Archive for Oktober 2012

Motivasi dari seorang Steve Jobs

Siapa yang tidak kenal dengan sosok yang satu ini? ” Steve Jobs”.  Banyak kalangan menyebutnya sebagai maestro teknologi yang menjadi legenda di Apple sekaligus pendiri Apple. Kiprah dan karir seorang Steve Jobs sendiri cukup memukau dengan inovasinya yang menghasilkan produk-produk teknologi paling diminati semisal iPhod, iPhone, iMac, dan yang lagi naik daun yaitu iPad, gadget fenomenal hingga saat ini.

Pada sebuah kesempatan berpidato di Oxford University, dia menyampaikan beberapa hal yang sangat membangkitkan semangat mahasiswa di sana. Bahkan sebuah jurnal internasional kemudian merumuskannya seperti berikut :


Kisah Pertama: Connecting The Dots (Menghubungkan Titik-Titik)

Steve memulai cerita bagaimana dia dilahirkan dan diadopsi oleh keluarga sederhana. Bahkan ayah-ibu angkatnya bukanlah lulusan universitas namun mereka berjanji akan mengirim Steve untuk kuliah. Steve melanjutkan cerita bagaimana dia kuliah di Reed College dan belajar kaligrafi dan penggunaan font. Pada saat itu tidak ada hubungan langsung antara apa yang dia lakukan saat itu dengan apa hubungannya dengan pekerjaan di masa mendatang.


Kisah Kedua: Love and Loss (Cinta dan Kehilangan)


Steve bercerita bagaimana dia membangun Apple dari garasi rumah bersama sahabat dekatnya menjadi perusahaan besar bernilai jutaan dolar. Ketika perusahaan semakin besar, Apple merekrut seseorang yang dianggap pantas untuk memimpin perusahaan. Awalnya semua berjalan baik sampai adanya perbedaan pandangan dan visi tentang masa depan perusahaan. Ternyata board of directors memihak pada pemimpin perusahaan tersebut dan Steve dipecat dari perusahaan yang dia dirikan. Bagaimana mungkin Anda dipecat dari perusahaan yang Anda dirikan sendiri?

Inilah kehilangan terbesar dari Steve Jobs. Sesuatu yang dia buat dengan sungguh-sungguh hilang begitu saja. Namun satu hal yang tidak pernah hilang dia selalu mencintai apa yang dia kerjakan. Steve memulai kembali dari awal. Dia mendirikan NeXT kemudian Pixar yang menjadi studio animasi terbesar dunia dengan film fenomenal saat itu, “Toy Story”. Pada akhirnya NeXT dibeli oleh Apple dan Steve kembali ke perusahaan yang dia dirikan dan membangun Apple bangkit dari keterpurukan.

Semua ini tidak akan terjadi jika dia tidak dipecat dari Apple. Sebab pada masa-masa itulah periode paling kreatif dia jalani. Hidup terkadang seperti pil yang sangat pahit namun diperlukan untuk menyembuhkan seorang pasien.





Kisah Ketiga: Death (Kematian)

Steve bercerita bagaimana dia menghadapi kematian ketika divonis menderita kanker pankreas yang tidak bisa disembuhkan. Dengan vonis tersebut Steve menjalani hari-harinya dengan berbuat yang terbaik setiap hari yang bisa dia lakukan.

Setiap kali hendak bekerja Steve mengajukan pertanyaan, “Jika hari ini adalah hari terakhir hidup saya, apakah saya ingin melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?”

Mengingat bahwa kita akan mati akan membantu untuk selalu membuat pilihan besar dalam hidup.


Penutup

Steve menutup pidatonya dengan bercerita kisah di masa muda ketika dia dan teman-teman memilih sebuah kutipan dari majalah. Kutipan itu pula yang dia sampaikan buat seluruh mahasiswa Stanford yang baru lulus, “Stay Hungry, Stay Foolish”.

Inilah “call to action” atau seruan yang diinginkan Steve Jobs agar diingat oleh audiens setelah pidatonya berakhir.
Tetaplah merasa lapar dan bodoh, agar Anda terus belajar dan mencari sesuatu yang besar dan bermanfaat buat hidup Anda.


Sumber : http://www.presentasi.net
10.25.2012
Posted by ngatmow

Hal Durhaka kepada suami dan istri


Dalam hidup berumah tangga istri adalah perhiasan bagi suaminyanya. Demikian juga sebaliknya, suami juga adalah perhiasan istri.  


Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab perilaku durhaka istri terhadap suami, antara lain :
  1. Kedudukan sosial istri lebih lebih tinggi daripada kedudukan suami,
  2. Istri lebih kaya dari suami,
  3. Istri lebih pandai dari suami,
  4. Watak istri lebih keras dari suami,
  5. Istri berasal dari lingkungan budaya yang menempatkan perempuan lebiih berkuasa daripada suami,
  6. Istri tidak mengerti tuntunan agama yang menempatkan istri dan suami pada ketentuan yang sebenarnya.
Adapun 20 perilaku durhaka istri terhadap suami adalah sebagai berikut :

1. Mengabaikan Wewenang Suami.

Di dalam rumah tangga, istri adalah orang yang berada di bawah perintah suami. Istri bertugas melaksanakan perintah-perintah suami yang berlaku dalam rumah tangganya. Rasulullah menggambarkan seandainya seorang suami memerintahkan suatu pekerjaan berupa memindahkan bukit merah ke bukit putih atau sebaliknya, maka tiada pilihan bagi istrinya selain melaksanakan perintah suaminya.

2. Menentang Perintah Suami.

Di dalam rumah tangga, perintah yang harus dilaksanakan istri adalah perintah suami. Begitu juga larangan yang harus dilaksanakan istri adalah larangan suaminya.
Sabda Rasulullah : " Tidaklah seorang perempuan menunaikan hak Tuhannya sehingga ia menunaikan hak suaminya". (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Hadits tersebut tidak serta merta menempatkan kedudukan suami sederaja dengan Tuhan, tetapi hanya menerangkan bahwa jika hak suami untuk ditaati isstrinya yang sesuai dengan ketentuan Allah itu dilanggar oleh istrinya, ini berarti sama dengan istri melanggar perintah Allah SWT.

3. Enggan Memenuhi Kebutuhan Seksual Suami.

Perkawinan diatur oleh syari'at Islam untuk memberikan jalan yang halal bagi suami dan istri untuk melakukan hubungan seksual atau penyaluran dorongan biologis. Dengan demikian manusia dapat melakukan regenerasi keturunan dengan cara yang diridlai Allah SWT.
Karena itu, Islam menegaskan bahwasanya istri yang menolak ajakan suaminya berarti membuka pintu laknat terhadap dirinya.

4. Tidak Mau menemani Suami Tidur.

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda : " ... Bila seorang istri semalaman tidur terpisah dari ranjang suaminya, maka malaikat melaknatnya sampai Shubuh."

Bila istri ingin tidur sendiri, sedang suaminya berada di rumah pada malam harinya, maka ia harus meminta ijin terlebih dahulu pada suaminya.

