Indonesia sangat terdorong untuk membantu rakyat Palestina. Ada yang memberikan uang mereka, ada yang memberikan doa, ada yang ingin datang dan membantu perjuangan disana. Apa saran anda bagi mereka?
J:
Saya sangat merasa terharu dengan perhatian yang diberikan oleh rakyat Indonesia, siapapun mereka. Pria, wanita, siapapun, ini sangat penting bagi kami. Seperti yang sudah saya katakan, ini bukan konflik militer, maka dukungan Indonesia disini mungkin sebaiknya berbentuk dukungan politis dan kemanusiaan. Ini juga yang telah selama ini dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Kita semua tahu bahwa Indonesia memiliki posisi penting dalam kancah perpolitikan dunia untuk berperan dan bersuara untuk membantu posisi kami. Ini juga telah dilakukan. Sekedar mengingatkan, saat kami mengajukan keanggotaan di PBB, Pak Marty Natalegawa, selaku Menteri Luar Negeri, dengan perintah dari Presiden Yudhoyono, datang sendiri ke New York untuk mendukung draf resolusi yang berisi permintaan keanggotaan kami. Ini adalah bantuan yang sangat besar, karena disitu Indonesia sekaligus mewakili 56 negara lain, yang sebagian besar diantaranya adalah negara Non-Blok dan negara Muslim, jadi Indonesia bisa membantu dengan memobilisasi dukungan di negara –negara ASEAN secara politis maupun diplomatis.
Indonesia juga bisa mendukung melalui OIC, dimana Indonesia juga punya pengaruh besar di organisasi berpenduduk muslim. Indonesia juga berpengaruh di Kelompok Negara G-77 dan negara-negara Non-Blok. Di tiga kelompok ini, Indonesia sudah berperan, dan kita pun berkoordinasi penuh di New York, Jeddah, dan lainnya. Itu faktanya. Baru dua bulan lalu, Indonesia membentuk konferensi bernama CEAPAD, yaitu konferensi negara-negara Asia Timur untuk pembangunan Palestina. Pembangunan Palestina adalah suatu proses yang panjang, dimana negara-negara tadi telah mendeklarasikan dukungan mereka untuk membangun institusi dan ekonomi kami. Kami telah mengadakan Expo Palestina pertama di Borobudur, dimana kami mulai bisa merencanakan untuk mengekspor komoditas kami, khususnya dalam bidang agrikultur, dan produk industri lain untuk memasuki pasar Indonesia.
T:
Jadi bantuan politis sudah memadai?
J:
Begitu besar bantuan politis, ekonomi, dan kemanusiaan. Baru kemarin kabinet memutuskan untuk mengirimkan bantuan tunai sebesar 1 juta dolar untuk pasokan medis yang akan disiapkan oleh Kimia Farma. Ini sangat penting. Tidak hanya jumlah uangnya, tapi bahwa ini berasal dari masyarakat Indonesia. Bayangkan, betapa besar dampaknya saat obat-obatan tersebut tiba di Gaza, dan mereka menyadari bahwa obat-obatan itu datang dari Jakarta yang 14 ribu kilometer jauhnya, bayangkan sokongan moral yang didapatkan oleh warga kami, bahwa mereka tidak sendirian. Kekuatan kami datang dari bantuan dan dukungan yang kami dapat dari warga biasa di Indonesia, dan ini sangat besar. Kami sangat tersentuh dengan mereka yang berikan dukungan melalui facebook, mereka yang datang ke kedutaan, yang menelepon karena ingin menyumbangkan uangnya, kepada mereka semua saya katakan bahwa mereka bisa koordinasikan bantuan apapun melalui kedutaan. Mereka bisa menelepon kami kapanpun mereka mau.
