Posted by : ngatmow prawierow 4.05.2009

Gosip panas soal D'masiv sang Plagiat beberapa waktu ini emang sudah santer banget di media massa. tapi apa sih plagiat itu ?
kalo kalian nggak tau berarti .....
he he he

oya dengan segala hormat, blog ini nggak nyediain tempat buat gambarnya mereka lho...

pengin yau apa aja yang jadi polemik ?
ini beberapa contohnya deh

Lagu Plagiat D’Masiv :

* Cinta Ini Membunuhku = I Don’t Love You - My Chemical Romance
* Diam Tanpa Kata = Awakening - Switchfoot
* Dan Kamu = Head Over Heels (in This Life) - Switchfoot
* Cinta Sampai di Sini = Into The Sun - Lifehouse
* Sebelah Mata = The Take Over, The Break’s Over - Fall Out Boy
* Dilema = Soldier’s Poem
* Tak Pernah Rela = Is It Any Wonder - Keane
* Lukaku = Drive - Incubus
* Tak Bisa Hidup Tanpamu = I Don’t Love You - My Chemical Romance
* Merindukanmu = Cancer - My Chemical Romance


Video Klip Plagiat D’Masiv :

* Cinta Ini Membunuhku = Dare You To Move - SwitchFoot (Video Klip Cinta Ini Membunuhku serupa karena sama-sama syuting dalam air)

Cover Album Plagiat D’Masiv :

* Cover Album D’ Masiv = Cover Album Aerosmith ; Pose personel ‘n Properti

bandingin deh sama yang ini....




nah sekarang silaken kalian menilai sendiri deh...
kalo aku sih dari awal emang SUPER SEBEL N NGGAK SUKA sama band yang satu ini...

F****G D'MASIV







Comments
6 Comments

{ 6 komentar... read them below or Comment }

  1. Wah, ada daftarnya jg. Sebenernya udah tw dari temen-temen sih. Tapi baru tw komplitnya sekarang. Gak nyangka sampe covernya aja sama. Ckckck... -_-

    BalasHapus
  2. Yach gitulah orang Indonesia, emang paling jago kalo yang namanya plagiat :D

    tapi kira2 itu ada hukumnya gak yach?

    BalasHapus
  3. hohoho....aneh yah...
    mungkin masuk kategori pembajakan kale yah sob...atauuu...walah...lupa namanya...

    BalasHapus
  4. susah juga kalau plagiat ya?
    tapi banyak juga band indonesia yang boleh dibanggakan karya nya.. bagus juga tu..
    kecuali dmasiv yang ini.. :D

    BalasHapus
  5. Membuat sebuah lagu beserta arensemennya itu sangatlah membutuhkan kerja otak dan perasaan, guna menghasilkan imajinasi dan harmonisasi di dalamnya.

    Lihat: http://news.bbc.co.uk/1/hi/sci/tech/2044646.stm

    Oleh karena itu, untuk menghasilkan lagu yang benar – benar hasil karya kita sendiri tidak segampang mengambil gitar dan nge-jreeengg aja..kecuali bagi mereka yang mempunyai potensi otak untuk bermusik atau melatihnya dalam jangka waktu tertentu. Melatih otak itu pun tidak bisa dilakukan dalam jangka waktu yang cepat, apalagi kalau kamu tidak berada di dalam lingkungan musikal.

    Tapi apakah semua ini menghambat seseorang untuk bermusik? Tidak. Coba aja lihat kehidupan musisi – musisi terkenal, siapa yang tidak tergiur..

    Jaahh hubunganya dengan plagiarism apa coba?

    Nah, otak kamu – kamu yang bukan musisi sekali pun mempunyai kemampuan untuk menyimpan memori akan suatu lagu, pitch, note, beat dll..yang dapat dipanggil kembali sewaktu-sewaktu..makanya kamu – kamu pernah mengatakan: “oh, gw inget…” ato “kayanya pernah dengar d..”, atau ketika kamu ingin bercanda bersama anak kecil yang sedang meminum susu Dancow, otak kamu membawa kembali memori “Aku dan kau suka Dancow..” (kecuali kalo kamu ga pernah nonton tipi - iklan produk susu Dancow = otak kamu belum pernah menyimpannya).

    Lihat: http://www.livescience.com/health/050526_music_memory.html

    Perlu dijelaskan bahwa memori yang dipanggil kembali tersebut adalah benar – benar sama ketika otak kamu menyimpannya pertama kali. Baik itu dalam bentuk pitch, note, beat dalam sebuah lagu.

    Apa itu pitch?
    Lihat: http://cnx.org/content/m11060/latest/

    Dalam musik setiap note memiliki pitch(frekwensi)-nya masing – masing.
    Lihat: http://www.phy.mtu.edu/~suits/notefreqs.html

    Jadi kalau kamu merasa sebuah lagu mirip lagu lain, otak kamu lah yang mengatakannya dengan membawa kembali memori lagu yang sudah disimpan sebelumnya. Ini berarti otak juga membawa kembali ukuran pitch, pergerakan note, serta ketukan beat yang disimpan sebelumnya,dimana ini dipicu oleh ukuran pitch atau pergerakan note atau ketukan beat yang benar-benar SAMA didalam lagu yang kamu anggap mirip tersebut. Walaupun nada tersebut dimainkan pada instrument lain atau bunyi-bunyian elektrik (seperti penggunaan software music production dengan refill-nya), tetap otak kita dapat mengenalinya.

    Bilanglah didalam musik hanya terdapat 12 nada termasuk flat dan sharp, tapi terdapat juga ribuan tipe chord untuk setiap 12 nada tersebut: minors, dominant 7ths, major 7ths, minor 7ths, dll dengan pitch yang berbeda-beda. Mestikah memilih nada (maupun pergerakannya) yang dapat men-trigger otak orang lain, untuk mengatakan itu mirip(atau sama)????

    Menurut saya ini disebabkan oleh kekurangan dalam hal teori musik, voicing, feeling dan juga kemampuan intelek-nya(acuan :paragraf pertama dan kedua). Tapi apa mau dikata kalo perut uda lapar, otak pun jadi tidak bisa berpikir maksimal untuk menghasilkan suatu karya lagu orisinil. Didukung maraknya peredaran tablature atau music score di internet, usaha mengejar setoran pun dapat dilakukan dengan produktif. Caplok sana caplok sini trus gabungin jadi satu, mengubah profesi seorang musisi menjadi sound editor.

    Loh gimana kalo Rock’n roll itu dunk? rolling-rolling di situ doank chordnya…

    Yang rolling-rolling itu dinamakan style of music, mengarah kepada genre musik dengan dasar musik yang sama, tetapi berbeda dalam voicing dan kreatifitas pada tempo, lick, harmonisasi, ketukan drum ,fade-in, fade-out, dll. Bukan berarti mirip beberapa dapat dikatakan plagiat ,tetapi harus diukur juga porsinya.

    “Most musicians spend a long time imitating their idols. That’s a BIG part of it. But, every musician has to figure out how to extract the concepts behind the music they’ve stolen from others, in order to create their own music.”

    eg: Padi - Jangan Datang Malam Ini VS Arkarna – Rehab (The Futures Overrated)
    you decide…:)

    BalasHapus

Google+

Arsip

Copyright 2008 BROCKBOX- Metrominimalist | Template Diutak atik Ngatmow Prawierow