Posted by : ngatmow prawierow 1.24.2014

Tanggal 19 Januari kemarin, bersama rombongan besar kantor, saya, zi dan bundanya "piknik" ke pantai teluk penyu Cilacap. Nggak jauh memang, tapi lumayan lah buat melepas kepenatan dari segala pekerjaan yang selalu menumpuk di meja kantor.

Bagi saya dan istri, perjalanan sudah dimulai jam 3 malem waktu kami terbangun karena alarm handphone. Segala persiapan langsung dilakukan terutama yang terkait dengan kebutuhan Zizi. Kenapa harus jam 3 ? karena malam harinya Zizi tidur terlalu malam dan berulang kali mengucapkan sebbuah pertanyaan yang sama :

" yah, besok kita mau ke pantai ya...pantai wonosobo kan ? zizi mau main air...."
" bukan Wonosobo sayang, tapi Cilacap...."
"tapi kan dulu waktu sama embah di Wonosobo kan pantainya...."

Gludag....
hehehe maklum lah masih anak-anak, wong saya saja sering mengalaminya kok ....

lanjut ke perjalanan, setelah persiapan yang cukup panjang, kami akhirnya dijemput bus rombongan pas jam 7 pagi untuk kemudian menempuh perjalanan selama 2 jam.


Jam 9 kami sampai di tujuan, Pantai Teluk Penyu.....tepat di depan Benteng Pendem yang menjadi lokasi acara inti pelaksanaan kegiatan family gathering kantor saya.
yang jelas, begitu lihat laut dia langsung berlari menyerbu air.... saya sama bundanya cuman bisa geleng-geleng kepala dan maklum.....zizi anak gunung hehehe

Seneng banget deh rasanya melihat dia begitu gembira dan semangat bermain air dan pasir. Bahkan sampai rambutnya yang panjang dipenuhi pasirpun dia tetap tidak bergeming dari pantai. Baru setelah dia merasa kedinginan akhirnya mau diajak bundanya menepi dan mandi air "bener".

Setelah rangkaian acara yang cukup panjang, pada jam 3 sore peserta family gathering beranjak kembali ke bis masing masing untuk segera pulang. Wajah bahagia dan senyuman mengembang di bibir masing-masing sebagai tanda bahwa mereka berbahagia.


Ada satu pelajaran yang saya ambil dari rangkaian kegiatan ini,
  keluarga adalah hal terpenting dalam rangkaian perjalanan hidup  dan sangatlah bodoh seseorang yang mengalahkan keluarganya hanya demi pekerjaan. Apapun pekerjaannya dan bagaimanapun keadaannya...... 





Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Google+

Arsip

Copyright 2008 BROCKBOX- Metrominimalist | Template Diutak atik Ngatmow Prawierow