Archive for Juli 2013

Piramida itu terbalik adanya

Sebagai seorang buruh negeri tentu saja Thomas harus dengan rela melaksanakan tugas dan pekerjaan yang diembannya sehari-hari. Bahkan kalaupun itu sampai menambah jam kerja dengan waktu yang tidak terbatas, dan tentu saja tanpa adanya "bayangan" uang lembur yang akan diterimanya kelak untuk tambahan jam kerja itu.

Kenapa bisa seperti itu ? tak lain adalah karena apa yang harus dikerjakannya kali ini adalah pekerjaan harian yang menumpuk setelah Thomas tidak berangkat dua hari terakhir karena sakit.

Jam sudah menunjukkan jam 8 malam. Badannya yang bulat sudah mulai kelihatan layu dan kisut. matanya yang saat itu dibantu dengan kacamata segede kuda mulai merona merah. Lelah.
Dia beringsut bergerak meninggalkan mejanya sambil menatap ruangan kosong di sekelilingnya yang sudah sepi. Dia sendiri kali ini. Diluar ruangan, sesekali terdengar makian dari seseorang di ruang sebelah dan suara game sepak bola yang riuh rendah.

Disudut mejanya ada setumpuk berkas dengan tanda silang berwarna merah yang nampak mencolok. Sisa sisa sebuah kejadian beberapa jam yang lalu.....

10 jam sebelumnya......

" Apa ini mas ?" tanya seorang laki-laki paruh baya berkacamata dengan ukuran yang tidak biasa. Wajahnya masam dengan kesan keangkuhan khas seorang pejabat.
" Anu pak, ini draft penerimaan lemburan untuk kegiatan yang kemarin." jawab Thomas
" Ini sudah bener ? tidak ada perbaikan lagi ? "
" Insyaalloh sudah pak.  sudah saya sesuaikan dengan standar honor yang berlaku saat ini"
" Wah begini mas, anda meremehkan saya"
" maaf pak ? meremehkan yang bagaimana ?"
" Lha ini.....apa maksudnya ini ? sebagai penanggungjawab masa honor saya lebih sedikit dari pelaksana ?"
" Mohon maaf pak, itu sudah saya sesuaikan dengan peraturan pemerintah juga pak sebagai standar pemberian honor "
" Wah peraturan macam apa itu? tidak bisa. Peraturannya salah itu "
" Emmm anu pak, yang menandatangani draftnya dulu kan bapak juga "
" Wah saya belum pernah merasa menandatangani peraturan macam itu.....sudah direvisi lagi saja mas. Saya tidak bisa menyetujui ini "
Jawaban terakhir yang dibarengi dengan pembubuhan tanda silang super besar dengan spidol merah menyala.

" Busyet....." umpat Thomas spontan tanpa suara.

Dia merasa bahwa mulai muncul ketidak adilan didepan matanya. Salah satu tujuan dibuatnya draft honor dengan sistem bertingkat seperti piramida (semakin ke atas semakin kecil) adalah agar teman-temannya di bagian pelaksana mendapatkan "imbalan" yang sesuai dengan tetesan keringatnya yang keluar dalam proses penyusunan laporan kegiatan. namun ternyata takdir sudah berkata lain.

Sekedar ilustrasi yang memang terjadi dimana-mana

Sambil menyalakan sebatang rokok dia menghembuskan nafas dalam dalam, suaranya terasa berat dengan tatapan kosong di kedua matanya yang sudah tidak lagi tajam.
Dia sungguh menyadari, menjadi seorang buruh negeri adalah sebuah tantangan besar bagi mereka yang ingin hidupnya kaya, merdeka dan terencana. Sebab seorang buruh negeri akan selalu mendapatkan tekanan yang luar biasa besar di batin, pikiran dan bahkan mental dari berbagai pihak yang tentu saja akan berdampak langsung terhadap "keselamatan" si buruh negeri itu sendiri.
Selain itu, seorang buruh negeri harus siap lapang dada andai saja terjadi ketidak adilan karena adanya gap jabatan antar personal.....jyan !