5. Memberatkan Beban Belanja Suami.

Allah SWT telah menegaskan bahwa setiap suami bertanggung jawab memberi nafkah istrinya sesuai dengan kemampuan. Istri yang menyadari bahwa suaminya miskin tidak dibenarkan menuntut belanja dari suaminya hanya mempertimbangkan kebutuhannya sendiri sehingga memberatkan suaminya.

6. Tidak Mau Bersolek Untuk Suaminya.
Para istri diperintahkan untuk berkhidmat pada suaminya, termasuk mengurus dirinya sendiri dengan berhias dan berdandan sehingga dapat menyenangkan hati suaminya dan menimbulkan gairah dalam hidup bersama dirinya.

7. Merusak kehidupan Agama Suami.
Istri diperintahkan untuk membantu suaminya dalam menegakkan kehidupan beragama, sedangkan suami diperintahkan untuk membimbing istri menjalankan agamanya dengan baik. Karena itu, kalau istri tidak mau membatu suami menegakkan agama, apalagi merusak iman dan akhlak agama suami, sudah tentu ia menjerumuskan suaminya ke dalam neraka.

8. Mengenyampingkan Kepentingan Suami

Dari Aisyah ra, ujarnya : saya bertanya kepada Rasulullah SAW . : " Siapakah orang yang mempunyai hak paling besar terhadap seorang wanita?" Sabdanya : " Suaminya". Saya bertanya : " Siapakah orang yang paling besar haknya terhadap seorang lelaki. " Jawabnya : "Ibunya". (HR.Bazaar dan Hakim; Hadits hasan)

Jelaslah Hadits di atas bahwa kepentingan suami harus lebih didahulukan oleh seorang istri daripada kepentingan ibu kandungnya sesndiri.

9. Keluar Rumah Tanpa Izin Suami.

Istri ditetapkan oleh Islam menjadi wakil suami dalam mengurus rumah tangga. Karena itu bilamana ia keluar meninggalkan rumah, maka dengan sendirinya ia harus lebih dulu mendapatkan izin suaminya. Bila ia tidak minta izin dan keluar rumah dengan kemauannya sendiri, maka ia telah melanggar kewajibannya terhadap suami, sedangkan melanggar kewajiban berarti durhaka terhadap suaminya.

10. Melarikan Diri Dari Rumah Suami

Rasulullah saw bersabda : "Dua golongan yang sholatnya tidak bermanfaat bagi dirinya yaitu hamba yang melarikan diri dari rumah tuannya sampai ia pulang; dan istri yang melarikan diri dari rumah suaminya sampai ia kembali." (HR. Hakim, dari Ibnu 'Umar)

11. Menerima Tamu Laki-laki Yang Tidak Disukai Suami.

Dalam sebuah Hadits, Rasulullah telah menegaskan bahwa seorang istri diwajibkan memenuhi hak-hak suaminya. Diantaranya yaitu :
a. Tidak mempersilakan siapapun yang tidak disenangi suaminya untuk menjamah tempat tidurnya.
b. Tidak mengizinkan tamu masuk bila yang bersangkutan tidak disukai oleh suaminya.
(HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi, Hadits hasan shahih)

12. Tidak Menolak Jamahan Lelaki Lain.

".... maka wanita-wanita yang shalih itu ialah yang taat lagi memelihara (dirinya dan harta suaminya) dikala suaminya tidak ada sebagaimana Allah telah memeliharanya..." (QS. An-Nisaa' (4) ayat 34)

Rasulullah menjelaskan bahwa seorang istri yang membiarkan dirinya dijamah lelaki lain boleh diceraikan. Hal itu menunjukan bahwa perbuatan istri tersebut adalah durhaka terhadap suaminya.

13. Tidak Mau merawat Ketika Suami Sakit.

Bila seorang istri menolak merawat suami yang sakit dengan alasan sibuk kerja atau tidak ada waktu karena merawat anak, maka ia telah melakukan tindakan yang tidak benar.

14. Puasa Sunnah Tanpa Izin Saat Suami Di Rumah.

Dari Abu Harairah, bahwa Rasulullah saw. bersabda: " Seorang istri tidak halal berpuasa ketika suami ada di rumah tanpa izinnya." (HR. Bukhari dan Muslim)

15. Menceritakan Seluk Beluk Fisik Wanita Lain Kepada Suami.

Dari Ibnu Mas'ud, ujarnya : Rasulullah saw. bersabda: "Seorang wanita tidak boleh bergaul dengan wanita lain, kemudian menceritakan kepada suaminya keadaan wanita itu, sehingga suaminya seolah-olah melihat keadaan wanita tersebut." (HR. Bukhari dan Muslim)

16. Menolak Kedatangan Suami Bergilir Kepadanya.

Seorang istri yang dimadu, tetap mempunyai kewajiban untuk mentaati perintahnya, menyenangkan hatinya, berbhakti dan selalu berperilaku baik kepada suaminya ketika ia datang bergilir.

17. Mentaati Perintah Orang Lain Di Rumah Suaminya.
18. Menyuruh Suami Menceraikan Madunya

19. Minta Cerai Tanpa Alasan Yang Sah.

20. Mengambil Harta Suami Tanpa Izinnya.


Begitu juga Sebaliknya, dari sebuah artikel ada juga kriteria hal-hal bagi para suami yang bisa dianggap durhaka pada istrinya yaitu :
  1. Tidak mau melunasi hutang mahar (mas kawin).
  2. Menarik kembali mahar tanpa keridloan istri.
  3. Menelantarkan belanja istri.
  4. Melanggar persyaratan istri atau keluarganya.
  5. Tidak menyediakan tempat tinggal.
  6. Tidak memberi kebutuhan seksual istri.
  7. Menyenggamai istri pada waktu haid.
  8. Memperlakukan istri dengan kasar.
  9. Membiarkan istri berbuat nusyuz yaitu melakukan perbuatan-perbuatan yang sifatnya menyakiti hati suaminya, tidak taat padanya, menolak kebutuhan suaminya, bepergian tanpa izinnya, bermain mata dengan lelaki lain serta tidak bisa menjaga kehormatan dan harta suaminya.
  10. Mengajak istri berbuat dosa.
  11. Membebani kerja istri diluar kemampuannya.
  12. Tidak adil dalam menggilir istrinya (bagi yang berpoligami).
  13. Mengusir istri dari rumahnya.
  14. Melimpahkan tanggungjawab suami kepada istri.
  15. Menuduh istri berbuat zina tanpa bukti sah.
  16. Menceraikan istri dengan sewenang-wenang.
  17. Memeras istri baik secara fisik maupun mental.
  18. Menyebarkan rahasia hubungan suami istri kepada orang lain.
  19. Menempatkan istri serumah dengan ipar laki-laki.
  20. Tidak memberi pesangon istri dalam masa iddah.
Semua perilaku durhaka  diatas sudah sering kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di televisi, tetangga kita atau bahkan secara tidak sadar, kita pernah khilaf melakukannya. Masih ada waktu untuk memperbaiki, kita harus menjadi manusia yang lebih baik dari hari ini dan menjadikan keluarga kita sebagai sarana ibadah demi mencari ridho-Nya .
sumber : (20 perilaku durhaka suami terhadap istri,Drs.M.Thalib)


10.17.2012
Posted by ngatmow

Model Finansial Arsenal dan Mengapa Fans Perlu Memahaminya

Akhir-akhir ini fans Arsenal sering diolok-olok fans klub lain yang berhasil memboyong pemain terbaik Arsenal musim lalu, Robin Van Persie dan Alex Song. Van Persie sebagai pencetak gol terbanyak dengan 37 gol dan Alex Song sebagai pengumpan terbaik dengan 14 assist musim lalu. Van Persie yang kontraknya dengan Arsenal sisa setahun dijual ke Manchester United dengan harga £22,5 juta + add on £1,5 juta tergantung pencapaiannya bersama klub barunya. Alex Song yang kontraknya masih sisa 3 tahun bersama Arsenal dijual ke Barcelona dengan harga £15 juta. Penjualan dua pemain terbaik Arsenal musim lalu ini kontan menjadi cibiran fans klub baru mereka, Manchester United dan Barcelona.