Kami juga memiliki gerakan Persahabatan Indonesia – Palestina yang diketuai seseorang yang sangat dihormati, Bapak Profesor Din Syamsuddin, yang mengepalai Muhammadiyah. Selama bertahun-tahun dia dipercaya untuk membantu mengirimkan bantuan kemanusiaan. Sebagian besar kebutuhan pangan, dan obat-obatan, melalui organisasi internasional, melalui system dalam PBB, melalui UNRWA, badan pemberi bantuan yang paling berperan bagi masyarakat Gaza dalam membagikan bantuan. Mereka adalah organisasi yang sangat transparan, akuntabel, dan dapat diandalkan. Karena terus terang, diluar itu, kita tidak bisa benar-benar yakin. Kita tidak bisa benar-benar yakin bahwa bantuan sampai ke tangan yang tepat.
T:
Saluran bantuan yang tidak terorganisir dengan baik seperti itu, apa pendapat anda tentang mereka?
J:
Situasi di Gaza sangat unik. Perbatasan antara Mesir dan Gaza tidak selalu bebas untuk dilalui. Kita harus terus mengorganisir bantuan-bantuan ini agar bisa masuk ke Gaza tepat waktu dan sesuai prioritas. Karena kebutuhan selalu berbeda-beda. Hari ini contohnya, kita baru mendapat kabar dari Menteri Kesehatan kami tentang kondisi terakhir di Gaza, dan obat apa yang dibutuhkan saat ini. Kita selalu membutuhkan obat-obatan, tapi tidak sembarang obat-obatan, tapi obat-obatan yang memang dibutuhkan, dan pasokannya sudah menipis. Kondisinya saat ini, ada 1000 korban luka dalam sehari, ini jauh diatas kemampuan kami. Itu sebabnya kami harus mengevakuasi beberapa diantaranya ke Mesir, untuk mendapatkan perawatan yang layak. Jadi saya sarankan bagi teman-teman kami di Indonesia, berbaik hati lah pada saudara-saudarimu di Palestina. Berdoalah bagi mereka apabila memungkinkan. Kalau mampu, akan baik sekali bila bisa menyumbangkan sesuatu, melalui jalur-jalur yang saya katakan tadi. Kami juga terus membutuhkan dukungan moralmu dengan mengangkat suara dalam masyarakat, dalam demonstrasi damai, biar dunia tahu bahwa Indonesia tidak menyetujui agresi ini, dan bahwa sampai saat ini tidak menerima pendudukan militer dimanapun.
Sejak jaman Soekarno, hingga saat ini, Indonesia selalu mendukung kami. Kenapa? Karena ini adalah permasalahan keadilan. Ini bukan masalah konflik agama, bukan masalah perselisihan batas wilayah dua negara. Ini masalah nasionalisasi, kemerdekaan, dan keadilan. Ini mengapa kita dalam konsensus dengan Indonesia. Seluruh Indonesia, seluruh partai politik di Indonesia setuju, alhamdullilah. Baik itu Muslim, Kristen, Buddha, semua di Indonesia mendukung Palestina. Saya bisa katakan, banyak sekali umat Kristen yang ingin membantu kami. Ada cara lain juga untuk membantu kami, yaitu dengan berinteraksi dan bekerja sama dengan kami. Berinteraksilah dengan kami dalam perdagangan, dalam pendidikan, dalam pariwisata. Tahun lalu saja ada 50 ribu warga Indonesia yang berangkat ke Palestina. Mereka berkunjung ke Jerusalem, berkunjung ke Bethlehem, dan Hebron. Kami ingin melihat angka ini bertumbuh, ini membantu ekonomi kami, sekaligus membuat mereka mengenal langsung bagaimana situasi yang sebenarnya disana. Saya juga ingin mengajak media untuk melihat langsung ke lokasi, karena mengalaminya langsung berbeda dengan mendengarnya dari orang lain.
T:
Jadi Gaza membutuhkan bantuan, tapi pastikan disalurkan melalui saluran yang tepat, itu pesan anda?
