29 tambah 1

Alhamdulillah.....
Itu kalimat yang aku sebutkan kemaren malam. dalam kesendirian (anak bini dah tidur)aku sempat tertegun dan kemudian menitikkan air mata.
Sebenarnya bukan perkara gampang buatku untuk itu, tapi kali ini entah kenapa hati ini begitu tergetar tak tertahan.

malam itu memang sebuah malam yang spesial buat aku, genap 29 tahun yang lalu aku dilahirkan oleh ibu ke dunia ini dengan segala perjuangan yang aku sendiri ga bisa membayangkannya. dan setelah itu aku bisa tumbuh dan berkembang dalam kasih sayang beliau yang tiada terkira.
tapi setelah 29 tahun berselang, apa yang bisa aku berikan untuk membalas semua itu ?



belum ada.....


hari ini, umurku 29 tahun lebih 1 hari. dan mulai hari ini juga aku akan melakoni satu tahun kedepan yang baru dan penuh pengharapan.
terutama pada banyak hal yang semestinya sudah aku capai tapi masih tertangguhkan...

Semakin aku berpikir sebenarnya banyak juga yang sudah aku raih tapi tidak aku syukuri.nggak tahu kenapa perasaan ini selalu bebal untuk merasakan dan bahkan mengunjukkan rasa syukur kepada - Nya.

yang jelas dalam doaku semakin tertekankan permohonan semoga apa yang akan aku putuskan untuk dijalani di depan sana adalah segala sesuatu yang terbaik dan selalu dalam perlindungan-Nya.karena semua itu nggak lain dan nggak bukan untuk istri dan anak tercinta dan demi mendapatkan kehalalamn dan Keridhoan-Nya....

Dan semoga saja aku bisa menjadi lebih baik lagi dari sekarang ini, bisa menjadi suami yang baik, ayah yang sempurna, anak yang berbakti, teman yang luar biasa dan siapapun yang terbaik bagi sesamanya....amin
1.26.2012
Posted by ngatmow
Tag :

Thomas Fatah, Si Buruh Negeri

Tersebutlah Thomas Fatah, seorang pegawai negeri rendahan di sebuah kota kecil yang merupakan bagian dari sebuah negara kecil bernama Inasia. Dia adalah seorang pegawai golongan IIIa di Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Negeribanjir yang baru tiga tahunan menjalani karir sebagai buruh negara.

Singkat cerita, dalam menjalankan pengabdiannya sebagai buruh negeri - seperti yang biasa dia katakan, lambat laun orientasi dan cara berpikirnya pun sedikit demi sedikit ikut berubah. Tergerus oleh adat dan kebiasaan "aneh" di kalangan birokrasi nyeleneh yang sudah mendarah daging di sekitarnya.

Semula dia menyangka bahwa menjadi seorang buruh negeri adalah sesuatu yang membanggakan dan dapat meningkatkan status sosial dan derajat keluarga. Tapi ternyata anggapan itu adalah sebuah anggapan KOSONG yang SALAH.
Kenapa ? sebab pada kenyataannya masyarakat di sekitarnya dari hari ke hari semakin membenci birokrasi dan pemerintahan yang ada. Dan banyak sekali hal yang menyebabkannya.....

Sebenarnya Thomas adalah seorang pemuda yang rajin, tekun, cerdas dan berdedikasi tinggi pada setiap pekerjaannya. Hal yang merupakan tuntutan wajib pada pekerjaannya di sektor swasta sebelum menjadi seorang buruh negeri. Namun yang terjadi kemudian adalah ketidakselarasan antara hati, pikiran dan kenyataan yang selalu bertentangan.

Misalnya begini, dia ada di bidang Pencatatan dan Pembukuan untuk segala transaksi keuangan tingkat kabupaten, nah suatu ketika dia yang dalam kesehariannya bertugas merekap segala pengeluaran negara menemukan adanya "pembayaran konyol" yang entah bagaimana kebenarannya...... Biaya belanja pendamping operasional dana taktis fungsional kepala daerah...... panjang banget dan bikin pusing kan ?
otomatis timbul pertentangan dalam hatinya. Sebagai seorang warga negara, tentu saja dia sangat tidak suka dengan hal semacam ini, tapi sebagai seorang buruh negeri yang memang bertugas untuk merekapnya, hal ini tentu saja harus diinputnya ke sistem pencatatan daerah.