Tuduhan bahwa Arsenal adalah “selling club”, “feeder club”, tidak berambisi untuk menjadi juara, muntah dari mulut mereka, sambil mengabaikan fakta bahwa Arsenal sudah membeli 3 pemain internasional sebelum menjual RVP dan Song: Giroud top skorer liga Perancis musim lalu, Podolski langganan timnas Jerman, dan Cazorla, pemain Spanyol yang sudah memegang trofi Piala Euro 2 kali.


Arsenal membeli ketiga pemain itu dengan harga relatif murah, ketiganya di bawah angka £20 juta. Sebagai catatan selama ini Arsenal belum pernah membeli pemain di atas £20 juta. Klub pelit kata mereka dan mungkin sebagian dari kita (Gooners). Padahal kalau saja fans memahami bagaimana model finansial Arsenal bekerja, pujianlah seharusnya yang diberikan kepada Arsenal. Bagaimana Arsenal bisa menjalankan klub dan tetap berkompetisi di tengah arus uang yang tidak wajar yang beredar di klub-klub papan atas Eropa. Tulisan ini akan sedikit membahas model finansial Arsenal agar fans sepakbola terutama fans Arsenal bisa lebih memahami posisi klub sehingga bisa menyamakan suara dalam mendukung klub tercinta ini, which is by far the greatest club the world has ever seen.

Sebelum era Roman Abramovich di Chelsea, klub-klub di Premier League hanya punya satu model finansial, yaitu model Arsenal. Menjadi membingungkan ketika jurnalis bola di Inggris dan ex pemain EPL secara kurang cerdas menyimpulkan model finansial Arsenal harus berubah. Padahal model finansial Arsenal tidak berbeda dengan Manchester United. Liverpool, Spurs dan hampir semua klub liga Inggris mengadopsi model yang sama. Model ini adalah menjalankan klub dengan tujuan tidak bangkrut, bisa exist untuk jangka panjang, dengan cara mendapatkan profit atau setidaknya break-even setiap tahunnya dan terus mengembangkan pendapatan. Prestasi di liga menjadi jaminan agar finansial klub bisa terus berkembang bukan sebaliknya: menjalankan klub dengan tujuan dapat trofi di liga tapi finansial klub merah dan klub terancam bangkrut. Model finansial Arsenal mengharuskan klub hidup mandiri artinya pendapatan klub digunakan untuk pengeluaran klub. Tidak ada sumber pengeluaran lain selain dari pendapatan dan utang.

Utang klub dikelola dengan baik, setiap tahun cicilan utang harus bisa dibayar. Demikianlah model finansial Arsenal, MU dan klub-klub bola lainnya yang tidak berbeda dengan sebuah perusahaan yang sehat.
Yang menjadi anomali adalah Chelsea dan Manchester City karena kedua klub ini mengadopsi model finansial yang berbeda. Setiap tahun kedua klub ini merugi, karena membeli pemain dengan harga mahal dan gaji tinggi demi prestasi. Kerugian klub ditutup dengan uang pribadi pemiliknya. Kedua klub ini dibiayai oleh milyuner yang tidak sayang uangnya dibuang setiap tahunnya, demi trofi dan gengsi. Milyuner yang “dermawan” ini kita sebut Sugar Daddy, sebutan slang untuk om-om yang memberikan permen gratis ke anak muda dengan imbalan kepuasan seksual.

Analogi Sugar Daddy ini cukup akurat mengingat Roman Abramovich telah memberikan Chelsea “trofi gratis”, dan imbalannya ia mendapatkan kenikmatan yang mungkin setara dengan kepuasan seksual. Maka tak heran kalau Roman gemar masuk kamar ganti pemain Chelsea, mengintervensi pekerjaan Manajer, dan ikut menentukan pemain mana yang harus dibelinya. Karena kenikmatan hasil dari prestasi klub disamakan sebagai kenikmatan personal juga. Chelsea adalah Roman, Roman adalah Chelsea. Hal yang sama sekarang terjadi di Manchester City walaupun lingkupnya tidak personal lagi tapi “brand” sekelompok Sheikh kaya raya dari Arab.

Apakah model finansial Arsenal harus diubah menjadi model Sugar Daddy yang diadopsi Chelsea dan Manchester City? Orang yang rasional dan hidup di dunia yang waras akan bingung dengan usulan demikian. Mengapa harus menukar keuangan yang sehat dengan keuangan yang terancam bangkrut + beberapa permen gratis (baca: trofi)? Mengapa harus mencari Sugar Daddy dan menggantungkan nasib klub kepadanya? Fans mungkin akan tergiur, kalau tidak dijelaskan secara gamblang ancaman apa yang akan terjadi di masa depan dengan model finansial Sugar Daddy seperti Chelsea dan City.

Sugar Daddy datang menawarkan harapan, menyelamatkan klub dari kebangkrutan dan memberikan prestasi. Janji itu memang terbukti di awal-awal musim. Roman membayar seluruh utang Chelsea, mengambil alih klub dengan harga cukup murah (karena kondisi keuangan klub yang parah), membeli pemain-pemain mahal dengan gaji tinggi, dan Chelsea menjadi juara. Dalam dua tahun, sosok Roman menjelma menjadi Godfather, tokoh yang dipuja seluruh anggota sindikat Chelski. Bagi sebagian orang ia malah dianggap Messiah, penyelamat klub yang tidak hanya menjanjikan surga tapi juga membawa seluruh pengikutnya ke surga.

Tentunya Roman juga punya rencana. Ia bukan dermawan. Ia pengusaha yang tentunya ingin Chelsea memberikan pemasukan baginya selain menarik uang pribadinya. Tidak ada Messiah yang mencetak uang asli di dunia ini tanpa henti dan bisa terus-menerus membiayai klub yang merugi setiap tahunnya. Idealnya dalam jangka panjang Roman ingin Chelsea semakin laku jual secara komersil berkat prestasinya di Inggris dan Eropa, dan kemudian menjadi klub yang menguntungkan. Tapi kenyataan tidak selalu sesuai rencana. Setelah 9 tahun memiliki Chelsea, keuangan Chelsea selalu merugi setiap tahunnya walaupun gelar juara liga, FA Cup dan terakhir Champions League sudah di tangan.