Pemerintah pusat yang katanya sudah memberikan "remunerasi" bagi buruh negeri di tingkat bawah pun nyatanya baru sebatas pemerintah provinsi saja. Sama sekali belum menyentuh tingkat kabupaten. Padahal kalau dirunut kebelakang, semakin bawah tingkatannya pekerjaan pasti akan semakin banyak.
Nah sudah sampai disini dimana keadilan sesungguhnya bagi para buruh negeri tingkat rendahan ?


Dan malam ini Thomas seakan berada dalam kebimbangan. Dia sebenarnya tinggal menekan sebuah tombol saja untuk mencetak draft penerimaan yang sudah direvisi. Tapi otak dan hatinya seolah melarangnya untuk menekan tombol itu. Enter.
Disitu tertera daftar angka yang kalau digambarkan sebagai piramida adalah piramida terbalik. Dimana semakin keatas maka jumlahnya akan semakin besar dan semakin tidak "masuk akal" sesuai dengan keringat yang telah dikeluarkan.

Satu hal yang pasti, dia menyadari bahwa adalah sebuah kewajaran bilamana sering dijumpai di media massa bahwa buruh negeri hobi korupsi, suka menyelewengkan uang negara, dan lain sebagainya yang sejenis. Sebab memang begitulah nasib sesungguhnya para buruh negeri kelas bawah. Selalu dibawah dan akan tetap menjadi golongan masyarakat kelas menengah ke bawah tanpa ada harapan punya mobil mewah dan rumah yang megah.....tanpa bisa terbantah

" hoi..."
sebuah suara mengagetkannya. Sesosok tinggi besar muncul di pintu yang sedikit terbuka. Senyuman ramah mengembang di bibirnya.
" weh, mas Arif.... PS annya udah selesai ?" jawab Thomas sedikit terkejut.
" bosen mas, menang terus hehehe.... lembur ?"
" nggak juga sih mas, cuman nyelesaikan kerjaan harian."
" hebat... memang anda patut jadi contoh teladan disini " ucap Arif, penjaga malam merangkap tukang kebun merangkap OB merangkap sopir dadakan andalan kantor dengan gaji separo gaji buruh negeri karena statusnya yang masih BTT alias Buruh Tidak Tetap.
" waduh, nggak lah mas, ini juga terpaksa hehehe....udah makan ?" sahut Thomas sekenanya
" belum je mas,  sudah tanggal segini. tanggal yang tepat untuk belajar ngirit hehe...maklum lah mas babu kaya saya mana cukup gajian sebulan kalo sambil nyekolahkan 3 anak. Tapi ya alhamdulillah saya dan keluarga bisa mengakalinya sehingga apa yang kami dapat bisa untuk menyambung hidup setiap hari dan masih bernasib lebih baik dari temen-temen saya yang masih menggelandang di jalanan...." jawab Arif

Deg.... seketika Thomas merasakan sebuah pukulan maha dahsyat yang menohok sangat keras di hati, jantung dan kepalanya. Di dalam hatinya seketika muncul beragam protes dan umpatan terhadap keadaan di negeri ini. Negeri yang katanya gemah ripah loh jinawi, rakyatnya makmur dan merdeka, negeri yang katanya wajib dibanggakan, dan beragam jargon lain yang kesemuanya adalah omong kosong.

" Makan aja yuk mas Arif, ngopi dulu sambil istirahat...... aku yang traktir "



















7.27.2013
Posted by ngatmow

secuil cerita di bulan Juli

Bulan Juli ini banyak sekali moment penting yang mungkin sayang untuk tidak kudokumentasikan. Dari ulang tahun pernikahan yang ke empat, Puasa Ramadhan bareng keluarga, beragam kejutan di kantor dan yang paling luar biasa adalah Zi Sekolah !!