J:
Mohon lakukan itu. Pemerintah Indonesia juga akan dengan senang hati menyalurkan bantuan ini. Kami pun dari kedutaan siap untuk membantu menyalurkan bantuan yang ingin anda sampaikan. Gerakan Persahabatan Indonesia – Palestina yang dikepalai pak Din Syamsuddin juga sudah bekerja dengan sangat baik dalam menyalurkan bantuan. Saya bisa sarankan ke-3 saluran ini. Namun bila melalui saluran lain, saya tidak bisa berkomentar, tapi saya pun tidak dapat menjamin bantuan tersebut akan tiba ke tangan yang tepat. Tentu saja ada saluran lain, ada organisasi kesehatan lain jgua, seperti Mer-C yang membangun Rumah Sakit, mungkin sekarang sudah selesai, meski merupakan proyek lama. Tapi saluran-saluran seperti itu, baik dari pemerintah, maupun Internasional sangat transparan dan akuntabel, sehingga siapapun yang ingin menyumbang, mereka akan pastikan sumbangan itu sampai kepada mereka yang membutuhkan.
T:
Satu hal lagi: Banyak warga Indonesia yang berpikir ini perang antara dua agama. Mungkin anda bisa meluruskan apakah ini perang antar agama, atau penjajahan wilayah?
J:
Dalam politik, seorang politisi akan menggunakan isu agama. Bahkan terkadang saat pemilu, isu agama akan dibawa-bawa. Jadi anda bisa bayangkan. Saat gerakan zionis memulai proyek pembentukan wilayah Israel, mereka menggunakan isu agama dengan mengatakan adanya kerajaan bagi bangsa Yahudi 3000 tahun lalu. Ini cara gerakan zionis yang sebenarnya sekuler, membawa isu agama untuk meyakinkan bangsa Yahudi untuk bermigrasi ke Palestina. Di Palestina hanya ada 30 ribu warga Yahudi saat deklarasi Balfour dicanangkan. Ini proyek kolonial yang tanpa bantuan Inggris, mungkin kita tidak akan pernah melihat adanya negara Israel di Palestina. Mereka berpikir untuk membangun permukiman Yahudi di Palestina karena adanya gerakan anti-semit di Eropa, bukan karena ada gerakan anti-semit di Timur Tengah, Negara Arab, atau Negara Muslim. Jadi ada dimensi agama dalam gerakan politis bernama zionis. Tapi konflik yang terjadi sekarang adalah antara pihak yang menjajah dengan yang terjajah. Ini proyek kolonialisasi yang harus berakhir. Itu sebabnya kami meminta nasionalisasi dan kemerdekaan.
Persis seperti yang terjadi di Indonesia. Apa yang terjadi di Indonesia bukanlah perang antara Kristen Belanda dengan Muslim Indonesia, tapi upaya kolonialisasi dari sebuah negara. Begitu perang ini berakhir, hubungan kalian pun kini sangat baik satu sama lain. Itulah yang kita bicarakan. Kalau pendudukan ini berakhir besok, maka kami menawarkan solusi dua negara dijalankan. Apa maksudnya? Bahwa Palestina akan hidup berdampingan dengan Israel. Kedua negara ini harus memperbaiki hubungan dengan saling mengakui keberadaan satu sama lain. Inilah yang dikatakan negara-negara Arab, bahwa apabila ini berhasil dilakukan, maka Israel akan memiliki hubungan diplomatik yang normal dengan semua negara tetangganya. Bahkan OIC sudah mengatakan hal yang sama, juga Indonesia. Apabila besok sebuah negara yang berdaulat dan merdeka berdiri di Palestina, maka tidak akan ada masalah antara Indonesia dan Israel sama sekali. Jadi dimana pula dimensi agama dalam masalah ini?
Apabila seluruh masyarakat muslim di dunia melawan Israel, maka Israel sudah lenyap dari muka bumi. Ada 1,5 Milyar warga muslim di seluruh dunia, jadi justru warga muslim tidak melihatnya dari dimensi agama. Tapi tentu saja setiap umat muslim berhak marah saat Palestina terusik. Karena situs suci agama islam terletak disini dibawah pendudukan.
