Posted by : ngatmow prawierow 8.09.2012

Sekarang ini sudah mulai berkembang dengan pesat sebuah hobi baru yang memanfaatkan gadget paling memasyarakat di sekitar kita. Handphone. Fotografi dengan menggunakan handphone !! ya itulah dia. Dan dengan semakin bertambahnya peminat dan pecintanya kemudian banyak yang menyebutnya dengan istilah  Ponselgrafi

i want it mom.....
Saking cintanya dan ingin membuktikan kepada dunia bahwa fotografi dengan kamera handphone alias Ponselgrafi ini, kemudian bermunculan komunitas-komunitas baik di dunia maya (sebagai contoh adalah CoferONE - Community Photography Camera Phone) Indonesia), blog-blog dan forum yang berorientasi pada galeri foto berbasis Ponselgrafi (misalnya : my gallery, Nur alam MN, Ponselgrafi Indonesia).  Bahkan sampai ada seorang jurnalis surat kabar Inggris, The Guardian, bernama Dan Chung yang mengabadikan momen Olympiade London yang sedang berlangsung hanya dengan smartphone (iPhone 4)

Pertanyaan yang kemudian bermunculan adalah apakah perlu spesifikasi khusus untuk menekuni hobi ini, misalnya pada spesifikasi handphonenya ? apakah perlu trik dan tips khusus untuk bisa "berkarya" dengan handphone kamera ? apa yang perlu dilakukan untuk memenuhi "hasrat" fotografi dengan handphone ?
Dan masih banyak lagi pertanyaan yang kemudian muncul yang hanya bisa dijawab apabila kita mau belajar, belajar dan belajar lagi. baik melalui media internet (ikut forum atau kamunitas) atau share pengalaman langsung by COD, membaca, dan sebagainya.

Kinjeng Dom - by Bobby Indra
Berikut sedikit ulasan yang semoga berguna bagi "calon" penggemar ponselgrafi yang akan terjun langsung ke "keasyikan" yang baru ini :

Sebagai langkah awal, yang jelas dan perlu kita perhatikan adalah memilih ponsel yang akan kita gunakan sebagai "senjata" kita.Dalam memilih handphone berkamera, kebanyakan orang akan mengasumsikan bahwa kamera yang bagus dan menghasilkan foto berkualitas adalah kamera handphone dengan jumlah megapixel besar (misal 5 – 42 megapixel)
Fakta sebenarnya adalah besar angka megapixel pada kamera ponsel memiliki pengaruh kurang penting pada kualitas foto yang dihasilkan; angka megapixel hanyalah satu dari sekian banyak faktor yang membuat hasil foto berkualitas.

Fitur-fitur yang harus ada di handphone kamera :

Phylosophy Of Pencil

1. Resolusi

Diukur dalam megapixel  dan memiliki arti jumlah pixel yang terdapat dalam bidang 1 inchi. Biasanya semakin besar angka megapixel maka foto dapat dicetak lebih besar dan jelas. Namun hal ini akan berimbas pada besarnya ukuran file foto dan akan cepat memenuhi memory card ponsel.

2. Autofokus

Fitur autofokus berfungsi untuk memfokuskan objek tertentu yang ada pada hasil foto. Bila anda memilih kamera tanpa fitur autofokus (fixed focus) kemungkinan besar foto yang dihasilkan akan blur (buram).
Ada kalanya foto akan terlihat memiliki fokus yang tepat saat dilihat dari layar handphone, tapi ketika anda melihatnya dikomputer atau setelah foto diprint anda akan menyadari bahwa sebenarnya hasil foto tersebut blur.
Banyak dari kita menyepelekan fitur autofokus ini, namun bila menginginkan hasil foto yang baik autofokus merupakan fitur wajib.