Yup, Zi sudah resmi sekolah kali ini. Umurnya memang baru 3 tahun  2 bulan, tapi di sepanjang pengamatanku selama 2 bulan belakangan dia sudah sangat bisa menikmati sekolahnya.
Memang sih sejak dua bulan yang lalu dia sudah kami titipkan untuk "nebeng" alias percobaan sekolah di PAUD-TK IT yang jaraknya cukup jauh dari rumah, sebuah sekolah swasta yang bernuansa agamis tanpa berkiblat pada satu aliran ataupun golongan apapun, tapi baru tanggal 15 ini dia resmi berstatus sebagai pelajar di situ.

ngga nyangka juga sih, aku sudah punya anak berstatus PELAJAR !!! wah......

Amazing, haru dan perasaan campur aduk menjadi satu saat harus mengantarkan dia ke sekolah, melihatnya bergabung dengan teman-temannya (meskipun masih kelihatan ada rasa kebingungan, takut dan mungkin perasaan tidak percaya diri, di matanya) sampai saat harus meninggalkannya di sekolah serta mempercayakannya kepada ibu guru di situ.

Aku jadi berpikir, inikah yang dirasakan kedua orang tuaku dulu waktu aku berangkat sekolah untuk pertama kalinya.
Entahlah.....Tak terkatakan....

Semakin lama aku merenung nggak terasa ada sekumpulan air yang sudah memenuhi ruangan di kedua mata semakin penuh. Menangis ? ow tidak sodara sodara, belum.....
Dan dari situlah aku kemudian sadar bahwa dosaku sudah terlalu besar, jalan pikiranku masih terlalu sempit dan otakku masih terlalu bodoh untuk bisa menjadi yang terbaik bagi keluargaku. Tapi aku bertekad untuk menjadi seperti itu.

Ada sebuah kalimat bijak yang ditulis seorang teman di akun FB nya, ".... jika kamu merasa kecil, maka segeralah berpikir bahwa kamu akan berubah menjadi besar. tapi jika kamu merasa besar, maka segeralah kamu introspeksi diri karena sesungguhnya kamu masih kecil...." 

Nonjok banget kan ?

Harapku semoga aku bisa meneruskan perjuangan orang tuaku dulu, mengantarkan anakku menjadi seseorang yang berhasil, membawa keluargaku menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, keluarga yang bahagia sejahtera, serta menjadi contoh teladan bagi keturunanku kelak.siapapun itu ....Amin





Bersama bundanya di sawah

Zi sudah mulai bisa diajak bersih-bersih


7.24.2013
Posted by ngatmow

Panduan memilih lensa Canon

Setiap lensa ada kastanya, baik lensa zoom, telefoto dan fix. Tulisan ini mungkin bisa memberi sedikit panduan bagi yang pusing memilih lensa Canon yang jumlahnya puluhan. 

Saya tidak membahas semua lensa di sini, terutama lensa-lensa khusus (macro, tiltshift dll), tapi lensa-lensa umum seperti zoom dan fix cukup banyak yang saya tulis di sini. Lensa lama juga saya tidak ulas karena kebanyakan tidak diproduksi lagi.

Ada dua jenis lensa Canon berdasarkan diameternya, yaitu EF-Sdan EF: Lensa EF-S, sesuai dengan singkatannya 'S' yang artinya small, berdiameter lebih kecil dari lensa EF sehingga hanya dapat mencakupi sensor berukuran APS-C. Sebagian besar kamera DSLR Canon yang beredar bersensor jenis APS-C.


Lensa EF berdiameter lebih besar dari lensa DX sehingga dapat mencakupi sensor berukuran APS-C dan juga full frame yang ukuran fisiknya setara film 35mm.

Ada juga lensa berlabel seri L, yang biasanya ditandai dengan fisik lensa yang berwarna putih atau/dan lingkaran merah. Lensa seri L ini berkualitas tinggi dan biasanya memiliki bahan bodi yang tahan air dan debu. Semua lensa seri-L adalah lensa EF, cocok untuk semua kamera DSLR Canon EOS.