Kerugian Chelsea per tahun (sumber: swissramble)

Grafik di atas menunjukkan kerugian Chelsea per tahun. Tahun 2005 kerugian Chelsea mencapai hingga £140 juta karena di tahun itu Mourinho membeli pemain-pemain mahal dalam jumlah banyak demi berkompetisi dengan MU dan Arsenal. Tahun-tahun berikutnya kerugian lebih sedikit tetapi tetap signifikan bila dibandingkan dengan klub-klub lainnya. Rata-rata kerugian £70 juta (setara dengan Rp 1 triliun) setiap tahun tidak bisa dianggap enteng oleh institusi apapun di dunia. Angka kerugian tersebut sangat besar jika dibandingkan dengan klub-klub EPL lainnya. Namun kerugian Chelsea per tahun pada tahun 2010 akhirnya menemukan rivalnya, Manchester City. Klub Sugar Daddy baru ini mencetak rekor kerugian £121 juta pada tahun 2010 dan £197 juta pada tahun 2011. Total kerugian £318 juta dalam 2 tahun memang akhirnya menghasilkan trofi liga Inggris di tahun 2012, namun pantaskah harga yang dibayar itu?

Perbandingan Laba/(Rugi) Klub-klub EPL 2 tahun terakhir (sumber: swissramble)

Dari grafik di atas bisa dilihat anomali Manchester City dan Chelsea daripada klub-klub lainnya. Manchester United mengalami kerugian yang cukup besar di tahun 2010 namun bisa bangkit di tahun 2011 berkat kontrak sponsorship yang baru. Liverpool dan Tottenham juga mencatat kerugian di laporan keuangannya walaupun tidak terlalu besar dan hanya Arsenal yang selalu mencatatkan profit di laporan keuangannya.
Pertanyaan baru akan muncul: jika Chelsea gagal selama 9 tahun ini membalikkan kondisi keuangannya dari rugi menjadi untung walaupun sudah mendapatkan beberapa gelar, akankah Manchester City juga mengalami hal yang sama? Apakah kebijakan mengeluarkan uang banyak untuk membeli pemain-pemain bagus yang mahal untuk memenangkan gelar (terbukti berhasil) akan berhasil membuat klub menjadi sehat finansialnya dalam jangka panjang?

Karena tidak mungkin Sugar Daddy sekaya apapun mau dan mampu menanggung kerugian klub selama 10, 15 atau 20 tahun berturut-turut. Berapa lama batas kesabaran Sugar Daddy? Bila setiap tahun mereka menderita kerugian dan klub tidak pernah bisa keluar dari zona merah finansial, kita bisa prediksi pada akhirnya Sugar Daddy akan pergi atau berhenti memberikan permen gratis lagi. Ini asumsi rasional dan sudah terjadi pada Malaga, yang Sugar Daddy-nya mulai terlihat akan hengkang walaupun klubnya akhirnya berhasil masuk Liga Champions musim ini. Pemain-pemain bagusnya dijual dengan harga obral. Salah satunya Santi Cazorla yang dibeli Arsenal. Pemain yang di dua match awal sudah menunjukkan potensi player of the year.

Pertanyaan terakhir mengenai model finansial Sugar Daddy: apakah model ini bisa berhasil? Model ini berhasil menghantarkan gelar juara ke beberapa klub yang konsisten mengeluarkan uang banyak. Namun apakah model ini bisa menghantarkan klub ke jajaran klub elit dunia, yang pendapatannya jauh di atas klub-klub lainnya. Yang pendapatannya mampu membeli pemain mahal, bayar hutang dan tetap profit. Mampukah Manchester City menjadi Manchester United baru? Klub terkaya dunia yang kekuatan komersialnya demikian besar hingga mampu membiayai take-over Glazers dengan sendirinya. Dengan kata lain Glazers tak perlu mengeluarkan uang sedikitpun dari kantong pribadinya untuk memiliki MU karena keuntungan dari operasional MU cukup untuk membayar utang akuisisinya, paling tidak sampai saat ini.

Bila model ini tidak berhasil dalam jangka panjang, maka klub-klub Sugar Daddy berada di ambang kehancuran. Sesaat setelah Sugar Daddy memutuskan untuk meninggalkan klub, tahun itu juga Sugar Daddy Club terancam masuk administarsi (baca: bangkrut). Karena tidak ada lagi yang mau menanggung tingkat kerugian yang tidak wajar setiap tahunnya itu. Nasib sebuah klub sepakbola digantungkan pada Sugar Daddy-nya. Seorang Messiah yang juga seorang Pencabut Nyawa. Surga atau neraka sebuah klub tergantung pada satu orang. Tragis ya?

Kembali ke Arsenal. Bila model Sugar Daddy Club masa depannya terlihat suram, lalu apakah masa depan model finansial self-reliance seperti Arsenal ini cerah? Faktanya Arsenal terus menjual pemain terbaiknya setiap tahun. Tahun lalu Nasri dan Fabregas, tahun ini RVP dan Song. Apakah Arsenal ditakdirkan menjadi selling club, feeder club bagi Sugar Daddy Club? Kehilangan pemain terbaiknya setiap tahun, bagaimana mungkin bisa bersaing dengan klub-klub yang jor-joran membeli pemain? Kegelisahan-kegelisahan seperti ini memenuhi kepala fans Arsenal dan menjadi bahan cibiran fans klub lain.

Faktanya Arsenal memang sulit bersaing secara finansial dengan Sugar Daddy Club (Chelsea, Man City) dan Established Club (Man United) atau Government Club (Barcelona dan Real Madrid). Established Club seperti MU ini maksudnya klub yang sudah mapan secara komersial. Memiliki jaringan sponsorship yang kuat di seluruh dunia dan jaringan fans yang mendunia. Government Club seperti Barcelona dan Real Madrid adalah klub-klub yang sering ditolong pemerintah setempat, dimudahkan untuk meminjam uang di bank-bank setempat. Maka tidak heran Barcelona dan Real Madrid yang pendapatan dari broadcasting TV-nya lebih besar dari 18 klub La Liga lainnya digabungkan tetap memiliki hutang ke bank hampir setengah milyar euro.

Government Club ini klub yang tidak mungkin bangkrut, too big to fail kata orang keuangan. Kalau Real Madrid punya Raja Spanyol yang akan selalu mem-bailout klub ini, Barcelona adalah simbol kebanggaan seluruh rakyat Catalunya yang tidak mungkin dibiarkan bangkrut rakyatnya.

Sugar Daddy Club, Established Club dan Government Club adalah lawan-lawan Arsenal. Kalau ibarat pertandingan tinju, mereka kelas berat, kita kelas menengah. Bagaimana mungkin seorang Pacquiao bisa mengalahkan Klitschko? Di sepakbola tidak ada yang tidak mungkin. Montpellier, klub gurem itu baru saja memenangkan liga Perancis musim lalu, mengalahkan Sugar Daddy Club PSG. Dan striker no.1 nya saat ini bersama Arsenal, Oliver Giroud. Arsenal bisa mengalahkan klub-klub kelas berat tersebut, hanya dengan The Arsenal Way.

Bagian dari The Arsenal Way adalah manifesto ini: We’re not a selling club. We’re a trading club. We buy cheap and sell high. Untuk penjelasan lebih lanjut, silakan baca artikel di blog ini: Poznan in My Pants. Artikel tersebut menjelaskan dengan sangat detail mengapa Arsenal bukan a selling club.