Umat muslim takkan membiarkan masjid Al Aqsa dibawah pendudukan. Ini adalah qiblat pertama bagi umat muslim, bahkan sebelum Mekkah. Ada Al Haram Ibrahimi di Hebron, ini situs Abraham. Ini adalah situs suci yang dimiliki oleh setiap muslim, termasuk di Indonesia. Jadi setiap ada serangan atas Palestina dan situs ini oleh Israel, tentu berdampak pada semua muslim di seluruh dunia. Saya ingatkan, satu fakta. OIC, yang merupakan Konferensi Negara Islam, dibentuk karena ada 1 atau 2 warga Israel yang menyebabkan kebakaran di masjid Al Aqsa, ini membakar perasaan seluruh umat muslim, hingga mendorong dibentuknya OIC. Jadi bayangkan betapa pentingnya ini bagi umat muslim.
Israel selalu mengatakan bahwa Jerusalem adalah ibukota abadi Israel. Ini artinya mereka mengabaikan hak umat muslim, karena Jerusalem pun diduduki oleh mereka. Itu juga yang membuatnya seperti memiliki dimensi agama. Bangsa Israel yang ingin membuatnya terlihat seperti konflik antara muslim dan yahudi, sehingga mereka bisa menyertakan dunia barat untuk mendukung mereka. Mereka bisa membawa Eropa dan Amerika Serikat untuk mendukung mereka. Sehingga ini seakan menjadi konflik antara mereka dan kita. Antara dunia barat dan segala idealismenya, melawan umat islam yang primitif, oriental, dan teroris. Itu sebenarnya agenda Israel untuk memposisikan konflik ini. Bagi kami, bukan itu. Kami mencari dukungan. Lihat siapa yang mendukung Palestina. Apakah hanya negara muslim? Tidak. Lihat di PBB, lihat Vatikan, Sri Paus ada di Palestina, dan tidak ke Israel. Dia berangkat dari Amman, lalu terbang dengan helikopter ke Bethlehem. Ia tidak menganggap Bethlehem sebagai bagian dari Israel. Jadi ini posisi dari Sri Paus, dan gereja Katolik, bagaimana pula ini hanya menjadi masalah bagi umat muslim?
T:
Tapi perbincangan panjang ini juga menunjukkan, saat isu agama yang dibawa, fokus masyarakat beralih dari apa yang sebenarnya terjadi di Tepi Barat?
J:
Tepat sekali. Mereka ingin membuat konteks konflik ini sangat terbatas, bahwa masalah mereka hanyalah Gaza, dengan sebuah organisasi bernama Hamas. Baik, pertanyaannya begini: Hamas dibentuk tahun 1989, lalu mengapa Israel telah menduduki Palestina sejak 1948? Lalu apa alasan mereka pada saat itu?
T:
Terima kasih atas waktu anda, pak Mehdawi.
—————————————————
Bagi pembaca yang mungkin tertarik membantu warga Palestina dengan dana, atau bentuk lainnya, namun khawatir dananya disalahgunakan, bisa bertanya langsung ke kedutaan Palestina di nomor telp: 021-3145444 agar bisa disalurkan ke yayasan dan lembaga yang pasti menjamin dana tiba di tangan warga Palestina yang membutuhkan. Thanks for reading.
Tulisan aslinya bisa ditemukan di : timmarbun.wordpress.com
Kamera DSLR vs Mirrorless
Jika Anda ingin naik kelas dari kamera smartphone atau point-and-shoot (kamera kompak) ke kamera yang lensanya dapat diganti-ganti, Anda memiliki dua pilihan utama: kamera DSLR atau kamera mirrorless. Kedua jenis kamera tersebut pada dasarnya melakukan hal yang sama, tetapi masing-masing memiliki kekuatan dan kelemahan yang nanti akan mempengaruhi keputusan dalam membelinya.
Apa itu DSLR dan Mirrorless ?