Lensa-lensa di bawah ini cocok dipakai untuk kamera DSLR Canon EOS yang masih diproduksi sampai hari ini. Untuk harga, hanya perkiraan saja, untuk tepatnya periksa ke toko-toko kamera kesayangan Anda.

1. Lensa zoom standar (EF-S)

Canon 18-55mm f/3.5-5.6 IS: Biasanya dipaketkan dengan kamera tingkat dasar (1100D, 650D). Estimasi hargaRp 1.25 juta.

Canon 18-135mm f/3.5-5.6 IS: Biasanya dipaketkan dengan kamera tingkat menengah/canggih 60D/7D. Lensa ini lebih praktis dari 18-55mm karena rentang fokusnya lebih panjang, cocok untuk jalan-jalan. Estimasi hargaRp 4 juta.

Canon 18-135mm f/3.5-5.6 IS STM: Adanya STM membuat akuisisi fokus lebih mulus saat merekam video.

Canon 15-85mm f/3.5-5.6 IS: Sedikit lebih lebar jarak fokusnya tapi lebih pendek, sisi lebarnya lumayan bagus untuk buat foto landscape yang lebih dramatis. Kualitas foto dan ketajamannya setingkat dari kedua lensa di atas. Kualitas lensa juga lebih kokoh. Estimasi harga Rp 6.6 juta.

Canon 17-55mm f/2.8 IS USM: Lensa zoom EF-S terbaik, punya image stabilization, ideal buat berbagai jenis fotografi dari acara, pemandangan, portrait, dll. Estimasi harga Rp 9.6 juta.

Rekomendasi: Canon 15-85mm bagus untuk yang mencari lensa jalan-jalan berkualitas yang seimbang dari segi ukuran, harga, kinerja. 17-55mm f/2.8 IS cocok untuk fotografi liputan dan portrait.

2. Lensa zoom standar (EF)

Canon 24-105mm f/4 IS L: Lensa praktis untuk jalan-jalan, ketika dipasang di kamera full frame, sudut pandangnya mirip 16-85mm f/3.5-5.6 VR. Rp 10.5 juta

Canon 24-70mm f/2.8L II: Lensa berkualitas tinggi, tajam, kokoh dan gesit, andalan profesional. Rp 20 juta

Rekomendasi: Kalau tidak keberatan dengan harga dan ukuran fisik lensa, 24-105mm dan 24-70mm akan memberikan kualitas foto yang sangat baik.



3. Lensa sapujagat (EF & EF-S)

Canon EF-S 18-200mm f/3.5-5.6 IS: Lensa sapujagat, praktis bagi orang-orang yang ingin lensa lebar dan tele menjadi satu, sehingga tidak repot ganti-ganti lensa. Harga yang mesti dibayar adalah ukuran lensa lebih besar tapi kualitasnya standar-standar saja. Rp 6.1 juta

Canon EF 28-300mm f/3.5-5.6 IS USM L: Lensa sapujagat untuk kamera Canon full frame. Sudah cukup berumur dan desainnya terlalu besar. Rp 15 juta

4. Lensa zoom lebar (EF & EF-S)

Canon 10-22mm f/3.5-4.5: Lensa super lebar yang biasanya digunakan untuk foto pemandangan atau jurnalistik. Kualitasnya bagus. Rp 6.5 juta

Canon 17-40mm f/4 L: Lensa super lebar yang dirancang untuk kamera Canon full frame, tapi sering digunakan juga di kamera crop karena punya rentang fokal yang cukup praktis. Memuat filter berukuran 77mm. Biasanya dipilih karena harganya yang cukup terjangkau. Rp 7.25 juta

Canon 16-35mm f/2.8 L II: Lensa super lebar dibuat untuk kamera full frame Canon seperti 5D, 6D, 1D. Cukup praktis dan bisa diandalkan. Merupakan idaman fotografer pemandangan atau jurnalistik. Rp 14.2 juta

Rekomendasi: Lensa Canon EF-S 10-22mm f/3.5-5.6 kualitasnya sangat baik, tapi bagi yang keberatan harganya ketinggian atau membutuhkan bukaan yang lebih besar, alternatifnya yaitu Tokina 11-16mm f/2.8 dan 12-28mm f/4. Untuk kamera full frame, saya merekomendasikan 17-40mm f/4, atau 16-35mm f/2.8.