Menjadi trading club adalah niscaya, untuk bisa berkompetisi dengan tiga kelompok klub kelas berat tersebut. Untuk saat ini sumber dana Arsenal tidak cukup untuk menaikkan Arsenal ke level yang sejajar dengan klub kelas berat namun hal ini tidak akan berlangsung selamanya. Grafik berikut menjelaskan mengapa.
Pendapatan Klub EPL

Arsenal di tahun 2005 adalah klub yang pendapatannya lebih kecil daripada Liverpool dan Chelsea sebelum era Roman. Tahun 2011 Arsenal dan MU pendapatannya naik hampir 100% sedangkan Chelsea yang didukung Sugar Daddy hanya naik 51%, hampir sama dengan Liverpool. Manchester City dan Tottenham juga naik drastis dari segi persentase pendapatan namun secara nominal masih jauh dari level pendapatan MU, Arsenal, Chelsea.

Satu-satunya sumber peningkatan drastis pendapatan Arsenal adalah pindahnya klub ke stadion Ashburton Grove dari Highbury. Arsenal era Highbury berhasil mendapatkan beberapa gelar dan mampu bersaing dengan MU, namun di Eropa tertinggal jauh. Dengan stadion berkapasitas 35.000 orang, pendapatan dari tiket sangat kecil dibandingkan dengan MU yang stadionnya berkapasitas 75.000. Pindah ke Ashburton Grove menaikkan pendapatan tiket Arsenal menjadi yang tertinggi di Inggris, mampu bersaing dengan MU. Namun mengapa masih ada selisih £100 juta di pendapatan final? Dua grafik berikut ini menjelaskannya.

Commercial Revenue

Shirt Sponsorship

Grafik pertama menunjukkan bahwa pendapatan komersial Arsenal jauh tertinggal dari klub-klub besar Eropa. Pendapatan komersial Arsenal hanya sekitar 40 juta lebih, sedangkan MU 100 juta lebih dan yang terhebat Bayern Muenchen, Real Madrid dan Barcelona yang sekitar 150 juta lebih. Jadi pendapatan komersial Arsenal hanya sekitar 40% MU dan 25% dari klub dengan pendapatan komersial tertinggi. Pahit memang, tapi ini juga menjadi alasan kita dapat berharap pada masa depan yang cerah. Pandangan half-full glass akan berasumsi Arsenal masih punya potensi untuk meningkatkan pendapatan komersialnya sebesar 100 juta. Dengan kondisi pendapatan seperti sekarang saja Arsenal sudah bisa profit setiap tahunnya, bayangkan jika ditambah pendapatan 100 juta per tahun dari komersial. Angka yang fantastis dan menjadi PR besar tim Ivan Gazidis untuk mencapainya.

Grafik kedua menunjukkan pendapatan khusus dari sponsorship kaos tim. Lagi-lagi Arsenal tertinggal. Hanya sekitar 13 juta per tahun, sedangkan MU 45 juta per tahun (sebelum deal dengan Chevrolet yang gila itu) dan yang tertinggi Barcelona dengan 52 juta pertahun. Dengan sudut pandang half-full glass kita bisa kembali optimis ada potensi menaikkan pendapatan dari sponsorship kaos sebesar 30 juta per tahun.
Pertanyaannya mengapa Arsenal demikian jauh tertinggal dari segi pendapatan komersial? Hal ini disebabkan karena stadion baru. Untuk membangun stadion baru yang menelan biaya sekitar £500 juta, Arsenal butuh sumber dana yang besar. Salah satunya lewat kontrak dengan Emirates senilai £100 juta bayar di muka untuk hak penamaan stadion selama 15 tahun (maka Ashburton Grove menjadi The Emirates) dan hak merk “Flying Emirates” di kaos tim selama 10 tahun. Angka ini fantastis pada waktu itu, dan dengan pembayaran kontan di muka sangat membantu pembangunan stadion. Namun angka itu menjadi biasa saja jika dibandingkan dengan sponsorship kaos tim MU yang 45 juta per tahun sedangkan Arsenal hanya 100 juta per 10 tahun (termasuk stadion naming right) yang juga telah dihabiskan untuk membangun stadion.

Kontrak sponsorship kaos tim ini akan selesai di tahun 2014. Dan Arsenal sangat mungkin mendapatkan deal yang sebagus MU untuk kontrak ke depan. Tambahan sekitar 30-40 juta per tahun dari sponsorship kaos tim sudah di depan mata 2 tahun lagi. Namun untuk saat ini kita hanya bisa gigit jari dengan sabar menunggu masa kontrak habis.

Pendapatan komersial Arsenal juga mulai digenjot tim Marketing dengan mengadakan Tour Asia sejak 2 tahun lalu. Wenger yang biasanya memilih pre-season di training camp yang sepi dan terisolir terpaksa berkompromi demi pendapatan komersial yang dapat digunakan untuk memperkuat tim. Nilai positif dari Tour Asia ini adalah ditandatanganinya sejumlah sponsorship baru dengan produk regional. Mari kita tunggu laporan keuangan tahun 2012 ini, seberapa besar peningkatannya.

Dari paparan di atas sudah jelas Arsenal untuk saat ini tidak sejajar dengan Tiga Kelompok Klub Kelas Berat (Sugar Daddy Club, Established Club, Government Club). Namun hal ini tidak berarti kita akan selamanya begitu. Tahun 2014 akan memulai babak baru dari naik kelasnya Arsenal. Mungkin dari kelas menengah ke kelas ringan dahulu, sebelum secara perlahan naik ke kelas berat, dari segi pendapatan klub.
Maka jangan heran kalau Arsenal tidak akan sanggup membayar Van Persie £250.000/minggu sebagaimana yang dibayar MU. Arsenal menawarkan kontrak baru ke Van Persie senilai £150.000/minggu yang sudah merupakan sebuah rekor untuk klub namun ditolak Van Persie yang ingin hidup nyaman kaya raya untuk 4 tahun ke depan. Van Persie memilih membuang status legenda Arsenal demi hidup nyaman di Manchester, musuh abadi Arsenal. Kita persilakan kalau ia lebih memilih uang daripada cinta. Silakan bergabung dengan Shrek and friends jika Van Persie menolak berasosiasi dengan pemain-pemain ganteng dan cerdas seperti Arteta, Ramsey dan Wilshere dan terima kasih atas cek senilai £24 juta hasil transfermu, pemain yang kami beli dengan harga murah, hanya £2,5 juta saja.

Song meminta naik gaji padahal sisa kontraknya dengan Arsenal masih 3 tahun. Song mengatakan ia cinta dengan Arsenal, dan ingin tinggal di Arsenal tapi ngotot minta naik gaji. Arsenal mengatakan padanya pembicaraan kontrak baru akan dilakukan setelah 1 September, karena sedang konsentrasi transfer pemain baru. Agen Song diam-diam melakukan deal dengan Barca dan meng-ultimatum Arsenal karena tahu setelah 1 September kesempatan untuk pindah bagi Song bisa lenyap. Song ngambek, malas-malasan di latihan dan selalu datang telat. Bahkan di pre-season di Cologne membangkang hingga Steve Bould, asisten Manager Arsenal sampai harus berbenturan fisik dengannya. Demi kenaikan £15.000/minggu Song akhirnya memilih membuang “cinta”-nya. Arsenal mempersilakan ia pergi. Klub lain mungkin akan tunduk pada kemauan pemain dan memberikan apa yang mereka minta, The Arsenal Way adalah klub tidak bisa didikte oleh pemain, jika tidak cocok dengan apresiasi klub, pintu keluar terbuka lebar-lebar.