Pernah suatu saat dia bertanya pada seorang buruh negeri senior yang satu ruangan dengannya. Pak Ahmad Dwijo, SE. Ak.
" Pak transaksi untuk rekening ini, Biaya belanja pendamping operasional dana taktis fungsional kepala daerah, sebenarnya untuk apa sih ? "
" Oah, kalau itu anda jangan terlalu bertanya mas pas lagi banyak orang " sahut Pak Dwijo.
" Lah...kenapa pak ? "
" Gini mas, rekening itu adalah rekening penyesuaian untuk segala aktifitas kepala daerah yang kemudian dibiayai oleh negara karena kegiatan dimaksud adalah kegiatan resmi Pemda. Jadi segala bentuk pengeluaran yang dikeluarkan oleh kepala daerah pada saat itu kemudian diganti oleh pemda sebagai bentuk penghargaan kepada yang dimaksudkan. Dan hal itu merupakan sebuah rahasia negara yang hanya diketahui oleh orang-orang yang berkecimpung di bidang keuangan daerah saja seperti kita ini "
" Halah.....ga mudeng aku pak....intinya saja pak...."
" Intinya yang jelas gini mas, misal pak kepala daerah ada kunjungan ke sebuah daerah dan disana memberikan bantuan senilai Rs 10.000, maka kemudian pada hari itu atau hari berikutnya Pemda akan memberikan "bantuan" kepada yang tersebutkan itu sejumlah uang yang sama sebagai Ganti Uang yang telah dikeluarkan."
" O begitu ya...pantes saja saya sering menemukan rekening itu dengan nominal yang sama dengan pemberitaan media massa bahwa kepala daerah kita baru saja menyumbang ke mana-mana..... "
" ya memang begitulah adanya mas, anda harus siap mental, siap hati dan pikiran juga harus siap tutup mulut soal riskan semacam ini lho....bahkan sama istri anda sekalipun." jelas pak Dwijo memperingatkan.
" lah saya sih masih bujangan pak...lagian kalo mau ngomong juga sama siapa tidak akan ada yang percaya kok....hehehe..."

Merekapun kemudian kembali bergelut dengan aktifitasnya masing-masing. yang jelas sejak saat itu muncul sebuah asumsi tegas di pikiran terdalam seorang Thomas Fatah, si Buruh Negeri rendahan, bahwa adalah suatu hal yang sangat wajar apabila banyak orang berlomba-lomba menjadi kepala daerah (bahkan dengan berbagai macam cara nista sekalipun) karena kemudian modal akan segera kembali dan rekening akan segera terisi dengan sendirinya dan dengan status yang sangat termaklumi.
1.25.2012
Posted by ngatmow

Unimaginable Zi

Lama ga posting membuat aku yang bebal ini semakin bingung untuk menuliskan sesuatu. hehehe... tapi itu ga penting ah...

kali ini aku hanya sekedar ingin cerita soal anakku yang sudah berumur 20 bulan.

Jadi ceritanya begini (acara tv mode :on)

beberapa waktu terakhir aku yang bekerja sebagai kuli negara lagi pol-polan dengan kerjaan di kantor. nah hal ini yang mengakibatkan selama beberapa hari aku ga ketemu (dalam artian bisa bermain dan bercanda) sama si kecil ZI. maklum aku berangkat pagi hari kira-kira jam 6an trus pulang lagi jam 20an atau bahkan lebih kalo pas hujan...dan secara otomatis ZI yang menuruni sifat bapaknya yaitu tidur awal bangun kesiangan belum sempat ketemu dan memandang wajah tampan bapaknya ini....