5. Lensa zoom telefoto (EF-S dan EF)

Canon EF-S 55-250mm f/4-5.6 IS – Lensa telefoto murah meriah, kualitasnya lumayan dibandingkan dengan harganya. Terkadang dipaketkan dengan pembelian kamera baru. Rp 2.2 juta.

Canon 75-300mm f/4-5.6 III – Lensa 'murmer' di bawah 2 juta biasanya, kualitas fotonya kurang kontras, tajam dan ada penyimpangan warnanya. Rp 1.5 juta.

Canon 70-300mm f/4.5-5.6 IS -Kinerja autofokusnya bagus, kualitas foto juga di atas standar karena ada elemen dispersi rendah. Cocok untuk satwa liar, olahraga lapangan. Rp 6.6 juta.

Canon 70-200mm f/4 L- Kualitas fotonya bagus dan ukurannya tidak seberat yang f/2.8. Harganya juga terjangkau. Namun tidak adanya anti getar (IS) dan bukaan maksimumnya sedang, membuat Anda kesulitan saat memotret di kondisi kurang cahaya. Rp 7.4 juta.

Canon 70-200mm f/4 IS L – Kualitas fotonya bagus dan ukurannya tidak seberat yang f/2.8. Teknologi anti getarnya sangat baik, bisa meredam getaran hingga 4 stop. Rp 11.1 juta.

Canon 70-200mm f/2.8 L- Kualitas fotonya bagus dan kecepatan autofokusnya tinggi, tidak memiliki image stabilization, tapi harganya cukup jauh berbeda dengan yang ada IS nya (lensa dibawah). Cocok untuk fotografi aksi seperti olahraga, satwa liar. Rp 12.2 juta.

Canon 70-200mm f/2.8 IS L II – Lensa paling top, memberikan kualitas foto dan AF yang sangat bagus, biasanya diandalkan oleh profesional. Karena ada IS, lensa ini praktis untuk fotografi di kondisi cahaya gelap atau terang. Jenis fotografi yang cocok antara lain pernikahan, portrait, olahraga, satwa liar Rp 20.3 juta.

Canon 70-300mm f/3.5-5.6 L IS – Salah satu lensa telefoto seri L terbaru Canon, kualitasnya foto yang dihasilkan bagus dan fisiknya tidak terlalu besar, tapi sayang bukaannya agak kecil dan tidak konstan. Rp. 15 juta. 

Canon 70-300mm f/4.5-5.6 DO IS – Salah satu dari lensa dengan label DO, yang berarti memiliki ukuran fisik yang kecil dan lebih ringan daripada lensa telefoto seri L lainnya. Rp. 13 juta.

Canon 100-400mm f/4.5-5.6 IS L – Mencapai 400mm, lensa ini biasanya diminati oleh fotografer satwa liar. Rp 16 juta.

Rekomendasi: Banyak sekali lensa telefoto yang dipunyai Canon. Tapi yang paling terkenal adalah seri 70-200mm nya. Seringkali orang-orang kebingungan untuk memilih salah satunya.

Untuk lebih jelasnya, saya pernah menulis memilih lensa telefoto Canon 70-200mm. Untuk yang ingin berhemat dan memiliki lensa berukuran lebih ringan, 55-250mm f/4-5.6 IS lumayan oke.