3. Frames per second (FPS)

Ponsel kamera menyediakan juga fitur perekam video, dan kamera dengan megapixel besar biasanya akan menghasilkan video dengan kualitas biasa karena merekam dengan fps yang rendah.
Video merupakan kumpulan gambar yang diambil secara berurutan, semakin banyak gambar yang dapat diambil dalam 1 detik maka semakin mulus video yang dihasilkan.
24 FPS adalah nilai minimal yang harus anda pilih, sementara dengan nilai 30 FPS akan menghasilkan video yang berkualitas. Dan sebagai fitur tambahan, periksa juga apakah handphone kamera tersebut dalam merekam dalam format HD (minimal 720 p)

4. Flash light

Untuk pengambilan foto didalam ruangan lampu flash merupakan fitur yang sangat penting. Ada 3 macam tipe lampu flash, yang terbaik dan juga paling mahal adalah Xenon Flash.
Cahaya yang dihasilkan dari lampu Xenon Flash menghasilkan cahaya +/- 1000 kali lebih terang dari tipe LED, namun Xenon flash memerlukan daya baterai yang lebih besar, yang akan membuat baterai handphone lebih cepat habis.
Pilihan kedua adalah Dual LED Flash. Lampu flash tipe ini menggunakan daya baterai yang lebih hemat tapi cahaya yang dihasilkan kurang terang. Ada juga Single LED Flash, namun cahaya yang dihasilkan sangat redup dan hampir tidak berguna.

5. Lensa dan sensor kamera

Lensa kamera merupakan faktor kunci dari handphone kamera, lensa yang baik menghasilkan foto yang berkualitas. Bila memungkinkan cari handphone yang menggunakan merek lensa terkenal, contohnya Carl Zeiss.

Sensor kamera, ada dua tipe sensor kamera yaitu CCD (charge coupled device) dan CMOS (complementary metal oxide semiconductor); InfoTeknologi.com menyarankan memilih handphone kamera yang menggunakan sensor CCD, karena hasil foto akan lebih baik dan tajam. Dan biasanya semakin besar ukuran sensor semakin bagus juga hasil fotonya. Sensor yang besar biasanya direfleksikan dari ukuran lensa kamera handphone (semakin besar semakin baik)

6. White balance, exposure, dan scene mode

White balance membantu pengaturan exposure (bukaan lensa) berdasarkan kondisi cahaya sekitar. Tanpa adanya white balance dan exposure, anda akan mendapatkan hasil foto yang aneh; dimana bila anda menfoto langit biru disiang hari, hasilnya akan menjadi berwarna putih
Scene mode membantu pengaturan exposure kamera sesuai dengan kondisi pencahayaan saat malam, siang hari, berawan, indoor (incandescent dan fluorescent).
Setting ini memudahkan kita mengambil foto yang bagus tanpa perlu mengatur secara manual White balance.

kae ge !

Fitur tambahan lainnya yang perlu dipertimbangkan (opsional):

Face detection, teknologi untuk mengenali wajah dan melakukan fokus di wajah, sehingga foto tidak akan fokus ditengah-tengah gambar.
Cari handphone kamera yang memungkinkan upload foto dan video langsung dari handphone ke situs semacam Faceboo, Youtube atau Picasa.
Image stabilisation, fitur yang berguna bagi mereka yang memiliki tangan yang gemetar saat mengambil foto sehingga hasil foto tidak berbayang
User interface yang mudah, tombol kamera dan penutup lensa kamera.



Terakhir, jangan ragu untuk mencobanya. Bukan halangan bagi kita untuk bisa berkarya di bidang fotografi meskipun terbatasi ketiadaan perangkat pendukung seperti kamera. 
Dan mari kita buktikan bahwa hanya dengan handphone pun kita bisa berkarya lebih bagus atau minimal menyamai mereka yang menggunakan "perangkat hebat".

Mari kita belajar, berkembang dan berkarya bersama......

Comments
2 Comments

{ 2 komentar... read them below or Comment }

Google+

Arsip

Copyright 2008 BROCKBOX- Metrominimalist | Template Diutak atik Ngatmow Prawierow