nah pas kemarin alhamdulillah aku berhasil pulang agak "sore"an, aku dikejutkan dengan kemampuan ZI yang sudah jauh meningkat.
Tak disangka-sangka Zi yang tadinya belum begitu lancar ngomongnya, ternyata sudah bisa mengucapkan sesuatu secara utuh meskipun belum bisa lengkap satu kalimat penuh,
tak disangka juga ternyata dia sudah mulai pinter sholat dan menirukan aku yang lagi berjamaah dengan bundanya,
ga disangka juga Zi sudah hapal beberapa iklan makanan di TV yang bahkan aku sendiri baru lihat iklannya malam itu,
ga nyangka juga bahwa ZI sudah bisa "sibuk" menirukan aku yang sedang berkutat dengan laptop lengkap dengan angguk-angguk kepala dan geleng-geleng kepala tanda pikiran "bundetku"....


ah nggak tau mesti ngomong apalagi gan, semua terjadi begitu saja.aku sendiri ga tau mesti seneng, sedih, atau apalah.

Yang jelas aku jadi sadar bahwa perkembangan anak sangat cepat dan perkembangan anak yang sangat cepet itu harus disertai dengan bimbingan dan pengawasan ekstra ketat dari kita sebagai orang tua, dan kita sendiri sebagai orang tua harus sadar dan ikhlas melakukannya karena itu semua demi masa depan anak kita, buah hati kita dan generasi penerus kita.


Harapanku dan selalu terucap dalam doaku adalah bahwa semoga ZI bisa tumbuh menjadi anak yang solikhah, cerdas, sehat lahir dan bathin, kelak mampu menjadi seseorang yang berguna bagi semuanya, bisa membanggakan orang tuanya, dan kami (aku dan bundanya) mampu serta sanggup mewujudkan semua harapan itu.......Amin
1.21.2012
Posted by ngatmow
Tag :

Cabai merah yang sudah tidak lagi ramah

Enggak tahu harus seneng apa sedih nih gan...
ane dulu pernah nulis tentang harga cabai merah yang bikin nangis darah karena harganya terjun bebas, kali ini ane mau cerita masih tentang cabe merah gan.


ceritanya gini gan, bapak mertua ane kan nanem cabe merah lagi sekebon, nah alhamdulillahnya panen kali ini harganya lagi tinggi-tingginya, apalagi menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2012.
Sumpah ane merasa ikut seneng gan.soalnya bapak jadi bawaannya ceria dan semangat banget.Disamping itu, siapa sih yang nggak ikut seneng kalo orang tuanya (meskipun mertua) sukses ??

Tapi di satu sisi, ane juga ngerasa sedih gan.banyak hal yang terkait dengan harga cabe yang terkadang sangat krusial dan terabaikan sehingga kurang dipikirkan oleh orang lain. 2 alasan paling kuat kenapa ane jadi sedih dengan harga cabe yang semakin menanjak ini adalah :
  • Pertama, bapak dan ibu ane di Wonosobo bukan produsen cabai, mereka adalah konsumen yang secara otomatis akan merasakan "beratnya" membeli sekilo cabai (yang hari ini menembus Rp.35.000/kg).Padahal sambel adalah menu wajib di setiap sajian makan dalam keluarga kami.
  • Kedua, ane jadi keinget ibu warung yang dulu jadi langganan ane makan pas kuliah gan, kasian dia sumpah.sebab dia punya menu andalan sambel. nah sambel kan bahan dasarnya cabe tuh, kalo cabe mahalnya minta ampun bagaimana dia bisa bertahan dengan warung kecilnya itu. Kasian kan kalo seorang ibu tunggal (dia sudah cerai dari suaminya gan) dengan 3 anak harus merasakan susahnya mencari penghasilan dari sebuah warung kecil yang secara tidak langsung "bertumpu pada harga cabai".

