Posted by : ngatmow prawierow 12.12.2018

Pernah bermimpi piknik naik perahu besar selama lebih dari sejam untuk kemudian berbaring di pantai berpasir putih dengan air yang sangat jernih dan angin yang sepoi sepoi serta background pemandangan yang sempurna buat selfi ....... tapi dengan biaya yang ga akan nguras isi dompet (yang emang pas pasan) ini ?
Ngimpi ?

Hahaha bukan ngimpi gaess.......
Kita bisa kok kayak gitu, jalan jalan tanpa nguras kantong dalam dalam. Caranya ?
Rubah rencana travelingmu (kalau punya hehehe.....) ke Kepulauan Karimunjawa ......

Karimunjawa ?

Yes...... Kalo bahasa ndesonya saya, Karimunjawa Island ......


Karimunjawa merupakan kepulauan yang terletak di Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Laut Jawa, 83 km sebelah Utara Jepara. Karimunjawa pada dasarnya terdiri dari 27 pulau namun tidak semuanya berpenghuni hanya ada 5 pulau saja yang ada orangnya. Dan biasanya hanya pulau utama saja yang dijadikan destinasi tujuan wisata pokok karena hanya disanalah fasilitas (cukup) lengkap bagi wisatawan sudah tersedia.

Karimunjawa memiliki 76 jenis terumbu karang dan 562 jenis ikan hias lho gaes, sehingga tidak salah apabila kemudian ditetapkan sebagai Taman Nasional Karimunjawa. Hal lain yang bisa dinikmati disini adalah hutan mangrove nya yang aduhai serta tempat trekking yang tepat untuk observasi burung. Burung beneran lho ya ..... bukan yang lain hehehe ..........

Konon, kata Karimunjawa berasal dari bahasa jawa " kremun kremun saking tanah jawi" yang kurang lebihnya berarti sesuatu yang samar apabila dilihat dari tanah jawa..........begitu .......

The Carribbean of Java, mungkin itu kata yang tepat untuk menyebutnya. Disamping karena pasir putihnya, perairannya yang bening, tenang, dan keindahannya yang eksotis, pulau ini bisa membuat kita gagal move on dan selalu pengen balik ke sini lagi...... dijamin.....

Emmm ...... dan itu terjadi pada saya ........ hehehe ...........

Berangkat dari Banjarnegara hari Jumat malam sekitar jam 01.00 alias Sabtu dini hari dengan menggunakan minibus, rombongan kami sampai di pelabuhan penyeberangan di Jepara jam 7.00 alias 6 jam perjalanan (dipotong sholat Shubuh sebentar di Masjid Agung Demak).

Kenapa berangkat sepagi itu ?
Begini gaess, untuk menyeberang ke Karimunjawa hanya ada 2 kapal jenis feri, yaitu Express Bahari dan Siginjai. Keduanya hanya memiliki 1 jadwal keberangkatan tiap hari. Jadi kalau ketinggalan, terpaksa menunggu keesokan harinya. Ini juga menjadi satu faktor penentu berhasil tidaknya kita menyeberang pada hari itu, sebab tiket harus dibeli sendiri on the spot karena belum ada sistem online booking sehingga harus antre dari subuh jika tidak mau kehabisan. Untuk itulah makanya kami menggunakan jasa biro perjalanan, tour and travel. ..... Aman.......

Oya, sebenernya bisa sih kalau kita pengen ke Karimun tanpa harus ke Jepara lebih dulu. Alternatifnya yaitu berangkat dari Semarang (lebih baik pergi di hari Sabtu atau Kamis karena hanya terdapat 1 kapal saja yang berangkat dari Semarang yaitu KMC Kartini). Selain itu ada juga pesawat Cessna yang berangkat dari Semarang di hari Kamis dan Jumat langsung menuju Bandara Dewadaru yang ada di Karimun sana.

Skip ......

Adegan selanjutnya adalah sebelum masuk kapal kami sempat beristirahat di sekitar pelabuhan sambil beristirahat sembari menikmati hembusan angin laut yang semilir asik, dan kemudian bertambah asik lagi ketika di salah satu sudut warung terlihat ciptaan Tuhan yang istimewa dengan rambut lurus sebahu (lebih dikit.....) dijepit pake jepitan rambut warna pink dan membawa sebuah tas traveling warna orange bertuliskan Indonesia off-road eXpedition sedang minum teh sambil ngobrol cantik bersama seorang temannya........hihihi .........menarik.

Tepat pukul 10 pagi, kami masuk kapal cepat dan membelah lautan selama 2 jam perjalanan tanpa sempat merasakan goyangan ombak karena air laut....... sebab rasa capek perjalanan darat mengharuskan kami untuk memejamkan mata. Seketika.......

Dan .......

Tiba tiba kami berhamburan keluar dari kapal bagai seorang bocah disuruh main hujan hujanan. Pemandangan nan indah terhampar di depan mata kami. Air laut yang bening, pasir yang putih serta langit yang membiru seolah menyambut kami di Karimunjawa ....... pokoknya ...... wow


Setelah beristirahat di homestay, kami naik perahu wisata yang sudah dibooking oleh biro wisata kami. Perahu yang hanya muat sekitar 15-20 orang itu dengan cepat membawa kami menuju objek wisata khas Karimunjawa. Bermain di pasir putih Pulau Geleang yang luas dan menakjubkan..... dilanjut snorkling di tengah laut sekitaran Pulau Menjangan Kecil......... dan main air di pantai Tanjung Gelam sambil menikmati sunset yang menyayat hati ...... ehh.......