The Arsenal Way adalah bersikap cerdik di tengah kompetisi yang ketat ini sambil menunggu peluang emas di 2014. Memanfaatkan kekuatan yang lain daripada head-to-head spending competition dengan klub-klub kaya. Untuk melawan klub-klub dengan sumber daya finansial yang jauh lebih besar, Arsenal harus memanfaatkan scouting networknya. Arsenal akan selalu menemukan pemain murah, baik yang muda maupun yang berpengalaman. Permata yang bagus namun belum dipoles menjadi bintang. Laurent Koscielny salah satu contohnya. Pemain yang bisa menjadi center back terbaik musim ini luput dari pengamatan klub-klub besar. Oliver Giroud contoh lainnya. Top skorer ini dibeli murah karena eksploitasi buy out clause di kontraknya, dan Wenger berhasil meyakinkannya untuk tidak bergabung dengan Chelsea. Santi Cazorla, bagaimana mungkin MU lupa dengan pemain ini sedangkan mereka sangat butuh pengganti Scholes?
Apa saja kekuatan Arsenal yang berbeda dengan kompetitornya? Mari kita bahas.

Musim lalu Arsenal hampir mendapatkan Juan Mata sebelum Chelsea men-sabotase dengan tawaran lebih besar. Minggu lalu Nuri Sahin, sebelum Liverpool berani bayar gila untuk sebuah transfer pinjaman tanpa hak beli di akhir musim. Arsenal juga sudah mengikuti Eden Hazard sejak dulu. Samir Nasri didatangkan dengan harga murah. Podolski dan Cazorla adalah hasil pengamatan bertahun-tahun lampau. Untuk setiap Juan Mata dan Sahin yang lepas, selalu ada Koscielny dan Cazorla yang didapatkan. Kekuatan Arsenal ada pada scouting network-nya, pada jaringan mata-mata yang dibentuk Wenger sejak pertama kali menginjak London.

Kekuatan Arsenal kedua ada pada akademinya. Jack Wilshere dan Kieran Gibbs adalah produk akademi Arsenal. Arsenal juga berhasil menciduk bakat muda Barcelona penerus Fabregas seperti Jon Toral dan Hector Bellerin. Nama-nama seperti Zak Ansah, Chuba Akpom, Serge Gnarby akan mengisi Premier League 3-4 tahun lagi. Semalam mereka mengalahkan Marseille 3-0 di NextGenSeries, Champions League untuk U-19. Arsenal di era Wenger selalu terkenal sebagai pencetak bintang baru dan tidak ada alasan hal itu akan berhenti. Yang lebih menjanjikan adalah bintang-bintang baru ini sekarang juga berkebangsaan Inggris. Paling tidak mereka tidak memiliki DNA Barca, jadi kemungkinan pindah ke Barcelona di masa depan lebih kecil. Untuk pindah ke MU, Chelsea atau City juga bisa diblokir dengan kemampuan finansial kita yang baru di tahun 2014.


Kekuatan Arsenal ketiga ada pada Arsene Wenger. Tujuh tahun tanpa trofi, namun orang-orang melupakan bahwa Arsenal pernah dibawa Wenger tak terkalahkan dalam satu musim. Invincible Record ini tidak terpecahkan sampai sekarang dan mungkin akan sangat sulit disamakan di masa depan. Wenger mempunyai kemampuan memoles pemain biasa menjadi pemain bagus, pemain bagus menjadi pemain kelas internasional, pemain kelas internasional menjadi pemain kelas dunia. Dan pemain-pemain Arsenal ini walaupun tujuh tahun tanpa trofi pernah begitu dekat dengan trofi. Hal ini yang dilupakan orang-orang. Final Liga Champions tahun 2006, memimpin puncak klasemen hingga bulan Maret di tahun 2008, dan bulan Februari di tahun 2011 sebelum akhirnya terjun bebas akibat cedera pemain di saat-saat penting. Arsenal pernah begitu dekat, namun gagal finish. Di lapangan hijau musim lalu Arsenal mampu mengalahkan Manchester City dan Chelsea, dua klub Sugar Daddy. Kekuatan finansial memang menentukan kekuatan skuad, namun pertandingan di lapangan hijau tetap 11 lawan 11. Asalkan tidak cedera bersamaan dan punya kekuatan pelapis yang cukup, Arsenal mampu mengimbangi tim manapun di lapangan hijau.

The Arsenal Way adalah soal hidup di atas kaki sendiri. Tidak bergantung pada Sugar Daddy, pada Pemerintah. We spend what we have. Pengeluaran selalu harus lebih kecil daripada pendapatan. Bukankah itu yang diajarkan orang tua kita dulu? Membesarkan anakmu sebagai seorang Gooner amat mudah, cukup ajarkan The Arsenal Way. Coba bayangkan sulitnya orang tua fans Chelsea membesarkan anaknya. Bagaimana ia bisa meyakinkan anaknya untuk hidup berhemat dan tidak boros sembari mengajarkannya The Chelsea Way: tidak apa-apa boros asalkan berprestasi.

Fans-fans klub Sugar Daddy tidak hidup dalam realita dunia. Mereka bangga ketika klubnya membayar mahal untuk pemain. Uang sejumlah £35 juta untuk Eden Hazard. Edan. Lebih gila lagi £25 juta untuk Oscar, pemain muda yang belum pernah main di Eropa. Semakin tinggi harga pemain yang harus dibayar, semakin bangga mereka. Sementara fans Arsenal yang pelan-pelan sudah terbiasa dengan The Arsenal Way bagaikan orgasme mendengarkan nilai transfer Santi Cazorla yang hanya sekitar £12-14 juta. Kita sudah terbiasa hidup hemat, dan bisa berhemat dalam belanja pemain itu sebuah kenikmatan. Seperti ibu-ibu yang berhasil menawar barang sesuai harga yang diinginkannya. Tapi itulah realita dunia.

Jadi jangan salahkan Arsenal yang gemar berhemat. Itu seperti Anda menyalahkan seorang pemuda dari keluarga sederhana yang belajar giat di kampus demi masa depannya. Sementara ada seorang pemuda malas dari keluarga kaya datang ke kampus tiap hari dengan Ferrari. Tentu ia menarik gadis-gadis yang cantik. Ia menjadi pujaan wanita. Namun tidak ada yang salah dengan pemuda sederhana itu. He lives by his own means. Dia hidup sesuai apa yang ia punya, dan lewat bekerja keras, suatu saat ia akan lebih baik daripada pemuda kaya (harta bapaknya) yang manja itu.

Perempuan yang cerdas akan memilih pemuda yang punya potensi di masa depan. Pemuda yang bisa sukses dan kaya dengan upayanya sendiri. Ia tidak akan memilih pemuda manja yang kaya dengan harta warisan bapaknya itu, sesuatu yang tidak bisa ia hasilkan sendiri. Seluruh pendapatan Arsenal dihasilkan sendiri, lewat upaya manajemen klub yang cerdik. Bukan uang hibah dari Sugar Daddy. Berprestasi dengan upaya dan modal sendiri, apa lagi yang mesti kita keluhkan?