Kamera SLR (Single lens reflex) merupakan jenis kamera yang telah ada selama lebih dari seratus tahun. Seperti pendahulunya yang berbasis film, DSLR (Digital SLR) masih menggunakan cermin untuk memantulkan cahaya dari lensa ke viewfinder (jendela bidik) sehingga kita akan melihat persis apa yang dilihat kamera secara optikal. Bila kita mengambil gambar, cermin tersebut akan naik dengan cepat, shutter (rana) di depan sensor gambar terbuka, dan cahaya akan mengenai sensor sehingga bisa dilakukan pengambilan gambar. Setelah itu cermin dengan cepat akan kembali ke posisi semula untuk menampilkan objek di viewfinder.
Sedangkan kamera mirrorless, seperti namanya, tidak perlu cermin. Cahaya akan melewati lensa dan langsung jatuh tepat ke sensor gambar, seperti dalam kamera kompak dan smartphone. Gambar obyek akan ditampilkan pada layar LCD atau elektronik vewfinder setelah itu baru menekan tombol shutter dan gambar/foto tersimpan.
Jadi kamera mana yang harus Anda pilih? Berikut daftar pertimbangan yang bisa digunakan untuk menentukan pilihan kamera yang tepat.
Ukuran dan Berat
Badan kamera DSLR secara umum relatif lebih besar, karena mereka harus memiliki ruang untuk cermin dan mekanisme shutter. Tetapi kondisi terakhir DSLR sudah cukup kecil, yang terkecil dan teringan yang tersedia adalah Canon EOS 100D, yang beratnya sekitar 600gram, dengan lensa zoom kit terpasang. Tetapi harganya sepertinya agak mahal untuk kamera entri-level (pemula). Sebuah model yang lebih ekonomis, Canon EOS 700D dengan berat 710 gram. Sebuah model dengan level di atasnya lagi seperti Nikon D7100 hampir dua kali lebih berat yaitu 1,2 kg atau lebih, tergantung pada lensa yang digunakan.Sementara kamera mirrorless tidak memiliki cermin dan mekanik shutter, sehingga bodi kamera mirrorless bisa lebih kecil dari DSLR, dan memiliki konstruksi yang sederhana. Sebuah kamera mirrorless khas seperti Olympus PEN-EPL5 beratnya hanya kurang dari 450 gram termasuk lensa. Sementara kamera mirrorless terkecil Panasonic Lumix GM1 hanya seberat 204 gram dan berukuran persis kamera kompak sehingga benar-benar bisa dikantongi.
Disini Anda harus mengetahui kebutuhan, apakah bisa menerima beban yang lebih berat, karena biasanya setelah sekian lama orang akan malas membawa kamera yang berat. Atau justru ingin kamera yang mudah dibawa kemana saja tanpa khawatir membebani.
Kemampuan dan Akurasi Fokus
Kamera DSLR menggunakan mekanisme cermin untuk mengalihkan cahaya ke sensor khusus yang digunakan dalam proses yang disebut Phase Detect Auto Focus (PDAF). Sensor mengukur konvergensi dari dua berkas cahaya untuk dengan cepat mengkondisikan lensa ke dalam fokus.Sementara karena tidak memiliki cermin, kebanyakan kamera mirrorless harus menggunakan teknik yang relatif lebih lambat, yang disebut Contrast Detect Auto Focus (CDAF) – metode yang sama yang digunakan oleh kamera point-and-shoot dan kamera di smartphone. Sensor gambar menangkap satu bagian kecil dari gambar yg di sedang dibidik, melakukan tes seberapa tajam itu, dan kemudian refokus lensa dan tes lagi sampai mendapatkan fokus yang paling tepat. Deteksi kontras sangat lambat dalam cahaya rendah dan dengan subyek bergerak, karena gerakan objek yang cepat membingungkan kamera.
