Posted by : ngatmow prawierow 9.26.2011

Malas. itu dia musuh utama kita sebagai manusia yang pengen maju dan berkarya. Tapi adakalanya juga malas yang menyerang itu ternyata justru membawa efek yang berbeda dari pada kita lho.


kata kunci yang perlu kita lakukan adalah : Pura-pura sibuk saja. Pasalnya banyak keuntungan yang bisa didapat dari pada terlihat tak ada kerjaan atau bermalas-malasan. Selain tampak antusias terhadap pekerjaan, terlihat sibuk bisa membuat atasan terpesona pada kita. Apalagi kalo kita adalah penghuni kantor baru yang belum banyak dapat limpahan pekerjaan. Bagaimana caranya?

1. Gunakan Laptop atau Komputer sebagai Kamuflase.
Sekarang ini banyak aplikasi yang memungkinkan kita untuk bermain game dan bersurfing ria di dunia maya tanpa terlihat mencolok. Memang internet merupakan satu langkah ampuh untuk membuang bosan.
Agan ingin browsing di FB tanpa kelihatan membuka Jendela Facebook ?? bisa gan (tampilannya kaya lagi ngetik di MS Excel lho).atau bisa juga menggunakan fBTalk yang tampilannya kaya YM! chat..
dan masih banyak cara yang lain kok gan....

oya ada satu lagi yang perlu diperhatikan. gunakan wallpaper dari hasil foto screen (pake aja software screen capture) saat agan sedang kerja atau saat membuka Windows Explorer (atau active window lainnya sesuai dengan pekerjaan ). dengan begitu orang yang hanya sekilas melirik monitor agan akan mengira bahwa agan sedang membuka halaman itu. (padahal sebenarnya hanya gambar saja hahaha....).

2. Atur Posisi secerdas mungkin.
Langkah 1 diatas nggak akan cukup efektif bila tidak diikuti dengan posisi dan ekspresi yang pas. Seperti bersandar di bangku atau tertawa setelah membaca status seorang teman bukanlah langkah yang tepat. Jadi, tetaplah monitor dengan wajah serius. Sebisa mungkin pendam dalam-dalam keinginan untuk tertawa. Begitu pun dengan sikap duduk. Duduk tegap merupakan posisi terbaik. Sesekali kerutkan kening. Dengan begini, atasan akan melihat kita sedang bekerja secara serius.

Perlu diperhatikan gan ! letak layar laptop harus disesuikan juga dengan posisi atasan atau karyawan yang lain, apakah mereka bisa melihat atau perlu dengan posisi tertentu sehingga bisa melihat monitor kita. Untuk menyiasatinya, biarkan aplikasi word atau excel terbuka. Jadi, saat ada yang datang, tinggal klik saja aplikasi tersebut sebagai active window.

3. Biarkan Meja Terlihat Penuh.
Jangan biarkan tumpukan dokumen atau kertas terbuang percuma, sisakan untuk memenuhi meja kerja. Biarkan pulpen, flashdisk, atau buku bacaan juga tergeletak disana. Lebih seru lagi kalau sampai ada yang terjatuh di lantai, itu akan membuat kita terlihat super sibuk, apalagi jika diikuti dengan dua langkah sebelumnya. Meja kerja yang terlalu kosong dan rapi memberikan kesan kalau kita punya banyak waktu untuk membersekan meja. Jadi, buatlah sedikit berantakan....hehehe...

4. Selalu Bergerak Cepat
Tunjukkan semangat kerja di depan rekan dan atasan dengan terus tampil berenergi, seperti mengetik dengan cepat (walaupun hanya sekedar chatting), mempercepat langkah kaki, dan terlihat tak ingin diganggu. Begitu pun saat menuju kantin untuk makan siang, sesekali makanlah lebih cepat dari biasanya dan pamit untuk ke kantor duluan. Bilang saja kalau masih banyak yang harus segera diselesaikan.

Tapi jangan terlalu sering karena hal ini justru akan membawa dampak yang kurang baik buat kita sendiri, antara lain bisa terasing dari rekan kerja lain. karena bagaimanapun pergaulan tetap penting, demi mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman.

5. Menunda Makan Siang.
Tak ada salahnya berkata “menyusul” saat teman-teman Anda mengajak makan siang. Tak perlu berlama-lama, sepuluh menit sudah cukup untuk menunda makan siang. Katakan kalau kita sedang tanggung dalam mengerjakan laporan. Lakukan saat bos ada di kantor. Kalau tidak ? Lebih baik on time saja hahaha.....

Mendahulukan pekerjaan dan menunda sebentar makan siang memang menandakan kalau kita sangat focus pada pekerjaan. Tapi kalau sampai lupa makan, bisa-bisa malah tak dianggap tak menyayangi diri sendiri.

6. Siapkan Berkas dan Dokumen "Palsu".
Membawa dokumen walau hanya beberapa lembar kertas hasil laporan atau buku catatan, membuat kita seakan sedang menuju rapat atau sibuk menyelesaikan pekerjaan. Lalu, sibukkan diri dengan membacanya berulang-ulang seakan sedang mengecek hasil laporan. Jangan lupa, tulis semua pekerjaan yang harus diselesaikan berserta dengan kalimat-kalimat penyemangat. Biarkan ia menempel walau sudah selesai. Selain terlihat sibuk dan rajin, ini bisa menjadi cara agar tak ada laporan yang lupa untuk dibuat.

7. Jangan Terlalu Cepat Pulang.

Seringkali banyak karyawan yang on-time kalo menyangkut jam pulang kerja. Nah itu dia yang harus dihindari. tambahkan waktu sedikit , 10 menit misalnya dari jam pulang untuk bertahan di kantor. jangan terlihat terburu-buru pulang.
Hal tersebut akan membawa dampak positif bagi kita misalnya dengan mendapat predikat sebagai karyawan yang baik karena tidak pulang sebelum pekerjaan selesai (meskipun pada kenyataannya hanya membuka internet atau sekedar baca koran saja di kantor).....

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Google+

Arsip

Copyright 2008 BROCKBOX- Metrominimalist | Template Diutak atik Ngatmow Prawierow