    Sebenarnya secara teori ada beberapa opsi untuk mengatasi hal "luar biasa" semacam ini yang bisa diterapkan oleh Bu Tatik (nama pemilik warung itu) gan, diantaranya :
    1. Mengurangi "kadar" bumbunya, hal itu akan berakibat makanan berkurang rasanya dan mengecewakan pelanggan, secara otomatis hal ini akan berbuntut pada berkurangnya pendatang ke warung kecilnya karena kecewa dengan rasa masakan. Hal terakhir yang terjadi adalah warung semakin sepi dan penghasilan bu Tatik untuk bertahan hidup semakin kecil.
    2. Menaikan harga makanan, ini juga samasaja dengan bunuh diri gan.di kalangan mahasiswa kelas ekonomi menengah kebawah (seperti ane dulu), harga adalah segalanya.warung yang dengan "tega" menaikkan harga makanan akan dengan "tega" pula ditinggalkan pelanggannya.
    3. Meniadakan sajian spesial yang biasa menjadi andalan yaitu sambel.tapi kalo khusus di Warung Bu Tatik, hal ini akan berakibat sama dengan nomer 1 gan. sebab yang dicari oleh pelanggan di warung ini tidak lain dan tidak bukan adalah sambelnya yang memang maknyus banget

Sebagai seorang manusia yang masih memiliki hati, ane jujur berada pada persimpangan kegalauan gan. Seperti yang sudah ane bilang tadi, entah kenapa hati ini rasanya nanggung banget antara seneng atau sedih, antara bahagia atau nelangsa.
Dan parahnya adalah sebagai orang kecil, aku belum bisa melakukan apa-apa untuk "memeratakan kesempatan" di negeri ini atau minimal orang-orang yang ada di sekelilingku. entahlah....

Oya gan, ane ada gambar cabe yang unik nih, hasil panena kemaren banyak ditemukan cabe yang menggulung alias "ngruwel". dan berikut adalah penampakan cabe ngruwel yang paling ngruwel


12.28.2011
Posted by ngatmow

Pejabat Idola : Dahlan Iskan

Ini dia sosok menteri yang paling menjadi idolaku saat ini. Dahlan Iskan. Memang beliau ini adalah sosok yang "nyeleneh" bila dibandingkan dengan pejabat yang lain. tapi karena itulah beliau menjadi "layak" untuk aku idolakan.


Bukan hanya karena sifatnya yang ceplas-ceplos dan seadanya, bukan hanya karena gaya berpakaiannya yang ala kadarnya, dan bukan hanya karena keberaniannya mengungkapkan sebuah perkara tanpa tedheng aling-aling, tapi juga karena kemauannya untuk benar-benar membaur dengan masyarakat umum yang membuatnya lain dari yang lain.

Bahkan ketika menjadi seorang menteri seperti sekarang ini tidak membuat pembawaan Dahlan Iskan berubah. Setidaknya ini yang terlihat ketika Dahlan, yang ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara, tetap mengenakan sepatu kets ketika mengikuti upacara pelantikan menteri dan wakil menteri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/10/2011. Dahlan merupakan satu-satunya anggota Kabinet Indonesia Bersatu II yang mengenakan sepatu kets. Kali ini, sepatu kets yang dipakai berwarna hitam, senada dengan celana bahannya yang berwarna gelap.(okezone.com)

Berikut secuil biografi Dahlan Iskan yang aku kumpulkan dari berbagai sumber :

Dahlan Iskan (lahir tanggal 17 Agustus 1951 di Magetan, Jawa Timur), adalah CEO surat kabar Jawa Pos dan Jawa Pos News Network, yang bermarkas di Surabaya. Ia juga adalah Direktur Utama PLN sejak 23 Desember 2009. Pada tanggal 19 Oktober 2011, berkaitan dengan reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II, Dahlan Iskan diangkat sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara menggantikan Mustafa Abubakar yang sedang sakit.

Dahlan Iskan dibesarkan di lingkungan pedesaan dangan kondisi serba kekurangan. Orangtuanya tidak ingat tanggal berapa Dahlan dilahirkan. Dahlan akhirnya memilih tanggal 17 Agustus dengan alasan mudah diingat karena bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.

Dahlan Iskan pernah menulis buku berjudul Ganti Hati (catatan tersebut dapat dibaca di Pengalaman Pribadi Menjalani Tranplantasi Liver) pada tahun 2008. Buku ini berisi tentang penglaman Dahlan Iskan dalam melakukan operasi cangkok hati di Cina.