6. Lensa fixed/prime (tidak bisa zoom, kecuali pakai kaki) Semuanya bertipe EF

Canon 24mm f/1.4 II L- Biasanya untuk pemandangan, street photography. Rp 15.5 juta

Canon 35mm f/1.4 L – Biasanya untuk fashion portrait, prewedding, street photography. 13.2 juta

Canon 35mm f/2 IS Rp. Sama dengan yang diatas, namun bukaan maksnya lebih kecil, tapi punya anti getar/IS. 8.7 juta

Canon 40mm f/2.8 STM – Lensa pancake yang ukurannya sangat kecil. Punya motor STM sehingga autofokusnya lebih mulus. Rp 1.5 juta

Canon 50mm f/1.8 -Lensa fix termurah Canon. Kualitas bodi dan dudukan lensa dari plastik. Lumayan tajam terutama saat memakai f/4-8 Rp. 850 rb

Canon 50mm f/1.4 – Lensa klasik 50mm Nikon Rp 3.65 juta

Canon 50mm f/1.2 L- Salah satu lensa yang populer untuk portrait, atau wedding karena bukaannya yang besar mampu membuat latar belakang sangat blur. Rp 14 juta.

Canon 85mm f/1.8 L- Lensa ini autofokusnya cepat dan hasilnya cukup lembut sehingga cocok untuk portrait close-up atau candid. Rp 3.75 juta .

Canon 85mm f/1.2L – Lensa spesialis untuk portrait, cuma lebih kontras dan tajam dibanding dengan yang f/1.8 dan latar belakang lebih blur. Rp 21 juta. 

Canon 100mm f/2.8 Macro ISL – Untuk menangkap detail subjek berukuran kecil, contoh serangga, bunga. Rp 8.2 juta. 

Canon 135mm f/2 L – Populer untuk foto portrait close-up, fashion. Sulit untuk kondisi cahaya kurang karena tidak ada Image Stabilizationnya. Rp 8.6 juta. 

Canon 200mm f/2G IS L- Olahraga lapangan, fashion. Rp 55.3 juta. 

Canon 300mm f/2.8 ISL – Olahraga lapangan, satwa liar, burung. Rp 58 juta. 

Canon 300mm f/4 IS L – Lensa telefoto alternatif yang lebih murah karena bukaan maksimumnya lebih kecil. Rp 13.3 juta.

Rekomendasi: Beberapa lensa yang menurut saya oke banget yaitu 50mm f/1.2, 85mm f/1.2. 135mm f/2 juga menghasilkan foto yang kontrasnya tinggi dan tajam, tapi sulit makainya kalau kondisi cahaya tidak mendukung (gelap).

Kalau untuk yang dananya terbatas, Canon 85mm f/1.8, 50mm f/1.8 adalah lensa yang hasilnya melebihi harganya. Untuk penggemar makro, Canon 100mm f/2.8 IS L Macro merupakan lensa yang sangat bagus.




Sumber  :  camera.co.id dan detiknet
7.23.2013
Posted by ngatmow

Lomba Foto Festival Serayu Banjarnegara 2013

Event budaya kolosal “Festival Serayu Banjarnegara 2013” adalah sebuah upaya untuk mendorong akselerasi pembangunan kebudayaan dan pariwisata Banjarnegara serta menjadi titik kebangkitan budaya dan pariwisata Banjarnegara di mata Indonesia dan Dunia. Sebuah moment istimewa untuk menjadikan pariwisata sebagai akselerator bagi pengembangan potensi ekonomi, sosial dan budaya Banjarnegara agar lebih dikenal, lebih dinikmati dan lebih berdaya jual. Festival Serayu Banjarnegara 2013 diselenggarakan demi tercapainya Banjarnegara sebagai pusat budaya dan destinasi unggulan pariwisata, baik bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Perkembangan teknologi informasi khususnya kehadiran kamera digital telah mereformasi kegiatan dan hobby fotografi yang semula dikenal sebagai “hobby mahal” menjadi kegiatan yang murah, mudah dan membumi seiring dengan nilai hidup masyarakat yang dinamis dan semangat untuk mengapresiasi kesenian / budaya / alam nusantara yang penuh pesona. Kini, hampir semua lapisan masyarakat mampu memiliki kamera. Dari kalangan anak, dewasa, tua mampu mengabadikan moment-moment indah melalui kamera yang dimiliki.

