Archive for Juni 2013

Borobudur Trip

Borobudur. Yups siapa yang ga kenal bangunan candi yang satu ini.
pernah menjadi satu dari 7 keajaiban dunia yang wajib kita banggakan dan lestarikan, pernah menjadi ikon pariwista Indonesia dan akan terus menjadi salah satu tujuan wisata di Jawa Tengah dan sekitarnya.


Candi ini berada di 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Dalam etnis Tionghoa, candi ini disebut juga Hanyu Pinyin dalam bahasa Mandarin.

Begini ceritanya sodara-sodara....

setelah mengikuti gelaran  acara pameran dan workshop fotografi handphone di Sawangan, Magelang oleh SMK Muhammadiyah Sawangan dan KoFiPon, rombongan jurusan ngapak meluncur menuju jalan pulang yang kebetulan melewati Candi Borobudur.

Dan entah karena kebetulan atau tidak, karena ada masalah pada salah satu motor akhirnya kami mampir juga ke bangunan candi termegah yang pernah kami jumpai itu.



6.30.2013
Posted by ngatmow

KoFiPon @Sawangan-Magelang, 23-06-2013

Perjalanan kali ini aku dan teman-teman bergerak dengan sepeda motor kami menuju ke arah timur. Tepatnya ke kota Magelang, atau 3 kota dari kota kami Banjarnegara.

Tujuan perjalanan ini sebenernya adalah ingin menghadiri pameran dan workshop Fotografi yang gigelar oleh SMK Muhammadiyah Sawangan, Magelang yang bekerja sama dengan KoFiPon (Komunitas Fotografi Ponsel) yang kami sendiri termasuk di dalamnya.

Berangkat dari rumah pukul 6 pagi, kami pacu kendaraan cukup kencang dengan maksud agar tidak terlambat sampai di tujuan. Dan hanya dengan berbekal sedikit keyakinan ingatan akan jalan yang harus ditempuh selama 3 jam ke depan.

Terlambat hampir satu jam kami sampai di lokasi pameran. Acara sudah dimulai cukup lama, bahkan hampir semua peserta sudah tidak ada lagi di luar ruangan workshop.
memang sejenak kami tertegun dengan paserta workshop, sebab mayoritas adalah anak SMP yang akan masuk SMK, tapi show must go on lah..... terjang aja. Satu hal yang mengejutkan adalah  ternyata apa yang menjadi ketakutan kami di awal acara menjadi sirna manakala mereka dengan antusiasnya menyambut, menerima, mendengarkan dan bahkan "mengamalkan" penjelasan  dari kami tim KoFiPon.









Selain acara workshop dan pameran, KoFiPon juga menggelar lomba foto dengan menggunakan hand phone alias ponsel setelah selesai acara. Dengan waktu kurang lebih 1,5 jam peserta dipersilahkan untuk berburu foto sesuai dengan minat dan kesukaannya dengan menggunakan kamera ponsel yang dia punya.

Tim juri yang terdiri dari mas Hidayat Syah Alam, mas Oo Tjah dan saya sendiri, pada awalnya sempat bingung dengan hasil jepretan peserta sebab ternyata hasil foto mereka bagus dan sesuai dengan apa yang kami harapkan. Hanya saja masih ada sedikit koreksi terutama pada jarak pengambilan dan pencahayaan.



Kepsek SMK Muh Sawangan, juara 1-3 dan Mas Syah Alam
Beberapa hasil jepretan selama di lokasi :








Kami akui memang ada banyak pandangan miring dan sebelah mata kepada kami... tapi kami sudah membuktikannya berulang kali bahwa bukan masalah kameranya saja yang menjadi point penting dari fotografi, tapi juga skill dan taste fotografer itu sendiri yang kemudian membedakan hasil jepretannya.....
6.28.2013
Posted by ngatmow

7 Kata dalam Bahasa Indonesia Yang Sering Disalah Gunakan

Tidak semua orang Indonesia mengerti dengan sempurna bahasanya sendiri, terutama untuk di forum formal. Kalau untuk bergaul sehari-hari mungkin tidak terlalu masalah. Ini dia Bahasa Indonesia salah kaprah yang sering 'keceplosan' dipake di forum formal

RUBAH - UBAH 



Di kelas pasti kamu pernah diskusi sama teman sekelas atau guru, "Bagian ini harus dirubah."
Apa itu dirubah? Dibuat jadi rubah? Dijadikan rubah?
kita kasih tau, yang benar itu ternyata "ubah", "diubah", atau "mengubah".

ABSEN: 



"Eh, nitip absen dong!" salah satu teman kamu pasti pernah bilang ini ke kamu. Itu artinya dia nitip untuk nggak dihadirkan di kelas, soalnya "absen" itu artinya tidak hadir.