Karir Dahlan Iskan dimulai sebagai calon reporter sebuah surat kabar kecil di Samarinda (Kalimantan Timur) pada tahun 1975. Tahun 1976, ia menjadi wartawan majalah Tempo. Sejak tahun 1982, Dahlan Iskan memimpin surat kabar Jawa Pos hingga sekarang.

Dahlan Iskan adalah sosok yang menjadikan Jawa Pos yang waktu itu hampir mati dengan oplah 6.000 ekslempar, dalam waktu 5 tahun menjadi surat kabar dengan oplah 300.000 eksemplar.

Lima tahun kemudian terbentuk Jawa Pos News Network (JPNN), salah satu jaringan surat kabar terbesar di Indonesia, dimana memiliki lebih dari 80 surat kabar, tabloid, dan majalah, serta 40 jaringan percetakan di Indonesia. Pada tahun 1997 ia berhasil mendirikan Graha Pena, salah satu gedung pencakar langit di Surabaya, dan kemudian gedung serupa di Jakarta.

Pada tahun 2002, ia mendirikan stasiun televisi lokal JTV di Surabaya, yang kemudian diikuti Batam TV di Batam dan Riau TV di Pekanbaru.

Sejak awal 2009, Dahlan adalah sebagai Komisaris PT. Fangbian Iskan Corporindo (FIC)yang akan memulai pembangunan Sambungan Komunikasi Kabel Laut (SKKL) pertengahan tahun ini. SKKL ini akan menghubungkan Surabaya di Indonesia dan Hong Kong. Dengan panjang serat optik 4.300 kilometer

Sejak akhir 2009, Dahlan diangkat menjadi direktur utama PLN menggantikan Fahmi Mochtar yang dikritik karena selama kepemimpinannya banyak terjadi mati lampu di daerah Jakarta. Semenjak memimpin PLN, Dahlan membuat beberapa gebrakan diantaranya bebas byar pet se Indonesia dalam waktu 6 bulan, gerakan sehari sejuta sambungan. Dahlan juga berencana membangun PLTS di 100 pulau pada tahun 2011. Sebelumnya, tahun 2010 PLN telah berhasil membangun PLTS di 5 pulau di Indonesia bagian Timur yaitu Pulau Banda, Bunaken Manado, Derawan Kalimantan Timur, Wakatobi Sulawesi Tenggara, dan Citrawangan. Selain sebagai pemimpin Grup Jawa Pos, Dahlan juga merupakan presiden direktur dari dua perusahaan pembangkit listrik swasta: PT Cahaya Fajar Kaltim di Kalimantan Timur dan PT Prima Electric Power di Surabaya.

Pada tanggal 17 Oktober 2011, Dahlan Iskan ditunjuk sebagai pengganti Menteri BUMN yang menderita sakit. Ia terisak dan terharu begitu dirinya dipanggil menjadi menteri BUMN karena ia berat meninggalkan PLN yang menurutnya sedang pada puncak semangat untuk melakukan reformasi PLN.
Dahlan Iskan menjanjikan satu hal, mantan Direktur Utama PLN ini menyatakan bahwa dirinya siap turun jika Presiden merasa tidak puas dengan kinerjanya.
"Kapan saja Presiden merasa tidak puas dengan kerja saya, ganti saja kapanpun Presiden mau. Tidak perlu nunggu enam bulan, satu tahun atau sebagainya.  Bahkan kalau saya meneken (tanda tangan) di kertas kosong, saya bersedia," tegasnya.


Website : http://dahlaniskan.wordpress.com
Buku :
  1. Buku Ganti Hati (Online)
  2. The Joy Of Agony
  3. Pelajaran Dari Tiongkok
  4. Menegakkan Akal Sehat
12.24.2011
Posted by ngatmow
Tag :

Arsip

Copyright 2008 ZISBOX- Metrominimalist | Template Diutak atik Ngatmow Prawierow