Tetapi Kamera mirrorless terbaru, seperti Olympus OM-D EM-1, memiliki prosesor yang lebih cepat yang dapat mendeteksi kontras lebih cepat, sehingga mereka bisa fokus secepat DSLR, meski untuk foto sport CDAF belum bisa menyamai PDAF. Bahkan model kamera mirrorless yang baru akhir-akhir ini memiliki teknologi yang menggunakan satu sensor untuk menggabungkan kedua teknik auto fokus PDAF dan CDAF. Tapi masih belum jelas seberapa baik model-model baru tersebut dibanding DSLR.
Kualitas Viewfinder
Sisi positif dari viewfinder DSLR adalah bahwa Anda dapat melihat gambar secara optikal langsung, biasanya lebih jernih, responsif dan lebih cerah dibandingkan elektronik. Sementara kamera mirrorless harus menangkap preview gambar pada layar LCD dan atau elektronik viewfinder (EVF). Untuk LCD kadang di siang hari yang cerah agak susah untuk dilihat. Tetapi EFV generasi sekarang sudah jauh baik, responsif, cerah dan keuntungannya adalah preview gambar yang tampil sama dengan yang akan disimpan nantinya dan banyak informasi yang bisa ditampilkan seperti historgram.Tidak semua kamera mirrorless memiliki EVF, hanya sebagian di kelas high-end seperti Panasonic GX7, Panasonic GH3, Fujifilm X-E1, X-Pro1, Sony NEX-7, Sony A-7 dan A-7R. Semakin lama diyakini teknologi EVF akan semakin baik, sehingga akan mampu menyamai kejernihan optical viewfinder dengan ukuran dan kebutuhan ruang yang jauh lebih kecil.
Image Stabilization
Semua kamera modern memasukkan fitur stabilisasi gambar, di mana akan mengurangi blur pada foto (umumnya pada kecepatan rana lambat) yang disebabkan tangan yang bergoyang saat memegang kamera. Baik kamera DSLR maupun mirrorless, melakukan ini dengan teknik menggeser sebagian kecil bagian dari optik lensa, teknik lainnya adalah menggeser sensor gambar utama.Beberapa kamera mirrorless dapat menggeser kedua elemen lensa dan sensor gambar – kombinasi yang dapat lebih efektif daripada salah satu dari metode ini saja. Yang paling baru dalam teknologi ini adalah 5-Azis Image stabilization yang ditanam Olympus pertama kali di OM-D E-M5, yang memperhitungkan pergerakan sensor pada sumbu Z selain X dan Y. Hasilnya hingga 2 stop lebih baik saat menggunakan tangan.
Kualitas Gambar
Kamera mirrorless awalnya menawarkan gambar berkualitas lebih rendah daripada DSLR, dengan lebih banyak noise (graininess) dan warna yang lebih buruk, karena generasi pertama menggunakan sensor gambar yang lebih kecil yang menangkap cahaya kurang. Namun produsen kamera mirrorless telah menemukan cara untuk mengurangi noise, menggunakan sensor yang lebih baik (dan juga lebih besar) dan prosesor gambar yang lebih baik, dan sekarang tidak ada perbedaan nyata dalam kualitas gambar dalam kebanyakan model konsumer.DSLR high-end menggunakan sensor yang sangat besar yang disebut “full frame” sensor yang telah memberikan mereka keunggulan high end. Baru-baru ini Sony mengenalkan kamera mirrorless dengan sensor full-frame, yaitu A7 dan A7R, hal ini menjadi langkah penting dalam menutup kesenjangan kualitas dan bahkan kinerja antara DSLR dan mirrorless.