Sekedar tips sodara sodara, untuk bisa puas menikmati traveling di Karimunjawa yang mengharuskan kita mengunjungi pulau pulau kecil di sekitarnya (ada 27 pulau kecil dengan hanya 5 pulau saja yang berpenghuni), kita bisa menyewa perahu motor dengan tarif sekitar 400–600 ribu. Satu perahu motor bisa mengangkut penumpang maksimal 20 orang. Cocok kalo datang berombongan seperti kami. Kalau kebetulan bepergian dalam grup kecil 2-3 orang dan ingin mengunjungi pulau-pulau kecil sekaligus snorkeling, bisa juga kok kita bisa mengikuti tur yang disediakan oleh penduduk lokal. Biasanya sih kita akan digabung dengan kelompok tur lain (sekaligus kesempatan cari cari pandangan seger lain..... hihihi.....). Tarif berkeliling pulau-pulau dengan perahu, snorkeling, plus makan siang bisa kita dapatkan dengan tarif sekitar 150-200 ribu per orang namun lebih jelasnya, silahkan tanya ke pengelola penginapan tempat bermalam, siapa tahu bisa dapat harga yang lebih murah ....jangan lupa nego lho ya!).


Tips berikutnya adalah ketika kita berda di Karimunjawa, JANGAN MAGER apalagi BAPER.......
Sebab banyak sekali tempat menarik di sekitaran pemukiman penduduk yang sayang untuk kita lewatkan begitu saja.

Contoh kecil nih..... Taman Alon alon Karimun.......
Mungkin yang dimaksud alun alun kali ya, tapi berhubung tulisannya kaya gitu ya, gitu deh......hehehe......
Malam hari pas sudah tidak ada acara paketan dari biro perjalanan ada baiknya kita menunjungi tempat ini gaes...... sebuah tanah lapang seukuran separo lapangan bola (kalau di jawa) dimana disitu ternyata adalah surganya makan seafood ....... yes. seafood......
Kepiting, udang, cumi, kakap, sampai kerang semuanya ada. Pengunjung diberi kesempatan untuk memilih dalam keadaan segar, kemudian pedagang akan langsung mengolahnya sesuai permintaan.....
Enak ? pastinya kisanak...... bahkan saya makan kerang sampai satu nampan full hahahaha......... 
it's my favourite seafood ............

Habis makan seafood, pengunjung akan dimanjakan oleh aneka oleh oleh khas laut seperti kering ikan, terasi, ebi, dan sebagainya. Kita bisa juga membeli oleh oleh berupa beragam jenis pakaian bertuliskan Karimunjawa island yang tentu saja peletakannya masyaalloh noraknya..... hahhaha........

Skip.......

Pagi hari, ada satu spot sunrise yang cukup menarik dan sedang dalam proses penataan oleh penduduk setempat yaitu Pantai Bobi. Nggak tahu deh kenapa dinamakan itu, boyo bingung mungkin, atau apapun itu. Yang jelas untuk sampai ke pantai ini memakan waktu hampir 30 menit dari area pemukiman dan home stay, atau sekitar 5-10 menit dengan menggunakan sepeda motor. 

Pantai Bobi ini adalah sebuah pantai berpasir putih yang terletak di tengah tengah pepohonan di dalam hutan. Airnya sangat bening, pantainya bersih, dan viewnya sangat istimewa. Apalagi ditambah dengan momen tak terduga bisa ketemu sama pemilik tas orange di hari sebelumnya...... hemmm.....
And then, perpaduan warna hijau dari pepohonan, putih dari pasir, biru dari langit, orange dari matahari terbit dan syahdu dari senyumannya itu ........pokoknya indah banget........ rasanya ga pengen beranjak meninggalkannya deh. Suwer ......


Menjelang siang biasanya pengunjung akan diarahkan ke bukit love. Katanya sih belum ke Karimun  kalau belom foto sama patung prasasti bertuliskan KARIMUNJAWA disitu. Juga ada prasasti bertuliskan LOVE  yang cocok untuk ber alay alay sebentar......

Tapi ..... kunjungan ke lokasi ini nggak bisa berlangsung lama karena rombongan biasanya harus segera berkemas dan menuju ke pelabuhan. Dimana pada jam 11 siang sudah ditunggu kapal cepat untuk kembali menuju kehidupan sebenarnya lagi di pulau jawa .......

yang jelas, akan ada banyak sekali cerita, kenangan dan romansa yang melekat di isi kepala kita meskipun hanya beberapa saat di Karimunjawa. So, mari agendakan kesana lagi gaes, eksplore lebih banyak surga yang ada, nikmati lebih banyak hidangan malamnya sambil kita jaga kebersihan lautnya agar tetap bening, tetap indah dan tetap cantik mempesona seperti dia ......... ehh ..........


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Instagram

Arsip

Copyright 2008 BROCKBOX- Metrominimalist | Template Diutak atik Ngatmow Prawierow