Dengan memahami model finansial Arsenal di atas, yang merupakan model finansial rasional satu-satunya dan akan menjadi model seluruh klub sepakbola di Eropa setelah Fair Financial Play diterapkan UEFA, maka fans Arsenal patut berbangga. Walaupun minim trofi selama 7 tahun terakhir ini, Arsenal menjadi contoh bagaimana menjalankan klub secara benar dan bermasa depan cerah. Trofi hanyalah penanda sebuah prestasi, namun prestasi tidak melulu diwakili hanya oleh trofi. Selama 15 tahun berturut-turut Arsenal selalu masuk kompetisi Liga Champions, rekor yang hanya bisa disamakan Real Madrid, itu juga sebuah prestasi.
Dari dulu Arsenal adalah klub inovasi. Dari era Herbert Chapman hingga Arsene Wenger Arsenal selalu terdepan. Kita tidak perlu mengikuti jalan Sugar Daddy Club, tidak ada yang patut dibanggakan dengan trofi hasil membuang uang tak terbatas. Cara yang tidak inovatif.




Copas langsung dari Sumber : benhan8
10.10.2012
Posted by ngatmow

"Xiao Tian" Si Hacker Cantik dari China

Google baru-baru ini menyatakan siap mengundurkan diri dari China dan menutup seluruh operasional mereka di sana. Alasannya adalah, raksasa mesin pencari itu sudah tak tahan dengan gelombang serangan yang dilancarkan para hacker asal negeri tirai bambu tersebut.

David Drummond, Senior Vice President, Corporate Development and Chief Legal Officer Google menyebutkan, pihaknya mendapati adanya "serangan yang sangat canggih" yang berasal dari China terhadap infrastuktur Google.
"Serangan-serangan ini membuat kami memutuskan untuk meninjau kelayakan operasi bisnis kami di China," ujar Drummond di blog resmi Google, 12 Januari 2010.




Langkah Google yang memilih mundur dari China ini benar-benar menunjukkan dahsyatnya komunitas hacker di negeri tersebut. Sampai Juli 2008, diperkirakan terdapat 4 juta orang hacker yang tergabung dalam berbagai komunitas hacker. Salah satunya adalah kelompok hacker khusus wanita yang menamakan diri Cn Girl Security Team. Kelompok hacker ini dipimpin oleh gadis kelahiran Hunan, 6 September 1989 bernama Xiao Tian.

Mungkin kita akan membayangkan bahwa tipikal seorang hacker adalah remaja yang beranjak dewasa, dengan penampilan seadanya atau bahkan kalau tidak dibilang buruk rupa, dengan kacamata tebal, perokok berat, rambut acak-acakan tak terawat dan jarang mandi karena menghabiskan sebagian besar hidupnya di depankomputer.

Ternyata tidak begitu dengan Xiao Tian. Walaupun menyebutkan ia sering begadang dan sesekali merokok, tetapi penampilannya sangat apik. Sepintas, melihat penampilannya, Anda mungkin tak akan menyangka bahwa ia merupakan pimpinan dari kelompok hacker yang anggotanya mencapai lebih dari 2.200 orang hacker wanita.

Scott Henderson, seorang pensiunan tentara AS yang merupakan pengamat dan penulis The Dark Visitor: Inside the World of Chinese Hackers pernah menyebutkan pada DNA India. "Aspek Unik dari hacker China adalah rasa nasionalisme dan kolektivitas. Ini kontras dengan stereotip hacker barat yang umumnya mandiri dan bekerja secara individual di ruang bawah tanah tempat tinggal mereka," ucapnya.

Namun, belakangan, kecenderungan yang terjadi adalah "tentara cyber" tersebut terpecah-pecah dan membentuk kriminal kapitalis dan mulai meninggalkan rasa nasionalisme mereka.
Meski demikian, Henderson menyebutkan, suatu saat jika ada konflik yang melibatkan China, hacker tentu akan memobilisasi kelompok mereka dan terlibat dalam perang dunia maya. Dan jika saatnya tiba, "jenderal" Xiao Tian mungkin akan menjadi salah satu pemimpin pasukan tentara China tersebut.


Sumber : 
10.09.2012
Posted by ngatmow

Cara Melatih Otak Untuk Melihat Peluang Usaha

“Jadi apa langkah pertama Anda untuk melatih otak Anda melihat peluang bisnis, jawabannya adalah melek finansial.”

Keterangan :
Yang dimaksud melek finansial adalah kemampuan memahami sistem kata-kata dan angka yang akan membuat Anda kaya. Jika tidak mengerti kata-kata atau angkanya Anda sama saja berbicara dalam bahasa asing. Setiap kuadran mewakili sebuah bahasa asing.


Keterangan :
Masing-masing kuadran seperti sebuah negara yang berbeda, tidak semua menggunakan kata-kata yang sama. Kalau Anda tidak mengerti kata-katanya maka Anda tidak mengerti angkanya. Sebagai contoh, jika seorang dokter biasa mengatakan, “sistolik Anda 120 dan diastolik Anda 80,” apakah itu bagus atau jelek? Apakah hanya itu yang perlu Anda ketahui tentang kesehatan Anda? Jawabannya tentu saja “tidak”.
Namun itu sebuah awal. Sama saja seperti menanyakan, “P/E saya 12, dan cap rate rumah apartemen saya 12.” Apakah hanya ini yang perlu saya ketahui tentang kekayaan saya? Sekali lagi, jawabannya “tidak”, tapi ini sebuah awal.

Setidaknya kita mulai berbicara kata-kata yang sama dan menggunakan angka yang sama. Dan disinilah awal “melek finansial”, yang merupakan dasar kecerdasan finansial dimulai dengan mengerti kata-kata dan angka.
Seperti teman saya, Richard Tan, Robert Kiyosaki Authorized Consultant untuk Asia, ketika orang tuanya pertama kali datang ke Singapura, mereka tidak bisa bahasa mandarin, mereka tidak bisa bahasa melayu, mereka tidak bisa bahasa inggris, mereka hanya bisa bicara bahasa “fuzhou”, atau satu bahasa dialek di cina. Makanya ketika Richard Tan masuk SD kelas 1, ketika ditest membaca huruf A-Z tidak bisa, dia langsung diturunkan kelasnya.

Jadi menurut Robert Kiyosaki pengertian tentang melek finansial adalah kemampuan menghasilkan uang dengan uang dimulai dengan pengertian dengan kata-kata.
Langkah kedua dalam melatih otak Anda melihat uang adalah belajar mengenali risiko yang sebenarnya. Kalau orang mengatakan kepada saya bahwa berinvestasi itu berisiko, saya hanya mengatakan,

Berinvestasi itu tidak berisiko, yang berisiko adalah kalau Anda tidak mempelajarinya dulu.

Berinvestasi sama seperti terbang. Jika pernah mengikuti pendidikan di sekolah penerbangan dan menghabiskan beberapa tahun untuk memperoleh pengalaman, maka terbang terasa menyenangkan dan menggairahkan. Tapi kalau Anda tidak pernah mengikuti pendidikan di sekolah penerbangan, saya sarankan biarkan orang lain saja yang terbang.