ACUH :



Biasanya kata ini digunakan salah kaprah dalam lirik lagu. Di beberapa lagu, kata "acuh" diartikan nggak peduli, padahal "acuh" itu sendiri artinya peduli.
Jadi, kalau nggak peduli jadinya tidak acuh.

SERONOK: 



Pernah ada pejabat yang menyinggung soal pakaian, melarang orang untuk berpakaian tidak seronok. "Seronok" itu artinya enak dilihat. Jadi kalau menyuruh orang untuk berpakaian tidak seronok, berarti menyeruh mereka untuk berpakaian yang tidak enak diliat, misalnya: pake baju yang glitter-an sampe bikin sakit mata.

GEMING: 



"Diam tak bergeming", itu salah satu contoh kalimat yang kata di dalamnya kurang tepat. "Bergeming" itu artinya diam tidak bergerak. Kalau sudah tau, nanti jangan keceplosan ya..

BILANG: . 

sering kali orang berkata :
#eh bilangin aku kalau besok ijin (salah)
#eh sampaikan aku kalau besok ijin (benar)
kata bilang itu sebenarnya untuk di matematika :"bilangan persegi sama kuadrat"

JAM

Untuk menunjukkan waktu menggunakan kata "pukul," bukan jam.Jam sendiri digunakan untuk menunjukkan lamanya waktu.
Sekarang jam berapa? (salah)
Sekarang pukul berapa? (benar)
Perjalanannya membutuhkan waktu dua jam (benar)

sumber : danishe.com
6.17.2013
Posted by ngatmow

Bocoran Transkrip Wawancara Rhoma Irama yang Batal Tayang di “Mata Najwa”

Berikut ini adalah bocoran sebagian transkrip wawancara Najwa Shihab dengan Rhoma Irama di acara “Mata Najwa” yang batal disiarkan karena lebih parah daripada yang kemudian ditayangkan Metro TV, Rabu, 28 November 2012, sebagaimana yang telah kita saksikan itu.Selama dan sesudah membaca transkrip ini harap anda jangan tertawa!


Tentang Subsidi BBM:
 
Najwa: “Sebagai seorang presiden kelak, anda mesti mengetahui berbagai persoalan bangsa ini, dan mempunyai pengetahuan dan wawasan yang luas mengenai dunia internasional.”“Salah satu persoalan yang kerap melanda bangsa ini adalah soal subsidi BBM, yang kian lama kian membengkak. Tahun ini APBN tersedot untuk subsidi BBM itu dipastikan mencapai angka Rp. 222,8 triliun. Bagaimana pendapat anda mengenai subsidi BBM ini?”

 
Rhoma: “Wah, saya baru tahu kalau hanya untuk penggunaan BBM pemerintah menganggarkan subsidi anggaran sampai sedemikian besarnya. Rp. 222,8 triliun itu pasti sangat besar, ya? Ini suatu pemborosan dan kebodohan yang luar biasa dari pemerintah saat ini. Pemerintah tidak mendidik masyarakat akan berperilaku hemat, malah mengikuti pola konsumtif masyarakat kita dengan mengadakan subsidi anggaran sebesar itu hanya untuk BBM. Padahal, saya yakin seyakin-yakinnya, mereka yang menggunakan BBM itu adalah dari kalangan mampu.”

 
Najwa: “Jadi, menurut anda, subsidi BBM itu harus dihapus, atau bagaimana?”
Rhoma: “Tentu saja harus dihapus. Untuk apa mengsubsidikan masyarakat mampu hanya untuk penggunaan BBM seperti itu.”
Najwa: “Bagaimana mekanisme penghapusan subsidi BBM tersebut? Tentu kalau dilakukan secara tiba-tiba akan berpotensi memicu gejolak sosial dan politik yang tinggi?”

 
Rhoma: “Secara spesifik, saya sendiri tidak memahami soal penggunaan BBM. Karena saya sendiri tidak pernah menggunakan BBM. Namun demikian saya yakin bahwa penghapusan BBM itu harus dilakukan pemerintah. Karena selain menghemat anggaran, juga mendidik masyarakat untuk tidak konsumtif. Yang ujung-ujungnya hanya menguntungkan negara kafir saja!”

 
“Tentang gejolak sosial-politik, saya tidak yakin itu bakal terjadi. Masa hanya menghapus subsidi BBM bisa menimbulkan gejolak sosial dan politik? Mbak Najwa ini ada-ada saja, kalau bertanya. Bilamana perlu pemerintah melarang saja penggunaan BBM itu!”
Najwa: “Saya tidak akan bertanya secara spesifik soal subsidi BBM ini. Tetapi saya terkejut mendengar anda tidak pernah menggunakan BBM?! Lebih terkejut lagi, anda mengatakan bilamana perlu pemerintah melarang penggunanan BBM. Apakah itu mungkin? Terus, apa kaitannya dengan penggunaan BBM hanya menguntungkan negara kafir? Negara mana yang anda maksudkan? … Rasanya, ada yang tidak beres, nih?”