Kemudian sebagai wujud kreativitas dalam menentukan kegiatan promosi, Panitia Lomba Foto FSB 2013 tergerak untuk menangkap peluang dislenggarakannya Lomba Foto Tingkat Nasional pada event FESTIVAL SERAYU BANJARNEGARA 2013 ini untuk lebih menggemakan moment-moment istimewa FSB 2013.



II.TUJUAN
  1. Mengabadikan dan mempromosikan event spesial FSB 2013 serta destinasi wisata unggulan di Kabupaten Banjarnegara kepada masyarakat di tanah air dan dunia.>
  2. Menghimpun dokumen foto FSB 2013 sebagai aset budaya yang berharga di masa depan, sebagai kelangsungan dari masa kini.


III.WAKTU / RENCANA PELAKSANAAN
     -   Persiapan                                       :     April 2013
     -   Promosi / pengumuman              :     Mei – Agustus 2013
     -   Pendaftaran                                   :     Juni – Agustus 2013
     -   Pelaksanaan Lomba (Hari H)      :    24 – 27 Agustus 2013
     -   Pengumpulan foto                        :     28 – 5 September 2013
     -   Penjurian                                       :     10-15 September 2013
     -   Pengumuman pemenang           :     Akhir September 2013
     -   Penyerahan hadiah                     :     Menyusul


IV.  HADIAH
  • JUARA I                       :    Rp.  10 Juta  +  Trophy  +  Piagam
  • JUARA II                      :    Rp. 7,5 Juta +  Trophy  +  Piagam
  • JUARA III                     :    Rp. 5 Juta  +  Trophy  +  Piagam
  • 15 karya terpilih          :    @ Rp. 500.000 (Rp. 7,5 Juta)
  • TOTAL HADIAH          :    Rp. 30.000.000 (tiga puluh lima juta rupiah)

V.  KETENTUAN  UMUM
  1. Lomba Foto bersifat nasional
  2. Terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya apapun.
  3. (Panitia dan Dewan Juri tidak diperkenankan mengikuti lomba)
  4. Pesera lomba terbuka untuk pelajar, mahasiswa dan umum.
  5. Setiap peserta wajib memakai tanda peserta (id card) resmi dari panitia
  6. Foto yang dikirim tidak mengandung unsur pornografi, SARA, dan kekerasan
  7. Semua foto yang dikirim menjadi milik Panitia dan Panitia berhak menggunakan foto tersebut sebagai bahan publikasi tanpa harus meminta izin terlebih dahulu, namun tetap mencantumkan identitas fotografer yang bersangkutan.
  8. Panitia tidak mengembalikan foto yang dikirim oleh Peserta.
  9. Panitia berhak mendiskualifikasi peserta sebelum dan sesudah penjurian apabila dianggap melakukan kecurangan.
  10. Peserta wajib menggunakan nama asli (dengan melampirkan foto copy identitias diri : KTP / SIM / Paspor) dan NPWP.
  11. Foto yang dilombakan dalam event ini adalah semua foto yang diambil dalam rangkaian FSB 2013 dari pembukaan, parade budaya, pesta parak iwak, pentas seni, aneka lomba, Banjarnegara Hijau, hingga Banjarnegara Bersholawat (tanggal 24 s.d. 31 Agustus 2013)

VI.  KETENTUAN TEKNIS
1.    Mendaftarkan diri dan mengisi formulir pendaftaran secara langsung ke sekretariat atau secara online di website resmi panitia :   www.banjarnegarakab.go.id (telah tersedia aplikasi formulir online)