Gambar dan Video Playback
Ketika datang untuk menampilkan gambar yang baru saja ditangkap, kedua jenis kamera dapat menggunakan layar LCD atau output HDMI ke televisi Anda. Meskipun body kamera mirrorless lebih kecil, sebagian besar memiliki ukuran layar LCD yang sama yaitu 3-inch, yang umum ditemukan di DSLR.Lensa dan Aksesoris
Jika Anda ingin membeli kamera dengan lensa dapat dipertukarkan, artinya Anda membeli ekosistem seluruh lensa, dan juga aksesoris lainnya yang cocok. Anda tidak dapat menggunakan lensa Micro Four Thirds (MFT) pada body kamera DSLR body. Jadi, ketika memilih kamera, perlu mempertimbangkan berbagai lensa yang tersedia untuk sistem.Memilih DSLR memberi akses ke sejumlah besar jenis lensa – dari sejumlah produsen – mulai dari yang murah hingga untuk profesional dan mahal. Sebaliknya, kebanyakan model mirrorless hanya memiliki sedikit pilihan lensa dari produsen kamera. Satu-satunya lensa untuk kamera Sony Alpha NEX berasal dari Sony itu sendiri, misalnya. Namun, Sony baru saja mengumumkan lima lensa baru untuk kamera mirrorless full-frame baru, yang sangat memperluas jangkauan lensa yang tersedia.
Sistem mirrorless dari produsen seperti Pentax (Q kamera) dan Samsung (seri NX) memiliki lensa paling sedikit, karena perusahaan-perusahaan ini memilih untuk membuat sistem mirrorless sendiri-sendiri. Sistem Micro Four Thirds memiliki pilihan terluas karena mereka adalah pionir dan dibentuk oleh beberapa perusahaan – Olympus dan Panasonic membuat kamera, dan lensa dibuat oleh Olympus, Panasonic, Sigma, Tamron dan lain-lain.
Anda dapat membeli adapter untuk menggunakan lensa DSLR pada kamera mirrorless. Tapi akan mengubah zoom (focal length) berdasarkan crop factor, dan juga akan menonaktifkan fitur seperti autofocus.
Kesimpulan (versi rumorkamera)
Jadi, kamera jenis apa yang terbaik secara keseluruhan, kamera DSLR atau mirrorless? Tidak ada. Semua benar-benar tergantung pada prioritas Anda. Jika kualitas gambar atas dan kecepatan yang paling penting bagi Anda, misalnya untuk sport, terlepas dari berat body, memilih DSLR untuk kinerja yang unggul dan dukungan luas jenis lensa.Tapi secara umum kamera mirrorless memiliki pilihan lensa yang lebih dari cukup untuk kebanyakan situasi pemotretan, dan kecepatan fokus yang sudah sangat baik. Oleh karena itu, kamera mirrorless adalah pilihan terbaik jika Anda ingin membawa kamera kemana-mana dan tidak ingin terbebani sepanjang jalan.
Kesimpulan (versi brock7)
seperti kata pepatah “the man behind of the gun” dan sebuah jargon dari satu Komunitas Fotografi Ponsel, "Bukan masalah kameranya, tapi siapa di belakang kamera itu yang mengambil gambar" ..... apapun alatnya sebenarnya bukan sebuah masalah besar, hanya saja memang harus memperhatikan teknik dan skill individu si pemegang kamera. Jika memang berorientasi pada gengsi (ini juga sebenarnya sudah tidak perlu dijelaskan lagi - namun masih tertanam sebagai "mindset" anak-anak muda yang baru belajar memotret ), kamera DSLR yang berat dan besar itu boleh lebih menjadi pilihan.
Sama juga dengan apabila orientasinya pada harga atau budget, sebagian orang lebih memilih pada kamera Mirrorless. Padahal persepsi ini sebenarnya juga tidak tepat mengingat bahwa banyak sekali kamera mirrorless yang harganya justru jauh lebih mahal daripada kamera DSLR.
Yang jelas, janganlah alasan alat menjadi satu penghalang dalam belajar fotografi, karena fotografi menggunakan ponsel pun sudah sangat membumi akhir-aknhir ini. Bahkan sudah banyak pembuktian dari anggota komunitas fotografi ponsel yang hasil karyanya bahkan sudah bisa mengalahkan karya foto DSLR maupun Mirrorless.......
Sumber : rumorkamera.com


















