Posted by : ngatmow prawierow 3.13.2014

Tanggal 13 Maret 2014, di Dusun Dirun, Desa Singamerta, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara digelar sebuah festival unik yang berbeda dengan festival lainnya di seputar kota Banjarnegara.
Festival Duren Dirun. Begitu kegiatan ini digaungkan ke seluruh masyarakat melalui media massa dan pemberitaan dari mulut ke mulut.

Sesuai namanya, Festival Duren (Durian) Dirun ini merupakan sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh segenap warga dusun Dirun beserta kelompok tani durian yang ada sebagai bentuk rasa syukur atas melimpahnya hasil panen mereka pada tahun ini.Selain itu juga adanya harapan warga sekitar agar dusun mereka dicanangkan dan bahkan dikukuhkan sebagai kampung duren di wilayah Banjarnegara. Kampung Duren Dirun, begitu kira-kira.

Ketua penyelenggara, Fachrur Azis, mengatakan bahwa pada awalnya festival ini hanya bersifat intern saja. Maksudnya lingkup desa namun mengundang bupati. Namun pada akhirnya Bupati Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo, justru menghendaki lain. Beliau menyarankan agar kegiatan ini di blow up-kan sekalian untuk skala yang lebih besar.

" Perlu diketahui bahwa untuk lingkup dusun Dirun saja, terdapat tidak kurang dari 7000 pohon durian dengan berbagai varietas. Dari jumlah itu hampir 50% pohon tahun ini berbuah dan dapat dipanen. " jelas Azis.


Durian Dirun memang sudah dikenal sejak jaman dahulu oleh masyarakat Banjarnegara dan sekitarnya, ada tiga jenis durian yang diunggulkan dan sangat digemari masyarakat yaitu Durian Bawuk, Durian Kenthi dan Durian Gandrung. bahkan ketiganya sedang diteliti oleh Balai Penelitian Tanaman Buah Solok, Sumatera Barat.

Festival Duren Dirun digelar secara meriah dengan diiringi kesenian tradisional kuda lumping (Ebeg) dan pemutaran film indi hasil karya pemuda setempat. Selain itu, tiga acara utama festival Duren Dirun ini yaitu Lomba Buah Durian, Pameran Buah Durian dan Lelang Buah Durian juga mendapat respon positif dari warga Banjarnegara dan sekitarnya. Terbukti dengan banyaknya pengunjung yang datang menghadiri acara ini.


Antusiasme warga dan pengunjung semakin menjadi manakala Wakil Bupati Banjarnegara, Hadi Supeno, berkenan menjadi "juru lelang" pada acara lelang durian di akhir Festival. Hampir seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ikut menawar dan membawa pulang durian asli dusun Dirun.



Kepala DPPKAD menjadi pemenang lelang pertama

siap disantap penonton dan peserta

antusiasme warga

Lomba Durian
Durian Gandrung dari Dusun Dirun

Comments
3 Comments

{ 3 komentar... read them below or Comment }

  1. wow, ternyata di Banjarnegara ada juga acara kaya gini.Salut buat warga Banjarnegara. Jadi pingin maen ke sana lagi deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenarnya durian banjarnegara dari dulu memang tidak kalah kualitas dengan durian dari daerah lain.hanya saja memang dari segi promosi masih minim sekali dan teramat sangat kurang.

      Hapus
  2. Maju terus untuk kreafitas waga dusun dirun

    BalasHapus

Google+

Arsip

Copyright 2008 BROCKBOX- Metrominimalist | Template Diutak atik Ngatmow Prawierow