Begitu juga berinvestasi di dunia digital ataupun internet, internet kini menjadi salah satu peluang usaha terbesar untuk dunia bisnis dalam berinvestasi. Untuk itu latihlah otak Anda untuk melihat peluang, supaya apa yang Anda pikirkan dapat meraih kesuksesan

Sumber : tribunnews.com
10.06.2012
Posted by ngatmow

Perbedaan Beer,Wine,Whisky,Champagne,Vodka. Dan Manfaatnya

Sekarang ane pengen bahas tentang perbedaan Beer, Wine, Whisky, Champagne, dan Vodka. Semua minuman diatas itu termasuk minuman beralkohol. Hati2 gan minumnya, jangan kebanyakan. Bila dikonsumsi berlebihan, minuman beralkohol dapat menimbulkan ganggguan mental organik (GMO), yaitu gangguan dalam fungsi berpikir, merasakan, dan berprilaku. Timbulnya GMO itu disebabkan reaksi langsung alkohol pada sel-sel saraf pusat. Karena sifat adiktif alkohol itu, orang yang meminumnya lama-kelamaan tanpa sadar akan menambah takaran/dosis sampai pada dosis keracunan atau mabuk.
Tapi ada satu hal yang jarang kita ketahui selama ini kalau dikonsumsi secara tidak berlebihan alias "sehat", justru akan memberikan efek positif lho.
Nah berikut kita bakal dibahas apa aja manfaatnya. kalo dikonsumsi secara "sehat".

1. Beer (bir)

Secara harfiah berarti segala minuman beralkohol yang diproduksi melalui proses fermentasi bahan berpati dan tidak melalui proses penyulingan setelah fermentasi. Walaupun secara umum bir merupakan minuman beralkohol, ada beberapa variasi dari dunia Barat yang dalam pengolahannya membuang hampir seluruh kadar alkoholnya, menjadikan apa yang disebut dengan bir tanpa alkohol.

Catatan :
Manfaat:
Selama ini, bisa jadi Anda beranggapan bir adalah minuman khas pria. Ternyata, bir bermanfaat bagi anda yang mengkonsumsinya secara proposional. Bir bisa menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan antioksidan dalam tubuh anda. Dengan catatan, kebiasan minuman bir ini perlu ditambah pengaturan pola makan serta olahraga yang teratur. Manfaat lain dari minuman ini bagi wanita adalah mencegah kepikunan. Para wanita yang minum bir sedikit saja dalam sehari memiliki risiko 20% lebih rendah untuk mengalami masalah dengan kemampuan mental di masa tua nanti.


2. Wine (Anggur)


Adalah minuman beralkohol yang dibuat dari sari anggur jenis Vitis vinifera yang biasanya hanya tumbuh di area 30 hingga 50 derajat lintang utara dan selatan. Minuman beralkohol yang dibuat dari sari buah lain yang kadar alkoholnya berkisar di antara 8% hingga 15% biasanya disebut sebagai wine buah (fruit wine). Satu-satunya wine buatan Indonesia yang dibuat dari anggur lokal adalah Hatten Wines dengan merk dagang TWOislands.

Catatan :
Manfaat:
Telah banyak penelitian yang mengungkapkan kelebihan minuman ini. Konsentrasi polyphenol dalam anggur, terutama anggur merah, bisa menghindarkan Anda dari resiko penyakit jantung dan juga kanker. Kandungan lainnya juga bermanfaat dalam minuman ini adalah Kalium, Kalsium, Magnesium, dan Zat Besi (penting untuk jantung, otot, pembentukan sel darah, serta tulang), Vitamin C (memperkuat daya tahan tubuh), dan Vitamin B (baik untuk syaraf dan pencernaan). Wine juga ampuh mencegah penyakit jantung koroner. Keuntungan ini juga didapat oleh para penyesap champagne dan sparkling wine.


3. Whisky (Wiski)


Merujuk secara luas kepada kategori minuman beralkohol dari fermentasi serealia yang mengalami proses mashing (dihaluskan, dicampur air serta dipanaskan), dan hasilnya melalui proses distilasi sebelum dimatangkan dengan cara disimpan di dalam tong kecil dari kayu (biasanya kayu ek). Sejarawan memperkirakan minuman keras hasil distilasi pertama kali dibuat antara abad ke-8 dan abad ke-9 di Timur Tengah.Teknik distilasi dibawa ke Irlandia dan Britania oleh biarawan Kristen.

Catatan :
Manfaat:
Wiski dapat menyembuhkan segala gejala penyakit, diantaranya dapat mencegah virus H1N1. Karena meningkatkan 30 persen kadar vitamin B6 lebih banyak dalam tubuh.


4. Champagne (Sampanye)


Adalah minuman anggur putih bergelembung yang dihasilkan di kawasan Champagne di Perancis, sekitar 90 kilometer di timur laut Paris. Reims adalah salah satu wilayah penghasil sampanye yang terkenal. Umumnya terbuat dari anggur pinot noir, sampanye yang berkualitas bagus mempunyai warna kekuningan. Sampanye biasanya hanya diminum pada acara-acara khusus seperti perayaan tahun baru dan sering pula terlihat pada perayaan kemenangan kejuaraan olahraga seperti Formula 1, di mana sang pemenang di podium membuka sebotol sampanye dan menyemprotkan isinya. 

 Catatan :
Manfaat:
Segelas champagne bisa mempercepat peredaran darah di tubuh dan membangkitkan vitalitas Anda. Pasalnya, zat CO2 mempercepat penyerapan alkohol dalam darah. Karenanya, Anda bisa lebih cepat mabuk saat meminum champagne dan sparkling wine dibandingkan ketika minum wine biasa. Dua jenis minuman ini juga memiliki manfaat yang sama seperti anggur, yaitu memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh. Jika aliran darah ke otak lancar, aktivitas benak pun meningkat. Perpaduan Kalsium-Fosfat berguna untuk meredakan stres. Namun, efek positif ini akan jadi bumerang bagi diri Anda, jika Anda terlalu sering menenggak minuman ini di luar batas wajar dan menjadi ketagihan karenanya.


 5. Vodka


Adalah sejenis minuman beralkohol berkadar tinggi, bening, dan tidak berwarna, yang biasanya disuling dari kentang yang difermentasi dan didistilasi. Namun sekarang banyak yang juga menggunakan padi-padian seperti gandum. Kecuali untuk sejumlah kecil perasa, vodka mengandung air dan alkohol (etanol). Vodka biasanya memiliki kandungan alkohol sebesar 35 sampai 60% dari isinya. Vodka Rusia klasik mengandung 40% (80° kandungan murni), angka tersebut dirumuskan oleh ahli kimia terkenal Rusia, Dmitri Mendeleev.

Catatan :
Manfaat:
Sejumlah studi, diantaranya Institute of Epidemiology di University of Muenster, menemukan, bahwa meminum bir dan vodka dalam jumlah moderat mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner.



 Copas dari kaskus
10.03.2012
Posted by ngatmow

Instagram

Arsip

Copyright 2008 BROCKBOX- Metrominimalist | Template Diutak atik Ngatmow Prawierow