 
Rhoma: “Ya, memang ada yang tidak beres. Pemerintah sekarang ini yang tidak beres. Kalau saya jadi presiden saya akan membereskan yang tidak beres ini. Masa hanya untuk masyarakat menggunakan BBM harus keluar anggaran subsidi sampai dua ratusan triliun rupiah itu? Mampu beli barangnya, tetapi ketika digunakan biayanya harus disubsidi? Benar-benar tidak beres!Hentikan subsidi BBM! Hentikan masyarakat yang terbiasa menggunakan BBM! Itu sangat mungkin.Betul, saya sendiri tidak pernah menggunakan BBM. Kalau mau mengirim pesan, saya biasa mengirimnya melalui SMS, atau telepon langsung. Ngapaian harus khusus beli Blackberry lagi untuk menggunakan BBM?! Itu kan ujung-ujungnya menguntungkan negara kafir, asal BlackBerry itu, Kanada!”
Najwa (berpaling ke kamerawan): “Matikan rekamannya!”

Tentang Dunia Internasional

Najwa: “Sebagai seorang presiden kelak, tentu anda akan berhubungan dengan dunia internasional. Dengan para pimpinan dari berbagai negara di dunia ini. Juga dengan investor-investor swasta asing raksasa.”“Tentu anda tahu siapa itu Ban Ki-moon? Apa pendapat anda tentang Ban Ki-moon?”
Rhoma: “Mmmm … Dari namanya kelihatannya orang Korea, ya? O ya, pasti yang empunya lagu dan tarian yang sedang mendunia saat ini, ya… itu …mmmm …. apa itu namanya? Gang …, Gangnam Style?”

 
Najwa: “Maaf, Bang. Gangnam Style itu pencipta lagunya dan pembawa tariannya adalah PSY, nama aslinya Park Jae Sang, bukan Ban Ki-moon.”
Rhoma: “Oh, kalau begitu, saya tidak tahu, siapa itu Ban Ki-moon. …  Seorang presiden, kan bukan superman yang harus tahu semua semua orang?”
Najwa: “Anda tahu tentang Xi Jinping?”
Rhoma: “Pasti kerabatnya Ahok, ya?!”
Najwa (tepuk jidat, lupa lagi rekaman TV): “Waduh, bukan Bang!”
Rhoma: “Saya belum pernah mendengar nama itu. Maka itu, bukan kapasitas saya untuk menjawabnya. Tapi, kita harus hati-hati dengan etnis mereka! Mereka sudah mengdominasi ekonomi kita, sekarang mau masuk lagi ke dunia politik, birokrat. Jangan-jangan Xi Jinping ini sebentar lagi akan mengikuti jejak Ahok. Hati-hati! Anak bangsa, khususnya umat Islam akan semakin resah dan cemas! … ” 
(Najwa segera memotongnya)
Najwa: “David Cameron?”
Rhoma: “Siapa itu?”
Najwa: “Steve Jobs?”
Rhoma: “Tidak kenal.”
Najwa: “Bill Gates?”
Rhoma: “Baru pertamakali ini mendengarnya.Najwa: “Anda begitu yakin untuk maju sebagai capres 2014, tetapi nama-nama itu semua anda tidak tahu?!”
Rhoma: “Sekarang saya balik bertanya kepada anda: Anda tahu siapa itu Habib Syaiful Ali ?”
Najwa: “Tidak tahu.”
Rhoma: “Ibrahim Nazaruddin?”
Najwa: “Belum pernah dengar.”
Rhoma: “Mulawarman Bakri?”
Najwa: “Siapa itu?”
Rhoma: “Kadir Abdulrachman?”
Najwa: “Tidak kenal.”
Rhoma: “Muhammad Abubakar?”
Najwa: “Baru pertamakali ini mendengarnya.”Rhoma: “Nah, jadi sama saja, kan? Anda punya teman-teman, saya tidak kenal. Demikian juga, saya punya teman-teman, dan anda tidak kenal!”
Najwa (sambil berdiri, berkata kepada kamerawan): “Stop merekam! Semua rekaman ini tidak kita pakai. Kita bikin rekaman baru dengan pertanyaan-pertanyaan yang lebih umum. …. “


****** Hanya Humor..... mohon jangan terlalu diambil hati..... :D

Copas dari Kaskus yang dicopas juga dari Kompasiana, tulisan asli 
Oleh Daniel H.t. | 11 December 2012 | 00:11 WIB
6.07.2013
Posted by ngatmow

Instagram

Arsip

Copyright 2008 BROCKBOX- Metrominimalist | Template Diutak atik Ngatmow Prawierow