       
2.    Foto adalah karya pribadi (bukan karya orang lain), dan belum dipublikasikan di media manapun. Alat  / Media adalah kamera digital secara luas, tidak dibatasi spesifikasi peralatan.
3.    Foto harus sesuai dengan Tema “FESTIVAL SERAYU BANJARNEGARA 2013”.
4.    Obyek pengambilan foto adalah seluruh kegiatan di Ajang Festival Serayu Banjarnegara 2013.
5.    Jumlah foto dibatasi tiap peserta dapat mengirimkan fotonya paling banyak 5 (lima) lembar dengan obyek yang berbeda.
6.    Rekayasa digital dizinkan sebatas sama dengan yang biasa dilakukan dalam kamar gelap fotografi film, yaitu : cropping, kontras, dodging dan burning, saturasi.
7.    Setiap peserta hanya boleh mengirimkan maksimal 5 (lima) foto. Dengan mengirimkan karya foto berarti peserta telah dianggap menyetujui semua persyaratan yang telah ditetapkan oleh Panitia.
8.   Disediakan Hadiah total : Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah). Pajak hadiah ditanggung pemenang, dan jika pemenang berhalangan hadir, hadiah akan dikirimkan kepada pemenang.
9.    Panitia akan melakukan segala tindakan yang diperlukan untuk melindungi karya peserta, namun Panitia tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan yang timbul selama pengiriman.
10.  Keputusan Dewan Juri sah dan tidak dapat diganggu gugat, dan tidak melayani surat menyurat maupun tanya jawab.
11. Untuk informasi Lomba Foto “MENGULIK FESTIVAL SERAYU BANJARNEGARA” dapat diikuti dari website resmi panitia : www.banjarnegarakab.go.id


VII.  MEKANISME PENGIRIMAN HASIL KARYA FOTO

  1.  Foto dikirimkan dalam bentuk cetakan, berukuran sisi terpendek 20 cm (kira-kira setara dengan 10 R atau 10 RS), disertai CD berisi File digital foto tersebut).
  2. Ketentuan ukuran File digital foto adalah : sisi panjang minimum 3000 pixel disimpan dalam format JPG medium (minimum skala 6).
  3. Foto diantar langsung atau dikirim via Pos kepada Panitia. Karya Foto harus sudah diterima panitia pada tanggal 5 September 2013 pukul 14.00 WIB;
  4. Semua karya foto dimasukkan ke dalam amplop tertutup disertai soft copy dalam bentuk CD/ DVD, di sudut kiri atas amplop di tulis LOMBA FOTO FSB 2013
  5. Nama file FOTO digital diketik dengan format : nama peserta_judul_lokasipemotretran_Nomor HP.
         Contoh :
         widodo_parak iwak_sungai serayu_081327289xxx
         Arti keterangan tersebut :
         fotografer : widodo, judul: parak iwak, lokasi : sungai serayu, HP 08132728xxx
6.    Tidak diperkenankan mencantumkan data, tulisan / gambar apapun di bagian depan foto;
7.    Dibalik foto dilekatkan kertas, yang memuat data sbb : Judul foto; Nama dan Alamat  pemotret; No. Telp dan Hp; Peristiwa dan lokasi foto. (kertas disediakan panitia)

VIII.  Sekretariat Panitia DAN CONTACT PERSON
        Sekretariat
        LOMBA FOTO FSB 2013  MENGULIK FESTIVAL SERAYU BANJARNEGARA
        d.a.  BAGIAN HUMAS SETDA KABUPATEN BANJARNEGARA
        Jalan A. Yani No. 16 Telp. (0286) 591218, 591041, 591213 (PABX)
        Telex 25644, Fax. 591187 - Banjarnegara 53414.

Contact Person :
        -   EKO BUDI RAHARDJO, SS (Hp. 08816658134/ 082136218557)
        -   YOVI ANDRIANI, S. Sos ( Hp. 081381092211)
        -   MUJI PRAS (Hp. 081327289439/ 085747501438)
        -   M. ANHAR (Hp. 085659007302)

IX.   DEWAN JURI
-     Ir. Hery Wiyanto,(Juri Saloon Foto)
-     Anis Efisudin (Wartawan Antara)
-     Drs. Subekti Prijono





7.18.2013
Posted by ngatmow

Instagram

Arsip

Copyright 2008 BROCKBOX- Metrominimalist | Template Diutak atik Ngatmow Prawierow